<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss" xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/"
	>

<channel>
	<title>PERAWAT SUKSES</title>
	<atom:link href="http://ayosz.wordpress.com/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://ayosz.wordpress.com</link>
	<description>SUKSES DUNIA SUKSES AKHIRAT</description>
	<lastBuildDate>Tue, 20 Jan 2009 06:39:48 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<generator>http://wordpress.com/</generator>
<cloud domain='ayosz.wordpress.com' port='80' path='/?rsscloud=notify' registerProcedure='' protocol='http-post' />
<image>
		<url>http://s2.wp.com/i/buttonw-com.png</url>
		<title>PERAWAT SUKSES</title>
		<link>http://ayosz.wordpress.com</link>
	</image>
	<atom:link rel="search" type="application/opensearchdescription+xml" href="http://ayosz.wordpress.com/osd.xml" title="PERAWAT SUKSES" />
	<atom:link rel='hub' href='http://ayosz.wordpress.com/?pushpress=hub'/>
		<item>
		<title>Proses Kimiawi Jatuh Cinta</title>
		<link>http://ayosz.wordpress.com/2009/01/20/proses-kimiawi-jatuh-cinta/</link>
		<comments>http://ayosz.wordpress.com/2009/01/20/proses-kimiawi-jatuh-cinta/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 20 Jan 2009 06:39:48 +0000</pubDate>
		<dc:creator>ayosz</dc:creator>
				<category><![CDATA[1]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://ayosz.wordpress.com/?p=93</guid>
		<description><![CDATA[Proses Kimiawi Jatuh Cinta Jika kita bertanya pada orang-orang dewasa ataupun yang telah uzur, sebuah pertanyaan yang menggelikan tetapi sangat menarik, “Kalau Anda ingin kembali ke masa muda, masa manakah yang akan Anda pilih?”, kira-kira bagaimana jawaban mereka? Pastilah kebanyakan dari mereka akan langsung menjawab ingin kembali ke masa SMU dengan alasan yang beraneka ragam. [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=ayosz.wordpress.com&amp;blog=2130882&amp;post=93&amp;subd=ayosz&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><a href="http://etindo.blogspot.com/2008/11/proses-kimiawi-jatuh-cinta.html"><span style="font-size:small;color:#0000ff;font-family:Times New Roman;">Proses Kimiawi Jatuh Cinta</span></a><span style="font-size:10pt;"></span></p>
<p><span style="font-size:10pt;"><span style="font-family:Times New Roman;">Jika kita bertanya pada orang-orang dewasa ataupun yang telah uzur, sebuah pertanyaan yang menggelikan tetapi sangat menarik, “Kalau Anda ingin kembali ke masa muda, masa manakah yang akan Anda pilih?”, kira-kira bagaimana jawaban mereka?</span></span></p>
<p><span style="font-size:10pt;"><span style="font-family:Times New Roman;">Pastilah kebanyakan dari mereka akan langsung menjawab ingin kembali ke masa SMU dengan alasan yang beraneka ragam. Tetapi salah satu jawaban yang pasti adalah ketertarikan mereka pada lawan jenis dengan berjuta-juta jalan cerita yang tak kunjung usai untuk diceritakan. Mereka mengakui bahwa ketika bertatapan dengan kecengan atau pada saat berada di dekat dia atau waktu ngobrol sama dia, akan timbul perasaan yang tidak dimengerti (tidak biasanya terjadi), seperti perasaan canggung/kikuk, malu, salah tingkah, atau perasaan dag-dig-dug nggak karuan. </span></span></p>
<p><span style="font-size:10pt;"><span style="font-family:Times New Roman;">Harus diakui kebanyakan dari mereka tidak berusaha sungguh-sungguh mencari jawabannya dan menganggap hal tersebut sesuatu yang biasa saja sebagaimana terpersonalisasinya pikiran bahwa jika berbicara masalah ilmiah maka akan terbersit bayangan bahwa ilmiah, sudah dari sononya memang sulit untuk dipahami.</span></span></p>
<p><span style="font-size:10pt;"><span style="font-family:Times New Roman;">Terlepas dari hal tersebut merupakan kodrat manusia, artikel ini akan menjelaskan secara definitif dan sederhana tentang aliran kimiawi cinta. Sebelum turun ke hati, aliran cinta akan transit dulu di otak untuk melewati proses-proses kimiawi. Dan proses transit ini memerlukan beberapa tahapan sehingga aliran kimiawi cinta tidak sesederhana dan secepat peribahasa ‘dari mata turun ke hati’.</span></span></p>
<p><strong><span style="font-size:10pt;"><span style="font-family:Times New Roman;">Tahap 1: Terkesan</span></span></strong></p>
<p><span style="font-size:10pt;"><span style="font-family:Times New Roman;">Pada tahap ini, terjadi kontak antara dua orang melalui alat indera (mata) baik melalui tatapan, berdekatan, berbicara atau yang lainnya.</span></span></p>
<p><strong><span style="font-size:10pt;"><span style="font-family:Times New Roman;">Tahap 2: Ketertarikan</span></span></strong></p>
<p><span style="font-size:10pt;"><span style="font-family:Times New Roman;">Pada tahap ini otak akan terangsang untuk menghasilkan tiga senyawa cinta, yaitu: Phenyletilamine (PEA), Dopamine dan Nenopinephrine.</span></span></p>
<p><span style="font-size:10pt;"><span style="font-family:Times New Roman;">1. Phenyletilamine (PEA) atau 2-feniletilamina<br />
Senyawa ini mempunyai Mr =121,18; titik didih sebesar 197-200oC ; berat jenis = 0,965 ; titik Fahrenheit = 195oF (90oC) dan memiliki bidang polarisasi<span>  </span>ND 200 = 1,5335<br />
2. Dopamine<br />
Struktur Dopamine ada dua, yaitu:<br />
1. Dopamine (3-hidroksitiraminihidrogenbromida atau 3,4-dihidroksiphenentilamin)<br />
Mempunyai Mr = 234,10 dan titik lebur 218-220ooC<br />
2. Dopamine (3-hidroksitiraminhidrogenklorida atau 3,4-dihidroksiphenetilamin)<br />
Mempunyai Mr = 189,64 dan titik lebur 241 – 243oC</span></span></p>
<p><span style="font-size:10pt;"></span></p>
<p><span style="font-size:10pt;"><span style="font-family:Times New Roman;">Dari ketiga senyawa tersebut, senyawa PEA-lah yang paling berperan dalam proses kimiawi cinta. Senyawa ini juga yang mengakibatkan kamu merasa tersipu-sipu, malu ketika berpandangan dengan orang kamu sukai. Dan ternyata senyawa PEA ini banyak terkandung dalam coklat seperti Silver Queen, Waver Tango, Conello, Es Krim, Choki-Choki, dan lain-lain. Mungkin inilah sebabnya orang-orang dulu bahkan juga sekarang suka memberi coklat pada seseorang yang dicintainya.</span></span></p>
<p><strong><span style="font-size:10pt;"><span style="font-family:Times New Roman;">Tahap 3: Pengikatan</span></span></strong></p>
<p><span style="font-size:10pt;"><span style="font-family:Times New Roman;">Pada tahap ini tubuh akan memproduksi senyawa Endropin. Senyawa inilah yang akan menimbulkan perasaan aman, damai, dan tentram. Otak akan memproduksi senyawa ini apabila orang yang kita kasihi berada di dekat kita.</span></span></p>
<p><strong><span style="font-size:10pt;"><span style="font-family:Times New Roman;">Tahap 4: Persekutuan Kimia (Tahap Terakhir)</span></span></strong></p>
<p><span style="font-size:10pt;"><span style="font-family:Times New Roman;">Pada tahap ini senyawa Oxyrocin yang dihasilkan oleh otak kecil mempunyai peranan dalam hal membuat rasa cinta itu menjadi lebih rukun dan mesra antara keduanya.</span></span></p>
<p><span style="font-size:10pt;"><span style="font-family:Times New Roman;">Jika orang sudah jatuh cinta kepada lain jenis, maka ada tanda-tanda yang dapat kita lihat antara lain:</span></span></p>
<p><span style="font-size:10pt;"><span style="font-family:Times New Roman;">1. Malu-malu jika orang yang dicintai memandanginya.<br />
2. Tunduk kepada perintah orang yang dicintai dan mendahulukannya daripada kepentingan diri sendiri.<br />
3. Memperhatikan perkataan orang yang dicintai dan mendengarkannya.<br />
4. Segera menghampiri yang dicintai.<br />
5. Mencintai apapun yang dicintai sang kekasih.<br />
6. Jalan yang dilalui terasa pendek sekalipun panjang saat mengunjungi orang yang dicintai.<br />
7. Kaget dan gemetar tatkala berhadapan dengan orang yang dicintai atau tatkala mendengar namanya disebut.<br />
8. Cemburu kepada orang yang dicintai.<br />
9. Rela berkorban untuk orang yang dicintai.<br />
10. Menyenangi apapun yang menyenangkan orang yang dicintai.<br />
11. Tunduk dan patuh kepada orang yang dicintai.<br />
12. Menghindari hal-hal yang merenggangkan hubungan dengan orang yang dicintai dan membuatnya marah.<br />
13. Adanya kecocokan antara orang yang mencintai dan yang dicintai.</span></span></p>
<p><span style="font-size:10pt;"><span style="font-family:Times New Roman;">Demikian tahapan-tahapan aliran kimiawi cinta, tetapi janganlah kita terpersepsikan bahwa jika kata </span></span><span style="font-size:10pt;font-family:&quot;">祖</span><span style="font-size:10pt;"><span style="font-family:Times New Roman;">inta</span></span><span style="font-size:10pt;font-family:&quot;">・</span><span style="font-size:10pt;"><span style="font-family:Times New Roman;">akan selalu berhubungan dengan pacaran. Sebab jika kita berbicara masalah cinta, sebenarnya bukan hanya untuk lawan jenis, tetapi perasaan cinta seseorang kepada suami/istrinya, anak, teman, adik, serta saudara yang lain.</span></span></p>
<p><span style="font-size:10pt;"><span style="font-family:Times New Roman;">Dan terlepas dari pembagian porsinya yang berbeda-beda, haruslah diingat bahwa segala sesuatu tersebut adalah karunia dari Sang Pencipta yakni Allah SWT sehingga wajar porsi paling besar haruslah kita berikan kepada Allah SWT. Dan semoga kita adalah orang-orang yang bukan termasuk orang-orang yang menyalahkan arti/makna cinta tersebut. (dari pelbagai sumber)</span></span></p>
<br />Posted in 1  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/ayosz.wordpress.com/93/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/ayosz.wordpress.com/93/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/ayosz.wordpress.com/93/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/ayosz.wordpress.com/93/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/ayosz.wordpress.com/93/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/ayosz.wordpress.com/93/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/ayosz.wordpress.com/93/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/ayosz.wordpress.com/93/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/ayosz.wordpress.com/93/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/ayosz.wordpress.com/93/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/ayosz.wordpress.com/93/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/ayosz.wordpress.com/93/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/ayosz.wordpress.com/93/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/ayosz.wordpress.com/93/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=ayosz.wordpress.com&amp;blog=2130882&amp;post=93&amp;subd=ayosz&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://ayosz.wordpress.com/2009/01/20/proses-kimiawi-jatuh-cinta/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/7ce10523818323631e993b47d6b78331?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">ayosz</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Diabetes Melitus Gestasional</title>
		<link>http://ayosz.wordpress.com/2009/01/15/diabetes-melitus-gestasional/</link>
		<comments>http://ayosz.wordpress.com/2009/01/15/diabetes-melitus-gestasional/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 15 Jan 2009 07:47:16 +0000</pubDate>
		<dc:creator>ayosz</dc:creator>
				<category><![CDATA[1]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://ayosz.wordpress.com/2009/01/15/diabetes-melitus-gestasional/</guid>
		<description><![CDATA[diabetes melitus gestasional atau diabetes ibu hamil yakni suatu bentuk diabetes yang berkembang pada beberapa wanita selama kehamilan. Diabetes gestasional terjadi karena kelenjar pankreas tidak mampu menghasilkan insulin yang cukup untuk mengkontrol gula darah ( glukosa ) wanita hamil tersebut pada tingkat yang aman bagi dirinya maupun janin yang dikandungnya. Diagnosis ditegakkan berdasarkan pemeriksaan darah [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=ayosz.wordpress.com&amp;blog=2130882&amp;post=91&amp;subd=ayosz&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>diabetes melitus gestasional atau diabetes ibu hamil yakni suatu bentuk diabetes yang berkembang pada beberapa wanita selama kehamilan. Diabetes gestasional terjadi karena kelenjar pankreas tidak mampu menghasilkan insulin yang cukup untuk mengkontrol gula darah ( glukosa ) wanita hamil tersebut pada tingkat yang aman bagi dirinya maupun janin yang dikandungnya. Diagnosis ditegakkan berdasarkan pemeriksaan darah yang menunjukkan wanita hamil tersebut mempunyai kadar gula yang tinggi dalam darahnya dimana ia tidak pernah menderita diabetes sebelum kehamilannya. kelainan ini pada prinsipnya sama dengan gejala utama pada penyakit diabetes yang lain yaitu sering buang air kecil (polyuri), selalu merasa haus (polydipsi), dan sering merasa lapar (polyfagi). Cuma yang membedakan adalah keadaan pasien saat ini sedang hamil. Sayangnya penemuan kasus kasus diabetes gestasional sebagian besar karena kebetulan sebab pasien tidak akan merasakan sesuatu yang aneh pada dirinya selain kehamilan, dan gejala sering kencing dan banyak makan juga biasa terjadi pada kehamilan normal.<br />
Seperti halnya penyakit kencing manis pada umumnya, pada pemeriksaan gula darah pun ditemukan nilai yang tinggi pada kadar gula darah puasa dan 2 jam setelah makan serta bila dilakukan pemeriksaan kadar gula pada urine (air kencing) juga ditemukan reaksi positif.<br />
Namun demikian Diabetes gestasional berbeda dengan diabetes lainnya dimana gejala penyakit ini akan menghilang setelah bayi lahir. Tipe diabetes yang umum dijumpai adalah diabetes tipe 1 dan tipe 2, yang akan berlanjut terus sepanjang hidup orang tersebut setelah diagnosis penyakit ini ditegakkan. Namun demikian wanita hamil tersebut mempunyai resiko tinggi untuk menderita hipertensi selama kehamilannya. Dan pada saat itu, Janin mempunyai berat yang berlebihan, menyebabkan kesulitan untuk melahirkan bahu janin melalui jalan lahir selama persalinan ( distosia bahu ). Hal ini dapat menyebabkan jejas pada saraf di leher bayi atau jejas-jejas lainnya pada persalinan sulit ini. Bayi yang besar juga membutuhkan suatu tindakan pembedahan ( seksio sesarea ) sehingga terhindar dari jejas pada persalinan normal. Setelah persalinan, bayi akan mengalami masa /episode hipoglikemia ( kadar gula darah lebih rendah dari normal ), kadar kalsium yang rendah, kadar bilirubin darah yang tinggi ( jaundice ) atau kesulitan bernapas. Bayi juga akan dihantui kecacatan diantaranya pada sistem saraf, sistem kardiovaskular dan sistem tulang. Maka dari itu, diharapkan wanita yang beresiko tinggi seperti:<br />
• Wanita yang bertubuh gemuk.<br />
• Wanita yang mempunyai keluarga terdekat seperti ibu, nenek, adik-beradik yang menghidap diabetes.<br />
• Wanita yang pernah mengalami masalah kematian bayi semasa melahirkan.<br />
• Wanita yang pernah lahirkan anak cacat.<br />
• Wanita yang bertambah berat badan semasa hamil.<br />
• Wanita yang mempunyai sejarah mengidap kencing manis ketika hamil.<br />
Dapat memeriksakan dirinya, karena sangat berpengaruh pada diri dan bayi dalam kandungannya.<br />
Namun Banyak wanita dengan diabetes gestasional mampu mengkontrol kadar gula darahnya dalam batas yang aman dengan makan makanan yang seimbang dan melakukan latihan fisik yang teratur. Bagaimana pun, jika diet dan latihan tidak dapat mengkontrol kadar gula darah dalam suatu batas yang aman, insulin mungkin dibutuhkan. Bagaimanapun juga, wanita-wanita yang menderita diabetes gestasional mempunyai resiko tinggi untuk mengalami diabetes gestasional lagi pada kehamilan berikutnya, dan juga 17 % &#8211; 63 % dari mereka akan mengalami perubahan dan berkembang menjadi diabetes tipe 2 dalam 5 hingga 16 tahun.<br />
Meskipun demikian, Pada waktu hamil, perubahan-perubahan biokimiawi akibat kehamilan seperti hiperkortisolism , meningkatnya pemecahan insulin oleh plasenta, merupakan faktor diabetogenik. Wanita hamil dengan diabetes mellitus perlu dibedakan atas:<br />
A. Diabetes mellitus yang diketahui sewaktu hamil: disebut diabetes gestasional bila gangguan toleransi glukosa yang terjadi sewaktu hamil kembali normal dalam 6 minggu setelah persalinan.<br />
– dianggap diabetes mellitus (jadi bukan gestasional) bila gangguan toleransi glukosa menetap setelah persalinan.<br />
B. Diabetes pragestasional, artinya sudah diketahui diabetes mellitus kemudian hamil: mereka tanpa komplikasi atau dengan komplikasi yang ringan.<br />
–mereka dengan komolikasi berat, khususnya retinopati,nefropati dan hipertensi. Walaupun diakui bahwa diabetes gestasional merupakan bentuk diabetes mellitus yang ringan, para ahli diabetes kini sepakat, penanganan perlu sebaik mungkin untuk mencegah komplikasi baik pada ibu maupun pada janin. Oleh karena itu,<br />
sudah selayaknya pada semua ibu hamil dilakukan skrining untuk mendeteksi sedini mungkin diabetes gestasional. Dan Ada hal penting mengapa diabetes gestasional perlu ditegakkan diagnosisnya<br />
A. Makrosomia dan kelainan perinatal lainnya sering ditemukan pada ibu diabetes gestasional<br />
B. Antara 10–15% dari mereka dengan diabetes gestasional tidak berhasil dengan pengobatan diet saja, sehingga membutuhkan insulin sebagai pengobatan tambahan.<br />
C. Sekitar 50–60% dari mereka dengan diabetes gestasional,setelah 10–15 tahun akan menjadi diabetes mellitus.<br />
D. Mungkin merupakan skrining pada ibu hamil untuk berhati-hati memberikan kontrasepsi hormonal, oleh karena dapat mengakibatkan gangguan toleransi glukosa.Di negara-negara yang maju, penelitian mengenai diabetes gestasional telah banyak dilaporkan, baik soal insidensi maupun pengelolaan atau komplikasi. Di negara Asia belum banyak laporan. Sedang di Indonesia, agaknya belum mendapat perhatian para ahli baik ahli penyakit dalam maupun ahli kebidanan. Prevalensi diabetes gestasional menurut beberapa peneliti berkisar antara 1–7%, kebanyakan peneliti melaporkan antara 2–3% Prevalensi yang lebih besar pada umumnya ditemukan di klinik swasta, sedang klinik pemeritah berkisar antara 1–4%. penelitian di Ujung Pandang melaporkan angka prevalensi 2,58%, keadaan ini sama dengan keadaan klinik pemerintah di Amerika Serikat. Selain oleh perbedaan materi yang diteliti, prevalensi yang berbeda mungkin oleh karena cara skrining maupun kriteria diagnosis yang berlainan oleh beberapa peneliti.</p>
<br />Posted in 1  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/ayosz.wordpress.com/91/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/ayosz.wordpress.com/91/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/ayosz.wordpress.com/91/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/ayosz.wordpress.com/91/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/ayosz.wordpress.com/91/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/ayosz.wordpress.com/91/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/ayosz.wordpress.com/91/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/ayosz.wordpress.com/91/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/ayosz.wordpress.com/91/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/ayosz.wordpress.com/91/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/ayosz.wordpress.com/91/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/ayosz.wordpress.com/91/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/ayosz.wordpress.com/91/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/ayosz.wordpress.com/91/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=ayosz.wordpress.com&amp;blog=2130882&amp;post=91&amp;subd=ayosz&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://ayosz.wordpress.com/2009/01/15/diabetes-melitus-gestasional/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/7ce10523818323631e993b47d6b78331?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">ayosz</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>10 Tanaman Ajaib Penurun Kadar Gula Darah</title>
		<link>http://ayosz.wordpress.com/2009/01/15/10-tanaman-ajaib-penurun-kadar-gula-darah/</link>
		<comments>http://ayosz.wordpress.com/2009/01/15/10-tanaman-ajaib-penurun-kadar-gula-darah/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 15 Jan 2009 07:45:14 +0000</pubDate>
		<dc:creator>ayosz</dc:creator>
				<category><![CDATA[1]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://ayosz.wordpress.com/2009/01/15/10-tanaman-ajaib-penurun-kadar-gula-darah/</guid>
		<description><![CDATA[  10 Tanaman Ajaib Penurun Kadar Gula Darah Anda penderita Diabetes? Jika kadar gula darah Anda bermasalah, tak ada salahnya mencoba 10 bahan berikut yang membantu menurunkan gula darah, meningkatkan sensitifitas insulin, menurunkan tekanan darah tinggi dan kolesterol, dan beberapa manfaat lain. 1. Gymnema Sylvestre Fungsi utama: Menurunkan gula darah Dosis umum: 200 &#8211; 250 [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=ayosz.wordpress.com&amp;blog=2130882&amp;post=90&amp;subd=ayosz&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<table border="0" cellspacing="0" cellpadding="4" width="100%">
<tbody>
<tr>
<td rowspan="2" width="5%" align="center" valign="middle"> </td>
<td class="jd_article" width="95%"><span style="font-size:large;"><a class="jd_article" href="http://ayosz.wordpress.com/wp-admin/index.php?name=News&amp;file=article&amp;sid=1665">10 Tanaman Ajaib Penurun Kadar Gula Darah</a> </span></td>
</tr>
<tr>
<td><!-- [article-edit-del] --></td>
</tr>
<tr>
<td colspan="2"><strong></strong></td>
</tr>
<tr>
<td class="justify" colspan="2">Anda penderita Diabetes? Jika kadar gula darah Anda bermasalah, tak ada salahnya mencoba 10 bahan berikut yang membantu menurunkan gula darah, meningkatkan sensitifitas insulin, menurunkan tekanan darah tinggi dan kolesterol, dan beberapa manfaat lain.</p>
<p><strong>1. Gymnema Sylvestre</strong><br />
Fungsi utama: Menurunkan gula darah<br />
Dosis umum: 200 &#8211; 250 miligram per hari. Nama Hindi tumbuhan ini berarti ‘penghancur gula’, dan tanaman ini dikatakan memiliki kemampuan untuk menurunkan kemampuan mendeteksi rasa manis. Tanaman ini dianggap sebagai tanaman paling kuat untuk mengendalikan gula darah. Kemungkinan besar, cara kerjanya adalah dengan meningkatkan aktivitas enzim yang membantu sel tubuh untuk menggunakan glukosa atau dengan merangsang produksi insulin. Walaupun belum ada penelitian intensif, tapi belum ditemukan adanya efek samping serius untuk penggunaan tanaman ini.</p>
<div>
<div>
<div><img src="http://images.fuzing.com/members/2/07/00075207/97748.300x300.jpg" border="0" alt="" /></div>
</div>
</div>
<p><strong>2. Pare</strong><br />
Fungsi utama: Menurunkan gula darah<br />
Dosis umum: 50 &#8211; 100 mililiter (3-6 sdm) jus per hari. Pare yang pahit ini dianggap mampu membantu sel menggunakan glukosa secara lebih efektif dan meredam penyerapan gula di dalam usus. Para peneliti di Filipina yang meneliti konsumsi pare kepada pria dan wanita dalam bentuk kapsul selama 3 bulan menemukan adanya penurunan gula darah, walaupun sedikit, tetapi konstan. Permasalahan yang muncul adalah masalah pencernaan, tapi tidak jelas apa.</p>
<div>
<div>
<div><img src="http://verlina.files.wordpress.com/2008/03/pare2.jpg" border="0" alt="" /></div>
</div>
</div>
<p><strong>3. Magnesium</strong><br />
Fungsi utama: Menurunkan gula darah<br />
Dosis umum: 250 &#8211; 350 miligram per hari. Kekurangan magnesium tidak jarang ditemui sebagai salah satu penyebab diabetes, bahkan gejala ini memperburuk kondisi gula darah dan resistansi insulin. Beberapa penelitian menunjukkan bahwa suplemen magnesium dapat memperbaiki fungsi insulin dan menurunkan gula darah. Coba konsultasikan dengan dokter Anda sebelum mengkonsumsi insulin.</p>
<div>
<div>
<div><img src="http://www.made-in-china.com/image/2f0j00LMCTskIPOaqEM/Magnesium-Oxide-95-.jpg" border="0" alt="" width="308" height="478" /></div>
</div>
</div>
<p><strong>4. Prickly Pear Cactus (Daging buah kaktus)</strong><br />
Fungsi utama: Menurunkan gula darah<br />
Dosis umum: jika dikonsumsi sebagai makanan, 150 gram rebusan kaktus per hari. Buah matang dari kaktus ini mampu menurunkan kadar gula darah dalam tubuh. Bentuk yang bisa ditemui adalah dalam bentuk buah, atau jus, atau bubuk. Para peneliti menemukan bahwa buah ini menurunkan kadar gula darah karena adanya komponen yang mirip dengan insulin. Buah ini juga tinggi kadar seratnya.</p>
<div>
<div>
<div><img src="http://static.howstuffworks.com/gif/prickly-pear-cactus-1.jpg" border="0" alt="" /></div>
</div>
</div>
<p><strong>5. Gamma-Linolenic Acid (Asam Linoleat Gamma)</strong><br />
Fungsi utama: Mengurangi sakit saraf<br />
Dosis umum: 270 &#8211; 540 milligrams sekali per hari. Asam Linoleat Gamma, atau GLA adalah asam lemak yang ditemukan dalam minyak bunga evening primrose. Beberapa penelitian menunjukkan bahwa penderita diabetes adalah orang yang memiliki level GLA rendah dalam darah, dan penelitian menunjukkan bahwa suplemen ini dapat menurunkan, bahkan mencegah sakit di saraf yang muncul akibat diabetes</p>
<div>
<div>
<div><img src="http://www.vrp.com/prodimgs/3250w200.jpg" border="0" alt="" /></div>
</div>
</div>
<p><strong>6. Chromium (Krom)</strong><br />
Fungsi utama: Menurunkan kadar gula<br />
Dosis umum: 200 mikrogram per hari.</p>
<p>Mineral ini dianggap mampu meningkatkan kinerja insulin dan terlibat juga dalam metabolisme karbohidrat, lemak dan protein. Beberapa penelituan menunjukkan bahwa mineral ini membantu menurunkan gula darah, tapi hanya untuk mereka yang memang kekurangan krom.</p>
<div>
<div>
<div><img src="https://www.fsinh.com/Store/images/chromium%20piclionate.jpg" border="0" alt="" /></div>
</div>
</div>
<p><strong>7. Bilberry</strong></p>
<p>Fungsi utama: Melindungi mata dan syaraf<br />
Dosis umum: 80-120 miligram standar billberry extract per hari. Saudara blueberry ini memiliki antioksidan kuat dalam buah dan daunnya. Antioksidan yang dinamai antosianidin ini, membantu mencegah kerusakan sel darah kecil yang dapat merusak saraf dan retina mata. Penelitian terhadap hewan menunjukkan adanya penurunan gula darah juga akibat konsumsi buah</p>
<div>
<div>
<div><img src="http://www.1globalalliance.com/images/bilberry.png" border="0" alt="" /></div>
</div>
</div>
<p><strong>8. Alpha-Lipoic Acid (Asam Alpha Lopoic)<br />
</strong>Fungsi utama: Mengurangi rasa sakit syaraf, dan menurunkan kadar gula darah<br />
Dosis umum: 600-800 miligram per hari.<br />
Disingkat ALA, bahan yang mirip vitamin ini menetralkan berbagai radikal bebas. Pembentukan radikal bebas adalah salah satu faktor peningkatan gula darah, dapat membuat kerusakan saraf dan berbagai masalah lain. ALA jg mampu membantu sel otot untuk menyerap gula darah. Di salah satu penelitian di Jerman, sekelompok peneliti memerika 40 orang dewasa yang mengkonsumsi ALA dan placebo. Di akhir studi selama 4 minggu, ditemukan bahwa ALA meningkatkan sensitifitas insulin sebanyak 27 persen.<strong></p>
<div>
<div>
<div><img src="http://www.taosherb.com/store/media/THC_AlphaLipoicAcid.jpg" border="0" alt="" /></div>
</div>
</div>
<p><strong>9. Fenugreek</strong><br />
Fungsi utama: Menurunkan gula darah<br />
Dosis umum: 5 sampai 30 gram setuap makan, atau 15 sampai 90 gr per hari. Biji-bijian yang digunakan sebagai bumbu masakan India ini mampu menurunkan tekanan darah, meningkatkan sensitifitas insulin, dan menurunkan kolesterol, menurut beberapa penelitian. Efek ini mungkin timbul karena tingginya kadar serat. Bijinya jg mengandung asam amino yang meningkatkan produksi insulin. Di salah satu penelitian terhadap fenugreek, 60 orang yang mengkonsumsi 25 gr bumbu ini menunjukkan peningkatan yang baik terhadap pengendalian gula darah.</p>
<div>
<div>
<div><img src="http://www.greenharvest.com.au/images/Seeds/Crop_seeds/fenugreek.jpg" border="0" alt="" /></div>
</div>
</div>
<p><strong>10. Ginseng</strong><br />
Fungsi utama: Menurunkan gula darah<br />
Dosis umum: 1-3 gram per hari dalam bentuk kapsul atau tablet, 3-5 mililiter dalam bentuk tincture 3kali sehari. Dikenal karena kemampuannya yang mendorong sistem kekebalan tubuh, ginseng ini memiliki beberapa hasil positif mengenai diabetes. Para peneliti menemukan bahwa ginseng memperlambat penyerapan karbohidrat, meningkatkan kemampuan sel dalam menyerap glukosa, dan meningkatkan pelepasan insulin dari pankreas. Ditemukan juga di Toronto dalam suatu penelitian, bahwa ginseng mampu menurunkan kadar gula sampai 15-20 persen.</p>
<div>
<div>
<div><img src="http://penyembuhanalternatif.com/wp-content/uploads/2008/08/ginseng-sumber-energi.jpg" border="0" alt="" /></div>
</div>
</div>
<p></strong>Tak ada salahnya Anda mencoba suplemen alami tersebut, tapi ada baiknya konsultasikan dengan dokter Anda sebelum mengonsumsinya. Jika tidak ada perubahan setelah satu atau dua bulan, hentikan dan jangan buang-bunga lagi uang Anda. Salam sehat! (kpl/wiedy/rit)<strong></p>
<div>
<div>
<div><a href="http://www.litbang.depkes.go.id/" target="_blank">www.litbang.depkes.go.id</a> / Kaskus</div>
</div>
</div>
<p></strong></td>
</tr>
</tbody>
</table>
<br />Posted in 1  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/ayosz.wordpress.com/90/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/ayosz.wordpress.com/90/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/ayosz.wordpress.com/90/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/ayosz.wordpress.com/90/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/ayosz.wordpress.com/90/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/ayosz.wordpress.com/90/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/ayosz.wordpress.com/90/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/ayosz.wordpress.com/90/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/ayosz.wordpress.com/90/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/ayosz.wordpress.com/90/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/ayosz.wordpress.com/90/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/ayosz.wordpress.com/90/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/ayosz.wordpress.com/90/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/ayosz.wordpress.com/90/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=ayosz.wordpress.com&amp;blog=2130882&amp;post=90&amp;subd=ayosz&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://ayosz.wordpress.com/2009/01/15/10-tanaman-ajaib-penurun-kadar-gula-darah/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/7ce10523818323631e993b47d6b78331?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">ayosz</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://images.fuzing.com/members/2/07/00075207/97748.300x300.jpg" medium="image" />

		<media:content url="http://verlina.files.wordpress.com/2008/03/pare2.jpg" medium="image" />

		<media:content url="http://www.made-in-china.com/image/2f0j00LMCTskIPOaqEM/Magnesium-Oxide-95-.jpg" medium="image" />

		<media:content url="http://static.howstuffworks.com/gif/prickly-pear-cactus-1.jpg" medium="image" />

		<media:content url="http://www.vrp.com/prodimgs/3250w200.jpg" medium="image" />

		<media:content url="https://www.fsinh.com/Store/images/chromium%20piclionate.jpg" medium="image" />

		<media:content url="http://www.1globalalliance.com/images/bilberry.png" medium="image" />

		<media:content url="http://www.taosherb.com/store/media/THC_AlphaLipoicAcid.jpg" medium="image" />

		<media:content url="http://www.greenharvest.com.au/images/Seeds/Crop_seeds/fenugreek.jpg" medium="image" />

		<media:content url="http://penyembuhanalternatif.com/wp-content/uploads/2008/08/ginseng-sumber-energi.jpg" medium="image" />
	</item>
		<item>
		<title>PeRaWat vS DokTer…</title>
		<link>http://ayosz.wordpress.com/2009/01/15/perawat-vs-dokter%e2%80%a6/</link>
		<comments>http://ayosz.wordpress.com/2009/01/15/perawat-vs-dokter%e2%80%a6/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 15 Jan 2009 07:42:09 +0000</pubDate>
		<dc:creator>ayosz</dc:creator>
				<category><![CDATA[1]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://ayosz.wordpress.com/2009/01/15/perawat-vs-dokter%e2%80%a6/</guid>
		<description><![CDATA[Perawat VS Dokter Januari 10, 2009 Diarsipkan di bawah: artikel — homecarecintadenok @ 1:18 am Tags: dokter, perawat pEraWat vS DokTer… PROFESI keperawatan menggeliat. Hampir dua dekade perawat Indonesia mengkampanyekan perubahan paradigma. Pekerjaan perawat yang semula vokasional hendak digeser menjadi pekerjaan profesional. Perawat yang dulunya berfungsi sebagai perpanjangan tangan dokter, kini berupaya menjadi mitra sejajar [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=ayosz.wordpress.com&amp;blog=2130882&amp;post=89&amp;subd=ayosz&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Perawat VS Dokter Januari 10, 2009 Diarsipkan di bawah: artikel — homecarecintadenok @ 1:18 am Tags: dokter, perawat pEraWat vS DokTer… PROFESI keperawatan menggeliat. Hampir dua dekade perawat Indonesia mengkampanyekan perubahan paradigma. Pekerjaan perawat yang semula vokasional hendak digeser menjadi pekerjaan profesional. Perawat yang dulunya berfungsi sebagai perpanjangan tangan dokter, kini berupaya menjadi mitra sejajar dokter sebagaimana para perawat di negara maju. Siapkah pihak lain menerima perubahan paradigma itu? Siapkah para perawat menerima konsekuensi dari perubahan paradigma itu?Wacana tentang perubahan paradigma keperawatan bermula dari Lokakarya Nasional Keperawatan I tahun 1983. Dalam pertemuan itu disepakati bahwa keperawatan adalah pelayanan profesional. Pelayanan keperawatan didefinisikan sebagai bagian integral dari pelayanan kesehatan yang diberikan kepada masyarakat, keluarga, kelompok khusus, individu, dan sebagainya, pada setiap tingkat, sepanjang siklus kehidupan pasien. Mengikuti perkembangan keperawatan dunia, para perawat menginginkan perubahan mendasar dalam kegiatan profesinya. Kalau tadinya hanya membantu pelaksanaan tugas dokter, menjadi bagian dari upaya mencapai tujuan asuhan medis, kini mereka menginginkan pelayanan keperawatan mandiri sebagai upaya mencapai tujuan asuhan keperawatan. Jika dulu hanya menjalankan perintah dokter, sekarang ingin diberi wewenang memutuskan berdasarkan ilmu keperawatan dan bekerja sama dengan dokter untuk menetapkan apa yang terbaik bagi pasien. Keluarnya Undang-Undang (UU) Nomor 23 Tahun 1992 tentang Kesehatan, UU No 2/1989 tentang Sistem Pendidikan Nasional serta Surat Keputusan Menteri Kesehatan No 647/2000 tentang registrasi dan praktik keperawatan lebih mengukuhkannya sebagai profesi di Indonesia. *** TUNTUTAN perubahan paradigma ini tentu mengubah sebagian besar bentuk hubungan perawat dengan manajemen organisasi tempat kerja (rumah sakit, puskesmas), dokter, serta pasien. Jika praktik keperawatan dilihat sebagai praktik profesi, maka harus ada otoritas atau kewenangan. Ada kejelasan batasan, siapa melakukan apa. Karena diberi kewenangan maka perawat bisa digugat, perawat harus bertanggung jawab terhadap tiap keputusan dan tindakan yang dilakukan. Perawat harus diberi kesempatan untuk mengambil keputusan secara mandiri didukung oleh pengetahuan dan pengalaman di bidang keperawatan. Namun demikian, tidak ada satu pun masalah kesehatan yang hanya diatasi dengan salah satu disiplin ilmu, karenanya kerja sama dengan pelbagai profesi lain tetap sangat penting. Peran lain perawat adalah melakukan advokasi, membela kepentingan pasien. Saat ini keputusan pasien dipulangkan sangat tergantung kepada putusan dokter. Dengan keunikan pelayanan keperawatan, perawat berada dalam posisi untuk bisa menyatakan kapan pasien bisa pulang atau kapan pasien harus tetap tinggal. Perawat juga berperan memberikan informasi sejelas-jelasnya bagi pasien. Untuk bisa bekerja secara profesional diperlukan sarana dan prasarana kerja yang memadai. Perlu iklim kerja yang kondusif dengan budaya organisasi yang mendukung dalam berinteraksi dengan tenaga kesehatan lain serta budaya organisasi yang memfasilitasi kerja sama dengan pasien. Struktur organisasi hendaknya bisa memfasilitasi kewenangan bagi perawat dalam membuat keputusan. Untuk bisa bekerja secara tenang dan maksimal, diperlukan proteksi terhadap risiko kerja dan tindak kekerasan. *** KONSEKUENSI dari perkembangan itu harus ada jenjang karier dan pengembangan staf yang tertata baik, imbalan jasa, insentif serta sistem penghargaan yang sesuai dan memadai. Rendahnya imbalan jasa bagi perawat selama ini mempengaruhi kinerja perawat. Banyak perawat bergaji di bawah upah minimum regional (UMR). Sebagai gambaran, gaji perawat pemerintah di Indonesia antara Rp 300.000-Rp 1 juta per bulan tergantung golongan. Sementara perawat di Filipina tak kurang dari Rp 3,5 juta. Bagaimana mau maksimal jika pagi bekerja di rumah sakit pemerintah, sore bekerja di rumah sakit swasta agar penghasilan bisa cukup untuk hidup. Sejak berangkat dari rumah, perawat sudah dipusingkan dengan uang bayaran sekolah anak. Saat berangkat kerja, harus menempuh perjalanan jauh dengan berebutan dan berdesakan di kendaraan umum. Hal ini membuat perawat sering kali menjadi tidak sabar dan tidak berkonsentrasi dalam bekerja. Jika dibandingkan dengan penghasilan dokter secara umum, penghasilan perawat ibarat bumi dan langit. Di beberapa daerah ada perawat honorer yang hanya mendapat imbalan Rp 35.000-Rp 50.000 per bulan. Mereka bekerja sebagai perawat hanya untuk pengabdian atau demi status. Bahkan sebagian menggantungkan hidup dari menyadap karet atau bertani. Oleh karena itu, isu hangat di pelbagai pertemuan keperawatan baik regional maupun nasional adalah isu tentang jasa keperawatan. Hal ini merupakan kebutuhan mendesak, karena dapat menimbulkan dampak serius, seperti penurunan mutu pelayanan, meningkatnya keluhan konsumen, ungkapan ketidakpuasan perawat lewat unjuk rasa dan sebagainya. Isu ini jika tidak ditanggapi dengan benar dan proporsional dikhawatirkan dapat menghambat upaya melindungi kepentingan pasien dan masyarakat yang membutuhkan jasa pelayanan kesehatan, menghambat perkembangan rumah sakit serta menghambat upaya pengembangan dari keperawatan sebagai profesi. Hal ini juga terkait dengan kesiapan Indonesia menghadapi AFTA 2003. Pengaturan sistem penghargaan kepada perawat di Indonesia diharapkan memperhatikan besarnya upaya dan bobot kerja yang disumbangkan oleh perawat dalam melaksanakan pelayanan atau asuhan keperawatan yang profesional. *** MASALAHNYA, para dokter dan direktur rumah sakit banyak yang belum memahami apa yang disebut pelayanan keperawatan profesional. Sosialisasi tentang hal itu belum memadai, terutama di daerah. Maka perubahan paradigma itu harus lebih disosialisasikan, khususnya kepada para dokter sebagai mitra kerja. Untuk meyakinkan para dokter dan konsumen, kata seorang panelis, perlu penelitian untuk membuktikan bahwa hasil pelayanan keperawatan profesional jauh lebih baik daripada pelayanan keperawatan sebelumnya. Dalam hal persiapan peraturan, Persatuan Perawat Nasional Indonesia (PPNI) menyatakan sudah menyelesaikan konsep lingkup praktik keperawatan, standar praktik keperawatan, serta standar kompetensi tiap kategori keperawatan. Rancangan Undang-Undang Keperawatan juga sudah selesai, tinggal dibahas di tingkat departemen kemudian diteruskan ke DPR. Dalam waktu dekat hendak dilakukan uji coba model-model praktik keperawatan profesional. Sejauh ini sudah diidentifikasi bentuk-bentuk praktik keperawatan mandiri, seperti praktik di rumah sakit, kunjungan rumah (home care), lembaga/rumah perawatan (nursing home), praktik berkelompok serta praktik individu. Diakui, pengaturan tenaga keperawatan di Indonesia saat ini belum terintegrasi sejak dari perencanaan, pengadaan sampai pemanfaatan. Karena itu para pihak-pemerintah, PPNI, Ikatan Dokter Indonesia (IDI), asosiasi rumah sakit, serta perwakilan konsumen-perlu duduk bersama membahas hal ini. Selain itu, PPNI harus duduk bersama IDI untuk pembinaan kemitraan seawal mungkin dan memilah dari daftar tindakan medik yang selama ini dilimpahkan dokter ke perawat. Dalam kondisi di mana dokter tidak ada, tindakan medik apa yang bisa dilimpahkan secara penuh, sehingga perawat bisa mengklaim jasa keperawatannya. Sebagaimana bidan yang mendapat pelimpahan secara penuh untuk menolong persalinan normal dari dokter ahli kandungan dan kebidanan. *** DI luar masalah jasa keperawatan dan soal menjalin kerja sama kemitraan dengan dokter, perawat perlu mengantisipasi konsekuensi perubahan dari vokasional menjadi profesional. Status yuridis seiring perubahan perawat dari perpanjangan tangan dokter menjadi mitra dokter sangat kompleks. Penanganan pasien di rumah sakit akan ditangani dua profesi di samping tenaga kesehatan lain. Tanggung jawab hukum akan terpisah untuk masing-masing kesalahan atau kelalaian. Yaitu, malpraktik medis, dan malpraktik keperawatan. Untuk mengantisipasi, di luar negeri saat ini sudah ada asuransi untuk malpraktik keperawatan, selain asuransi untuk malpraktik kedokteran. Pemberian kewenangan untuk memutuskan bentuk perawatan bagi pasien maupun pembagian tanggung jawab dengan dokter dalam melakukan tindakan, membuahkan konsekuensi hukum. Perawat kini bisa digugat. Pelbagai kasus pengadilan di luar negeri menunjukkan, perawat profesional mengalami tuntutan hukum akibat kelalaian atau malpraktik dalam melakukan pekerjaan. Kesalahan perawat yang mungkin bisa terjadi adalah salah obat, salah dosis, salah konsentrasi, salah baca label, salah pasien, atau yang fatal salah transfusi. Contoh di luar negeri adalah tertinggalnya peralatan bedah dalam perut pasien. Saat ini di Indonesia kelalaian itu masih menjadi tanggung jawab dokter. Tetapi, nanti jika perawat kamar bedah sudah profesional seperti di negara maju, hal itu menjadi tanggung jawab perawat. Perawat profesional akan berhadapan dengan beberapa bentuk sanksi hukum. Dari hukum pidana, hukum perdata, hukum perburuhan (berkaitan dengan tempat kerja), hukum kedokteran sampai masalah etika dan disiplin profesi. Perawat perlu mempunyai hukum keperawatan yang terkait dengan hukum kedokteran dan hukum kerumahsakitan. Hal-hal ini harus diajarkan pada pendidikan perawat sejak level yang paling rendah (kini D3 Keperawatan yang akan menjadi perawat profesional pemula). Perlu ada kejelasan dari pemerintah maupun para pihak terkait mengenai tanggung jawab hukum dari perawat, dokter maupun rumah sakit. Sejauh ini belum ada peraturan pemerintah (PP) yang mengatur. UU No 23/1992 tidak mengatur. Dari 29 PP yang diperlukan untuk pelaksanaan, baru disusun empat PP. Itu pun bukan tentang standar profesi, perlindungan hak pasien dan ganti rugi akibat kesalahan pelayanan yang dilakukan tenaga kesehatan. Pengaturan yang ada hanya berupa Surat Keputusan Direktur Jenderal Pelayanan Medik serta Keputusan Menteri Kesehatan dan Kesejahteraan Sosial. Padahal, menurut peraturan seharusnya PP dulu baru Kepmenkes dan SK Dirjen. Demikian juga pengaturan tentang hak dan kewajiban perawat. Surat Keputusan Dirjen Yanmed hanya mengatur perawat di rumah sakit, sedang pengaturan perawat secara umum belum ada. Untuk itu organisasi profesi perawat harus berbenah dan memperluas struktur organisasi agar dapat menampung semua perubahan, misalnya ada sekretaris jenderal yang bekerja purnawaktu. Sumber : blogs.unpad.ac.id</p>
<br />Posted in 1  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/ayosz.wordpress.com/89/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/ayosz.wordpress.com/89/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/ayosz.wordpress.com/89/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/ayosz.wordpress.com/89/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/ayosz.wordpress.com/89/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/ayosz.wordpress.com/89/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/ayosz.wordpress.com/89/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/ayosz.wordpress.com/89/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/ayosz.wordpress.com/89/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/ayosz.wordpress.com/89/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/ayosz.wordpress.com/89/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/ayosz.wordpress.com/89/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/ayosz.wordpress.com/89/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/ayosz.wordpress.com/89/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=ayosz.wordpress.com&amp;blog=2130882&amp;post=89&amp;subd=ayosz&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://ayosz.wordpress.com/2009/01/15/perawat-vs-dokter%e2%80%a6/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/7ce10523818323631e993b47d6b78331?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">ayosz</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>PERKEMBANGAN SISTEM SARAF PADA ANAK</title>
		<link>http://ayosz.wordpress.com/2009/01/12/perkembangan-sistem-saraf-pada-anak/</link>
		<comments>http://ayosz.wordpress.com/2009/01/12/perkembangan-sistem-saraf-pada-anak/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 12 Jan 2009 08:12:21 +0000</pubDate>
		<dc:creator>ayosz</dc:creator>
				<category><![CDATA[1]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://ayosz.wordpress.com/?p=86</guid>
		<description><![CDATA[PERKEMBANGAN SISTEM SARAF PADA ANAK                           TAHAP-TAHAP PERTUMBUHAN DAN PERKEMBANGAN EMBRIOLOGI  OTAK Proses perkembangan otak terdiri dari berbagai tahapan yang meliputi induksi neuroektoderm hingga pembentukan tabung saraf, lipatan cephalic, proliferasi neuron, migrasi, sinaptogenesis dan pertumbuhan sel-sel penyangga otak. Tabel 1. Fase Perkembangan Otak 3 – 4  minggu Pembentukan tabung saraf 5 – 10  minggu [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=ayosz.wordpress.com&amp;blog=2130882&amp;post=86&amp;subd=ayosz&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p class="MsoTitle" style="line-height:150%;margin:0;"><span style="font-size:15pt;line-height:150%;" lang="SV"><strong><span style="font-family:Times New Roman;">PERKEMBANGAN SISTEM SARAF PADA ANAK</span></strong></span></p>
<p class="MsoNormal" style="line-height:150%;text-align:justify;margin:0;"><span lang="SV"><span style="font-size:small;"><span style="font-family:Times New Roman;"><span>                        </span></span></span></span></p>
<p class="MsoSubtitle" style="margin:0;"><span lang="SV"><span style="font-size:small;font-family:Times New Roman;"><strong> </strong></span></span></p>
<p class="MsoSubtitle" style="margin:0;"><span lang="SV"><strong><span style="font-size:small;"><span style="font-family:Times New Roman;">TAHAP-TAHAP PERTUMBUHAN DAN PERKEMBANGAN EMBRIOLOGI<span>  </span>OTAK</span></span></strong></span></p>
<p class="MsoSubtitle" style="text-indent:36pt;margin:0;"><span style="font-weight:normal;" lang="SV"><span style="font-size:small;"><span style="font-family:Times New Roman;">Proses perkembangan otak terdiri dari berbagai tahapan yang meliputi induksi neuroektoderm hingga pembentukan tabung saraf, lipatan cephalic, proliferasi neuron, migrasi, sinaptogenesis dan pertumbuhan sel-sel penyangga otak.</span></span></span></p>
<p class="MsoSubtitle" style="margin:0;"><span lang="EN-US"><strong><span style="font-size:small;font-family:Times New Roman;">Tabel 1. Fase Perkembangan Otak</span></strong></span></p>
<table class="MsoNormalTable" style="width:374pt;border-collapse:collapse;margin:auto auto auto 14.75pt;" border="1" cellspacing="0" cellpadding="0" width="499">
<tbody>
<tr>
<td style="border-right:#d4d0c8;border-top:windowtext 1pt solid;border-left:windowtext 1pt solid;width:149.6pt;border-bottom:#d4d0c8;background-color:transparent;padding:0 5.4pt;" width="199" valign="top">
<p class="MsoSubtitle" style="line-height:normal;margin:0;"><span style="font-weight:normal;" lang="EN-US"><span style="font-size:small;"><span style="font-family:Times New Roman;">3 – 4<span>  </span>minggu</span></span></span></p>
</td>
<td style="border-right:windowtext 1pt solid;border-top:windowtext 1pt solid;border-left:#d4d0c8;width:224.4pt;border-bottom:#d4d0c8;background-color:transparent;padding:0 5.4pt;" width="299" valign="top">
<p class="MsoSubtitle" style="line-height:normal;margin:0;"><span style="font-weight:normal;" lang="EN-US"><span style="font-size:small;"><span style="font-family:Times New Roman;">Pembentukan tabung saraf</span></span></span></p>
</td>
</tr>
<tr>
<td style="border-right:#d4d0c8;border-top:#d4d0c8;border-left:windowtext 1pt solid;width:149.6pt;border-bottom:#d4d0c8;background-color:transparent;padding:0 5.4pt;" width="199" valign="top">
<p class="MsoSubtitle" style="line-height:normal;margin:0;"><span style="font-weight:normal;" lang="EN-US"><span style="font-size:small;"><span style="font-family:Times New Roman;">5 – 10<span>  </span>minggu</span></span></span></p>
</td>
<td style="border-right:windowtext 1pt solid;border-top:#d4d0c8;border-left:#d4d0c8;width:224.4pt;border-bottom:#d4d0c8;background-color:transparent;padding:0 5.4pt;" width="299" valign="top">
<p class="MsoSubtitle" style="line-height:normal;margin:0;"><span style="font-weight:normal;" lang="EN-US"><span style="font-size:small;"><span style="font-family:Times New Roman;">Fase prosencephalic, pembentukan hemisfer</span></span></span></p>
</td>
</tr>
<tr>
<td style="border-right:#d4d0c8;border-top:#d4d0c8;border-left:windowtext 1pt solid;width:149.6pt;border-bottom:#d4d0c8;background-color:transparent;padding:0 5.4pt;" width="199" valign="top">
<p class="MsoSubtitle" style="line-height:normal;margin:0;"><span style="font-weight:normal;" lang="EN-US"><span style="font-size:small;"><span style="font-family:Times New Roman;">8 – 18 minggu</span></span></span></p>
</td>
<td style="border-right:windowtext 1pt solid;border-top:#d4d0c8;border-left:#d4d0c8;width:224.4pt;border-bottom:#d4d0c8;background-color:transparent;padding:0 5.4pt;" width="299" valign="top">
<p class="MsoSubtitle" style="line-height:normal;margin:0;"><span style="font-weight:normal;" lang="EN-US"><span style="font-size:small;"><span style="font-family:Times New Roman;">Proliferasi neuronal</span></span></span></p>
</td>
</tr>
<tr>
<td style="border-right:#d4d0c8;border-top:#d4d0c8;border-left:windowtext 1pt solid;width:149.6pt;border-bottom:#d4d0c8;background-color:transparent;padding:0 5.4pt;" width="199" valign="top">
<p class="MsoSubtitle" style="line-height:normal;margin:0;"><span style="font-weight:normal;" lang="EN-US"><span style="font-size:small;"><span style="font-family:Times New Roman;">12 – 24 minggu</span></span></span></p>
</td>
<td style="border-right:windowtext 1pt solid;border-top:#d4d0c8;border-left:#d4d0c8;width:224.4pt;border-bottom:#d4d0c8;background-color:transparent;padding:0 5.4pt;" width="299" valign="top">
<p class="MsoSubtitle" style="line-height:normal;margin:0;"><span style="font-weight:normal;" lang="EN-US"><span style="font-size:small;"><span style="font-family:Times New Roman;">Migrasi</span></span></span></p>
</td>
</tr>
<tr>
<td style="border-right:#d4d0c8;border-top:#d4d0c8;border-left:windowtext 1pt solid;width:149.6pt;border-bottom:#d4d0c8;background-color:transparent;padding:0 5.4pt;" width="199" valign="top">
<p class="MsoSubtitle" style="line-height:normal;margin:0;"><span style="font-weight:normal;" lang="EN-US"><span style="font-size:small;"><span style="font-family:Times New Roman;">&gt;25 minggu</span></span></span></p>
</td>
<td style="border-right:windowtext 1pt solid;border-top:#d4d0c8;border-left:#d4d0c8;width:224.4pt;border-bottom:#d4d0c8;background-color:transparent;padding:0 5.4pt;" width="299" valign="top">
<p class="MsoSubtitle" style="line-height:normal;margin:0;"><span style="font-weight:normal;" lang="EN-US"><span style="font-size:small;"><span style="font-family:Times New Roman;">Pembentukan sel pendukung</span></span></span></p>
<p class="MsoSubtitle" style="line-height:normal;margin:0;"><span style="font-weight:normal;" lang="EN-US"><span style="font-size:small;"><span style="font-family:Times New Roman;">Arborisasi neuron</span></span></span></p>
<p class="MsoSubtitle" style="line-height:normal;margin:0;"><span style="font-weight:normal;" lang="EN-US"><span style="font-size:small;"><span style="font-family:Times New Roman;">Sinaptogenesis</span></span></span></p>
<p class="MsoSubtitle" style="line-height:normal;margin:0;"><span style="font-weight:normal;" lang="EN-US"><span style="font-size:small;"><span style="font-family:Times New Roman;">Apoptosis</span></span></span></p>
</td>
</tr>
<tr>
<td style="border-right:#d4d0c8;border-top:#d4d0c8;border-left:windowtext 1pt solid;width:149.6pt;border-bottom:windowtext 1pt solid;background-color:transparent;padding:0 5.4pt;" width="199" valign="top">
<p class="MsoSubtitle" style="line-height:normal;margin:0;"><span style="font-weight:normal;" lang="EN-US"><span style="font-size:small;"><span style="font-family:Times New Roman;">40 minggu</span></span></span></p>
</td>
<td style="border-right:windowtext 1pt solid;border-top:#d4d0c8;border-left:#d4d0c8;width:224.4pt;border-bottom:windowtext 1pt solid;background-color:transparent;padding:0 5.4pt;" width="299" valign="top">
<p class="MsoSubtitle" style="line-height:normal;margin:0;"><span style="font-weight:normal;" lang="EN-US"><span style="font-size:small;"><span style="font-family:Times New Roman;">Myelinisasi</span></span></span></p>
</td>
</tr>
</tbody>
</table>
<p class="MsoNormal" style="line-height:150%;text-align:justify;margin:0;"><span lang="EN-US"><span style="font-size:small;font-family:Times New Roman;"> </span></span></p>
<h1 style="margin:0;"><span lang="EN-US"><span style="font-size:small;font-family:Times New Roman;">Neurulisasi Primer dan Sekunder</span></span></h1>
<p class="MsoBodyText" style="text-indent:36pt;margin:0;"><span style="font-size:small;"><span style="font-family:Times New Roman;"><span lang="EN-US">Neurulisasi adalah fase pembentukan otak dan medulla spinalis yang dimulai dari bagian dorsal embryo. </span><span lang="SV">Proses tersebut dibagi menjadi 2 yaitu pembentukan otak dan pembentukan medulla spinalis.</span></span></span></p>
<h1 style="margin:0;"><span lang="SV"><span style="font-size:small;"><span style="font-family:Times New Roman;">Neurulisasi Primer</span></span></span></h1>
<p class="MsoNormal" style="text-indent:36pt;line-height:150%;text-align:justify;margin:0;"><span lang="SV"><span style="font-size:small;"><span style="font-family:Times New Roman;">Neurulisasi primer dimulai dengan terbentuknya tabung saraf pada usia 3-4 minggu kehamilan. Sama halnya dengan vertebrata lainnya, embrio manusia pada prinsipnya memiliki 3 lapisan sel : ectoderm (lapisan paling luar), mesoderm (lapisan tengah), dan endoderm (lapisan paling dalam). Pembentukan system saraf pusat, sel saraf dan sel glia berasal dari regio khusus<span>  </span>ectoderm, yang disebut <strong>neural plate, </strong>tepatnya di regio dorsalis embryo yang mengalami diferensiasi. Induksi neural , merupakan proses dimana neural plate terlibat dalam pembentukan system saraf pusat, dan ini tergantung pada sinyal dari lapisan dibawahnya yaitu mesoderm dimana mesoderm ini berasal dari <strong>notochord. </strong>Bagian dasar notochord dan chordal mesoderm akan membentuk lempeng saraf pada usia kehamilan 18 hari dilanjutkan dengan bagian lateran lempenga saraf mengalami invaginasi dan bagian dorsal menutup hingga membentuk tabung saraf. </span></span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-indent:36pt;line-height:150%;text-align:justify;margin:0;"><span lang="SV"><span style="font-size:small;"><span style="font-family:Times New Roman;">Neural plate berada sepanjang garis tengah tepatnya di dorsal dari embrio. Proliferasi sel banyak terjadi di sepanjang garis neural plate daripada di garis tengah (midline), sehingga akan terbentuk susunan yang disebut <strong>Neural groove.</strong> Naural groove menutup membentuk <strong>neural tube. </strong>Selama fase penutupan, cikal bakal sel neuron mulai diproduksi, dan sel-sel tersebut akan menjadi ganglia radix dorsalis, ganglia sensoris nervi cranialis, ganglia autonomic, sel schwann dan sel pia serta arachnoid). Tabung saraf akan menjadi susunan saraf pusat. Bagian caudal dari neural tube membentuk <strong>spinal cord/medulla spinalis</strong>, sementara itu bagian rostral membentuk otak/badan otak. Sel glial (makroglia) dari system saraf pusat juga berasal dari neuroepithelium, dan isi dari neural tube membentuk <strong>system ventricular</strong>. Fusi pertama pada lempenga saraf terjadi pada bagian bawah pada usia kehamilan 22 hari. Ujung anterior tabung saraf akan menutup paling lambat pada usia 24 hari kehamilan, dan bagian ujung posterior menutup pada usia 26 hari kehamilan. Pada bagian posterior, penutupan tabung paling bawah berada pada ketinggian lumbosakral, dan segmen saraf yang lebih bawah akan dibentuk melalui diferensiasi perkembangan selanjutnya. Interaksi antara tabung saraf dengan jaringan mesoderm sekitarnya akan membentuk dura dan tulang axial misalnya tulang tengkorak dan vertebrae.</span></span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-indent:36pt;line-height:150%;text-align:justify;margin:0;"><span lang="SV"><span style="font-size:small;"><span style="font-family:Times New Roman;">Perubahan bentuk lempeng saraf menjadi tabung saraf diatur oleh mekanis me seluler dan molekuler. Mekanisme seluler yang terpenting adalah fungsi jaringan sitoskeletal mikrotubulus dan mikrofilamen. Di bawah pengaruh kecenderungan pertumbuhan vertikel mikrotubulus, sel-sel lempeng saraf yang sedang berkembang akan memanjang dan bagian basal akan melebar. Dibawah pengaruh mikrofilamen, terjadi kecenderungan arah pertumbuhan secara paralel pada permukaan apikal, bagian apikal sel akan menyempit. Perubahan tersebut akan menekan permukaan lempeng saraf dan membuat bentukan lipatan saraf yang pada akhirnya akan berubah menjadi tabung saraf.</span></span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-indent:36pt;line-height:150%;text-align:justify;margin:0;"><span lang="SV"><span style="font-size:small;"><span style="font-family:Times New Roman;">Pada mekanisem molekuler, pentimgmya peranan permukaan glikoprotein, terutama sel molekul adesi, yang mempengaruhi identifikasi sel-sel dan menyebabkan terjadinya interaksi melalui mekanisme adesi pada matrix ekstraseluler, hal tersebut akan menyebabkan adesi dari tepi yang berlawanan dari lipatan saraf.</span></span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="line-height:150%;text-align:justify;margin:0;"><strong><span lang="SV"><span style="font-size:small;"><span style="font-family:Times New Roman;">Neurulisasi Sekunder (Pembentukan Tabung saraf caudal)</span></span></span></strong></p>
<p class="MsoNormal" style="text-indent:36pt;line-height:150%;text-align:justify;margin:0;"><span lang="SV"><span style="font-size:small;"><span style="font-family:Times New Roman;">Pembentukan tabung saraf caudal misalnya segmen sacral bagian bawah dan coxygeus, terjadi melalui proses setelah terjadinya proses kanalisasi dan diferensiasi retrogresif. Kejadian tersebut dikenal dengan neurulisasi tabung saraf sekunder yang terjadi lebih lambat dari neurulisasi tabung saraf primer dan merupakan hasil perkembangan dari tabung saraf yang terakhir. Pada usia 28 hingga 32 hari kehamilan, terjadi fusi sel-sel yang belum mengalami diferensiasi pada bagian caudal tabung saraf menjadi vakuola. Vakuola-vakuola tersebut akan menyatu, membesar dan berhubungan dengan canalis sentralis yang merupakan bagian dari tabung saraf yang terbentuk dalm proses naurulisasi primer. Proses kanalis akan berlanjut hingga usia 7 minggu kehamilan dan dilanjutkan dengan proses diferensiasi retrogresif. Selama proses diferensiasi retrogresif sejak usia 7 minggu kehamilan hingga beberapa waktu setelah lahir, terjadi regresi beberapa masa sel caudal. Mengingat strukturnya adalah ventrikulus terminalis, lokasi terutama di komus medularis dan filum terminalis.</span></span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="line-height:150%;text-align:justify;margin:0;"><span lang="SV"><span style="font-size:small;font-family:Times New Roman;"> </span></span></p>
<h1 style="margin:0;"><span lang="SV"><span style="font-size:small;"><span style="font-family:Times New Roman;">Perkembangan prosensefalic</span></span></span></h1>
<p class="MsoNormal" style="text-indent:36pt;line-height:150%;text-align:justify;margin:0;"><span lang="SV"><span style="font-size:small;"><span style="font-family:Times New Roman;">Pada perkembangan tahap awal, bagian rostral dari neural tube membentuk 3 ruang primer: (1) <strong>Prosencephalon atau forebrain,</strong> (2) <strong>Mesencephalon atau midbrain</strong>, (3) <strong>rhombencephalon atau hindbrain</strong>. Dari prosencephalon, berkembang dua ruang sekunder, yaitu <strong>telencephalon</strong> (atau cerebral hemisphere) dan <strong>diencephalons </strong>(atau thalamus dan hypothalamus). Sementara ini mesencephalon tetap tidak terbagi sepanjang perkembangan otak, rhombencephalon membentuk <strong>metencephalon </strong>(atau pons) dan <strong>Myelencephalon </strong>(atau medulla). Lima ruang<span>  </span>otak dan medulla spinalis yang primitive, sudah mulai dapat diidentifikasi pada minggu keenam kehidupan fetus. Dan pada minggu ini mulai terbentuk 7 pembagian pada system saraf pusat.</span></span></span></p>
<p class="MsoBodyText" style="text-indent:36pt;margin:0;"><span lang="SV"><span style="font-size:small;"><span style="font-family:Times New Roman;">Perkembangan prosensefalic terjadi dari mesoderm precordal. Waktu puncak adalah bulan kedua dan ke-tiga kehamilan, dengan fase prominen dini pada minggu ke 5 dan 6 kehamilan. Interaksi utama yang terjadi adalah antara mesoderm notochord-precordal dan otak depan. Interaksi tersebut terjadi di depan ujung rostral embrio Interaksi tersebut mempengaruhi pembentukan permukaan otak depan, adanya gangguan pada fase perkembangan otal ini sering menyebabkan anomaly fasialis. Perkembangan proensephalon terdiri dari 3 hal yang terjadi berurutan; pembentukan prosensephalic, pembentukan celah prosensephalic dan perkembangan garis tengah prosensephalic. Pembentukan prosensephalic dimulai pada ujung rostral tabung saraf pada akhir bulan pertama kehamilan dan berlanjut hingga bulan kedua, segera setelah penutupan bagian anterior tabung saraf. Pembentukan celah celah prosensephalic mulai aktif terjadi pada minggu ke 5 dan 6 kehamilan dan meliputi 3 prinsip dasar : (1) horizontal hingga membentul sepasang vesikel optikus, bulbus olfaktorius dan traktus (2) transversal untuk memisahkan telencephalon dan<span>  </span>diencephalons dan (3) sagital untuk membentuk bagian dari telencephalon sepasang cerebral hemisphere, ventrikel lateralis dan basal ganglia. Perkembangan garis tengah procencephalic terjadi sejak pertengahan bulan ke 2 kehamilan hingga bulan ke 3 dengan terjadinya penebalan 3 lempenga jaringan yang penting; dari dorsal ke ventral, merupakan komisura, chiasma dan lempeng hypothalamus. Dari bentukan tersebut yang paling menonjol adalah pembentukan corpus calosum yang mulai tampak pada usia 9 minggu; pada usia 12 minggu bentukan corpus calosum dapat diidentifikasi secara jelas. Dengan pertumbuhan 2 arah yang dimulai dengan pertemuan genu dan corpus, keseluruhan corpus calosum berkembang sempurna pada usia 20 minggu kehamilan.</span></span></span></p>
<p class="MsoBodyText" style="text-indent:36pt;margin:0;"><span style="font-size:small;"><span style="font-family:Times New Roman;"><span lang="SV">Perkembangan struktur internal susunan saraf pusat yang kompleks dimulai setelah bentuk eksternal yang esensial selelsai, terdiri dari proliferasi seluruh komplemen neuron, migrasi neuron menuju tempat yang spesifik di dalam SSP, proses organisasi untuk menghasilkan sirkuit yang rumit yang merupakan karakteristik otak manusia dan akhirnya diikuti pembentukan membran spesifik system neural dan myelin. </span><span lang="FI">Peristiwa diatas terjadi mulai dari bulan kedua kehamilan hingga usia dewasa.</span></span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="line-height:150%;text-align:justify;margin:0;"><span lang="FI"><span style="font-size:small;font-family:Times New Roman;"> </span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="line-height:150%;text-align:justify;margin:0;"><span lang="FI"><span style="font-size:small;font-family:Times New Roman;"> </span></span></p>
<h1 style="margin:0;"><span lang="FI"><span style="font-size:small;"><span style="font-family:Times New Roman;">Proliferasi neuronal</span></span></span></h1>
<p class="MsoBodyText" style="text-indent:36pt;margin:0;"><span lang="FI"><span style="font-size:small;"><span style="font-family:Times New Roman;">Hal penting pada fase proliferasi dimulai dari bulan ke 2 dan 4 kehamilan, dengan waktu puncak secara kuantitatif pada bulan ke 3 dan 4.</span></span></span></p>
<p class="MsoBodyText" style="text-indent:36pt;margin:0;"><span lang="FI"><span style="font-size:small;font-family:Times New Roman;"> </span></span></p>
<div style="border-right:medium none;border-top:medium none;border-left:medium none;border-bottom:windowtext 1.5pt solid;padding:0 0 1pt;">
<h1 style="line-height:normal;margin:0;padding:0;"><span lang="SV"><span style="font-size:small;"><span style="font-family:Times New Roman;">Tabel 2. Proliferasi Neuronal</span></span></span></h1>
</div>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;margin:0;"><strong><span lang="SV"><span style="font-size:small;"><span style="font-family:Times New Roman;">Periode Puncak</span></span></span></strong></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;margin:0;"><span lang="SV"><span style="font-size:small;"><span style="font-family:Times New Roman;">3-4 bulan kehamilan</span></span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;margin:0;"><span lang="SV"><span style="font-size:small;font-family:Times New Roman;"> </span></span></p>
<h1 style="line-height:normal;margin:0;"><span lang="SV"><span style="font-size:small;"><span style="font-family:Times New Roman;">Peristiwa yang terjadi</span></span></span></h1>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;margin:0;"><span lang="SV"><span style="font-size:small;"><span style="font-family:Times New Roman;">Zona ventricular dan subventrikular merupakan tempat proliferasi</span></span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;margin:0;"><span lang="SV"><span style="font-size:small;"><span style="font-family:Times New Roman;">Unit proliferasi diproduksi dengan pembelahan simetris sel stem</span></span></span></p>
<div style="border-right:medium none;border-top:medium none;border-left:medium none;border-bottom:windowtext 1.5pt solid;padding:0 0 1pt;">
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;margin:0;padding:0;"><span lang="SV"><span style="font-size:small;"><span style="font-family:Times New Roman;">Unitproliferasi akan membesar dengan pembelahan asimetris sel stem sebelum fase migrasi neuronal</span></span></span></p>
</div>
<p class="MsoNormal" style="text-indent:36pt;line-height:150%;text-align:justify;margin:0;"><span lang="SV"><span style="font-size:small;font-family:Times New Roman;"> </span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-indent:36pt;line-height:150%;text-align:justify;margin:0;"><span style="font-size:small;"><span style="font-family:Times New Roman;"><span lang="SV">Seluruh neuron dan glia dibuat di zona ventrikuler dan subventrikuler yang ada pada lokasi subependymal di setiap tingkatan perkembangan susunan saraf. </span><span lang="EN-US">Dua fase<span>  </span>yang terjadi pada fase proliferasi adalah : 1. pada usia 2 minggu hingga 4 bulan kehamilan, bersamaan secara primer dengan proliferasi neural dan radial glia secara umum; 2.pada usia 5 bulan kehamilan hingga &gt; 1 tahun post natal, secara primer berkaitan dengan multiplikasi glia. Pada tahap akhir, terjadi proliferasi percabangan vaskuler, system arterial terbentuk lebih dahulu daripada system vena, proliferasi tersebut terutama aktif selama fase proliferasi neuronal. </span></span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-indent:36pt;line-height:150%;text-align:justify;margin:0;"><span style="font-size:small;"><span style="font-family:Times New Roman;"><span lang="SV">Migrasi dari dan kearah yang sama atau migrasi intrekinetik nuclear berulang selama terjadi replikasi DNA dan mitosis terjadi di zzona<span>  </span>ventrikuler. Pada beberapa bagian otak, sel-sel zona subventrikuler dapat diidentiffikasi. </span><span lang="EN-US">Sel-sel tersebut membelah tanpa berpindah kembali ke permukaan lumen. Zona ventrikuler pertama kali dibentuk pada saat pembentukan neuron pertama, dan zona subventrikuler merupakan titik awal dari neuron-neuron yang terbentuk selanjutnya dan glia. Pada saat sel dihasilkan dari siktus mitosis dan aktivitas proliferasinyaa terhenti, mereka akan mengadakan migrasi masuk ke zona intermediate dalam rangka membentuk lempeng cortical. Dapat disimpulkan, pada fase awal proliferasi, sel stem membelah secara simetris menjadi 2 dengan caraa tersebut unit proliferasi stem neuronal-glia berkembaang. </span></span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-indent:36pt;line-height:150%;text-align:justify;margin:0;"><span style="font-size:small;"><span style="font-family:Times New Roman;"><span lang="EN-US">Pada usia kehamilan selanjutnya, jika dibandingkan dengan pertengahan bulan ke dua kehamilan, jumlah unit proliferasi stabil seperti pada saat sel stem membelah secara asimetris. </span><span lang="SV">Pada fase proliferasi akan didapatkan perbandingan produksi jumlah sel neuronal post mitotic lebih banyak dibanding dengan sel stem. Hal ini karena jumlah unit proliferasi yang dibentuk lebih banyak.</span></span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-indent:36pt;line-height:150%;text-align:justify;margin:0;"><span lang="SV"><span style="font-size:small;font-family:Times New Roman;"> </span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="line-height:150%;text-align:justify;margin:0;"><span style="font-size:small;"><span style="font-family:Times New Roman;"><strong><span lang="SV">Migrasi</span></strong><span lang="SV"></span></span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-indent:36pt;line-height:150%;text-align:justify;margin:0;"><span lang="SV"><span style="font-size:small;"><span style="font-family:Times New Roman;">Migrasi neuronal adalah peristiwa yang terjadi secara berkelanjutan dimana jutaan sel saraf berpindah dari tempat asal di zona ventrikel-subventrikuler ke tempat yang spesifik di SSP dan sel-sel tersebut akan menetap sepanjang hidup. Periode puncak migrasi terjadi pada usia 33 hingga 5 bulan kehamilan, walaupun migrasi neuronal sudah dapat dideteksi, pada aarea tertentu di cerebrum paling awal terjadi pada bulan ke 2 dan segera setelah bulan ke 5 kehamilan.</span></span></span></p>
<div style="border-right:medium none;border-top:medium none;border-left:medium none;border-bottom:windowtext 1.5pt solid;padding:0 0 1pt;">
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;margin:0;padding:0;"><span style="font-size:small;"><span style="font-family:Times New Roman;"><strong><span lang="SV">Tabel 3. Migrasi Neuronal</span></strong><span lang="SV"></span></span></span></p>
</div>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;margin:0;"><span lang="SV"><span style="font-size:small;"><span style="font-family:Times New Roman;">­­­­­­­­­­­­­­­­­­­­­­­­­­­­­­­­­­­<strong>Periode Puncak</strong></span></span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;margin:0;"><span lang="SV"><span style="font-size:small;"><span style="font-family:Times New Roman;">3-5 bulan</span></span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;margin:0;"><span lang="SV"><span style="font-size:small;font-family:Times New Roman;"> </span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;margin:0;"><strong><span lang="SV"><span style="font-size:small;"><span style="font-family:Times New Roman;">Periode utama</span></span></span></strong></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;margin:0;"><em><span lang="SV"><span style="font-size:small;"><span style="font-family:Times New Roman;">Cerebrum</span></span></span></em></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;margin:0;"><span lang="SV"><span style="font-size:small;"><span style="font-family:Times New Roman;">Migrasi radial : korteks cerebri, nuklei profundus</span></span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;margin:0;"><em><span lang="SV"><span style="font-size:small;"><span style="font-family:Times New Roman;">Cerebellum</span></span></span></em></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;margin:0;"><span lang="SV"><span style="font-size:small;"><span style="font-family:Times New Roman;">Migrasi radial <span>             </span>: sel purkinje, nukleus dentatus</span></span></span></p>
<div style="border-right:medium none;border-top:medium none;border-left:medium none;border-bottom:windowtext 1.5pt solid;padding:0 0 1pt;">
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;margin:0;padding:0;"><span style="font-size:small;"><span lang="SV"><span style="font-family:Times New Roman;">Migrasi tangensial <span>      </span>: eksternal</span></span><span style="font-family:Symbol;" lang="SV"><span>®</span></span><span lang="SV"><span style="font-family:Times New Roman;">sel granuler internal</span></span></span></p>
</div>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;margin:0;"><span lang="SV"><span style="font-size:small;font-family:Times New Roman;"> </span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="line-height:150%;text-align:justify;margin:0;"><strong><span lang="SV"><span style="font-size:small;"><span style="font-family:Times New Roman;">Dua Proses dasar migrasi neuronal</span></span></span></strong></p>
<p class="MsoNormal" style="line-height:150%;text-align:justify;margin:0;"><span lang="SV"><span style="font-size:small;"><span style="font-family:Times New Roman;"><span>            </span>Dua polaa dasar migrasi neuronal berupa migrasi kearah radial dan tangensial. Di dalam cerebrum, migrasi radial dari sel-sel yang berasal dari zonaa ventrikuler dan subventrikuler merupakan mekanisme utama dalam pembentukan korteks dan struktur nukleus profundus. Di dalan cerebellum, migrasi radial menyebabkan terbentuknya sel purkinje, nukleus dentatus dan nukleus bagian atas yang lainnya.</span></span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="line-height:150%;text-align:justify;margin:0;"><span lang="SV"><span style="font-size:small;"><span style="font-family:Times New Roman;"><span>            </span>Migrasi tangensial merupakan perpindahan sel menuju permukaan pial, jugaa berlangsung dalam zona ventrikuler dan ventrikuler untuk membentuk korteks cerebri. Migrasi ke lateral paralel dengan permukaan pial sering terjadi setelah periode migrasi radial dalam upaya membentuk kelompok nauronal dalam batang otak dan medula spinalis.</span></span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="line-height:150%;text-align:justify;margin:0;"><span lang="SV"><span style="font-size:small;font-family:Times New Roman;"> </span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="line-height:150%;text-align:justify;margin:0;"><strong><span lang="SV"><span style="font-size:small;"><span style="font-family:Times New Roman;">Migrasi korteks cerebri</span></span></span></strong></p>
<p class="MsoNormal" style="line-height:150%;text-align:justify;margin:0;"><span lang="SV"><span style="font-size:small;"><span style="font-family:Times New Roman;"><span>            </span>Pada stadium dini, sebelum migrasi sel dapat membentuk lempeng kortikal, sel glial radial aakan menyebar dari permukaan ventrikuler sampai permukaan glia dimana ujung penyebaran akan membatasi pembentukan membran glia pada permukaan pial. Sel glia radial akan memberi tuntunan untuk migrasi sel neuron yang lebih muda dari tempat asalnya hingga mencapai lempeng kortikal. <span> </span>Kelompok sel primitif pertama akan mengadakan migrasi pertama untuk membentuk bakal lempeng. </span></span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="line-height:150%;text-align:justify;margin:0;"><span lang="SV"><span style="font-size:small;"><span style="font-family:Times New Roman;"><span>            </span>Setelah fase penting pertama penyebaran glial secara radial dan pembentukan preplate yang merupakan prokusor pembentukan neuron-neuron di zona marginal dan subplate, proses migrasi neuron untuk membentuk lempeng kortikal dimulai. Pada stadium selanjutnya, neuron-neuron yang diprodukasi di zona ssubventrikuler akan bermigrasi kearah zona intermediate tanpa mengadakan hubungan dengan permukaan ventrikuler. Pada usia kehamilan 20 hinggaa 24 minggu korteks cerebri sudah mempunyai komplemen neuron secara penuh.</span></span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="line-height:150%;text-align:justify;margin:0;"><strong><span lang="SV"><span style="font-size:small;"><span style="font-family:Times New Roman;">Organisasi</span></span></span></strong></p>
<p class="MsoNormal" style="line-height:150%;text-align:justify;margin:0;"><span lang="SV"><span style="font-size:small;"><span style="font-family:Times New Roman;"><span>            </span>Periode organisasi mencapai puncaknya pada bulan ke 5 kehamilan hingga beberapa tahun setelah lahir. hal yang didapatkan pada perkembangan utama periode organisasi meliputi : 1.pembentukan dan diferensiasi neuron subplate 2. membentuk bagian tepi yang sesuai, menentukan aarah pengembangan dan melapisi nauron kortikal 3. pengembangan dendrit dan percabangan axonal 4. pembentukan kontak sinaptik 5. apoptosis dan eliminasi selektif dalam proses neuronal dan ssinaps 6. proliferasi dan diferensiasi glia.</span></span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="line-height:150%;text-align:justify;margin:0;"><span lang="SV"><span style="font-size:small;"><span style="font-family:Times New Roman;"><span>                  </span></span></span></span></p>
<div style="border-right:medium none;border-top:medium none;border-left:medium none;border-bottom:windowtext 1.5pt solid;padding:0 0 1pt;">
<p class="MsoNormal" style="line-height:150%;text-align:justify;margin:0;padding:0;"><strong><span lang="SV"><span style="font-size:small;"><span style="font-family:Times New Roman;">Tabel 4 Organisasi</span></span></span></strong></p>
</div>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;margin:0;"><strong><span lang="SV"><span style="font-size:small;"><span style="font-family:Times New Roman;">Periode puncak</span></span></span></strong></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;margin:0;"><span lang="SV"><span style="font-size:small;"><span style="font-family:Times New Roman;">Bulan ke 5 kehamilan-beberapa tahun setelah lahir</span></span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;margin:0;"><span lang="SV"><span style="font-size:small;font-family:Times New Roman;"> </span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;margin:0;"><strong><span lang="SV"><span style="font-size:small;"><span style="font-family:Times New Roman;">Peristiwa utama</span></span></span></strong></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;margin:0;"><span lang="SV"><span style="font-size:small;"><span style="font-family:Times New Roman;">Neuron subplate-pembentukaan dan diferensiasi</span></span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;margin:0;"><span lang="SV"><span style="font-size:small;"><span style="font-family:Times New Roman;">Laminasi-tepi, arah dan melapisi neuron lempeng kortikal</span></span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;margin:0;"><span lang="SV"><span style="font-size:small;"><span style="font-family:Times New Roman;">Pertumbuhan neurit-percabangan dendrit dan axon</span></span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;margin:0;"><span lang="SV"><span style="font-size:small;"><span style="font-family:Times New Roman;">Sinaptogenesis</span></span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;margin:0;"><span lang="SV"><span style="font-size:small;"><span style="font-family:Times New Roman;">Kematian sel dan eliminasi selekstif dari proses neuronal dan dari sinaps</span></span></span></p>
<div style="border-right:medium none;border-top:medium none;border-left:medium none;border-bottom:windowtext 1.5pt solid;padding:0 0 1pt;">
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;margin:0;padding:0;"><span lang="SV"><span style="font-size:small;"><span style="font-family:Times New Roman;">Proliferasi gliaa dan diferensiasi</span></span></span></p>
</div>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;margin:0;"><span lang="SV"><span style="font-size:small;"><span style="font-family:Times New Roman;"><span>  </span></span></span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="line-height:150%;text-align:justify;margin:0;"><span lang="SV"><span style="font-size:small;"><span style="font-family:Times New Roman;">Peristiwa-peristiwa dalam organisasi tersebut sangat peenting karena sangat berpengaruh dalam pembentukaan jaringan dalam otak dan mempersiapkan fase terakhir yakni myelinisasi.</span></span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="line-height:150%;text-align:justify;margin:0;"><strong><span lang="SV"><span style="font-size:small;"><span style="font-family:Times New Roman;">Neuronal subplate</span></span></span></strong></p>
<p class="MsoNormal" style="line-height:150%;text-align:justify;margin:0;"><span lang="SV"><span style="font-size:small;"><span style="font-family:Times New Roman;"><span>            </span>Sel yang diperlukan untuk membentuk neurom subplate diproduksi di zona germinative dan mengadakan migrasi ke zona marginal primitif pada usia 7 minggu kehamilan sebelum terjadi pembentukan dan migrasi neuron-neuron di lempeng kortikal. Neuron subplate secara cepat mengadakan diferensiasi morfologis dalam bentuk reseptor neurotransmiter (GABA, asam amino eksitatori)neuropeptida dan faktor pertumbuhan (faktor pertumbuhan saraf, neuropeptida gamma, somatostatin, calbindin). Neuron subplate merupakan pusat pertumbuhan dendrit, sinaps dan perluasan kolateral axon yang menutupi korteks cerebral, bagian kortikal dan subkortikal lainnya (thalamus, regio kortikal lainnya, corpus callosum).</span></span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="line-height:150%;text-align:justify;margin:0;"><span lang="SV"><span style="font-size:small;"><span style="font-family:Times New Roman;"><span>            </span>Fungsi neuron subplate dijabarkan oleh Shatz dkk. Pertama, neuron subplate akan mempersiapkan tempat untuk kontak ssinaptik dari axon diatasnya yang berasal dari thalamus dan atau bagian kortikal lainnya. Kedua, Neuron subplate berfungsi untuk menetaapkan jaringan fungsional ssinaptik aantara aferen dan target kortikal. Fungsi ke tigaa akan diarahkan oleh axon ssubplate yang masuk di cerebral korteks dari axon ascending ke arah target. Fungsi ke empat neuron subplate berpengaruh dalam organisasi cerebral kortikal; Fungsi ke lima tampaknya dimediasi oleh kolateral axxon descending dari neuron subplate; kolateral tersebut berperan sebagai pendahulu aatau petunjuk arah bagi korteks cerebri menuju target subcortikal, misalnya thalamus, corpus calosum, dan tempat-tempat lain dalam korteks. </span></span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="line-height:150%;text-align:justify;margin:0;"><span lang="SV"><span style="font-size:small;"><span style="font-family:Times New Roman;">Lapisan neuron subplate pada korteks frontalis mencapai puncaknya pada usia 22 dan 34 minggu kehamilan. Program kematian sel (aapoptosis) dari lapisan ini dimulai secara umum padaa bagian aaakhir trimester ke 3, dan 90% neuron subplate akan menghilang setelah ussia 6 bulan post natal.</span></span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="line-height:150%;text-align:justify;margin:0;"><strong><span lang="SV"><span style="font-size:small;"><span style="font-family:Times New Roman;">Laminasi dan Pertumbuhan Neurit</span></span></span></strong></p>
<p class="MsoNormal" style="line-height:150%;text-align:justify;margin:0;"><span lang="SV"><span style="font-size:small;"><span style="font-family:Times New Roman;"><span>            </span>Setelah mencapai tepi yang diperlukan, sel neuronal akan menyelubungi neuron kortikal. Laminasi merupakan bagian akhir proses migrasi neeuronal. Laminasi terjadi diantara proses organisasi kortikal paling awal. Pertumbuhan neurit yang merupakan perkembangan dari dendrit dan percabangan axon merupakan aktivitas perkembangan yang dominan di dalam korteks cerebri.</span></span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="line-height:150%;text-align:justify;margin:0;"><span lang="SV"><span style="font-size:small;"><span style="font-family:Times New Roman;">Yang terjadi bersamaan dengan peningkatan dendrit dan axon adalah elemen sinaptik, perkembangan neurofibril dan pembesaran retikulum endoplasmik dalam sitoplasma sel. Bahan biokimia yang beruhubungan dengan perubahan tersebut adalah peningkatan jumlah RNA cerebral dan protein yang berhubungan dengan DNA. Perkembangan dendrit pada awalnya terjadi di thalamus dan batang otak.</span></span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="line-height:150%;text-align:justify;margin:0;"><span lang="SV"><span style="font-size:small;"><span style="font-family:Times New Roman;">Perubahan dendrit dapat diperlihatkan pada korteks visual selama trimester ke 3. Perkembangan dendrit tersebut bersamaan dengan dibentuknya ujung dendrit yang merupakan tempat kontaak ssinaps.</span></span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="line-height:150%;text-align:justify;margin:0;"><span lang="SV"><span style="font-size:small;"><span style="font-family:Times New Roman;"><span>                        </span>Jumlah sistem neuronal yang sedang berkembang sangat penting untuk menciptakan hubungan antar sel neuron dan merupakan dasar dalam proses organisasi berikutnya. </span></span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="line-height:150%;text-align:justify;margin:0;"><span lang="SV"><span style="font-size:small;"><span style="font-family:Times New Roman;"><span>            </span>Peningkatan volume cerebral kortikal terjadi bersamaam dengan perkembangan perubahan di dalam neurit kortikal. Fenomena tersebut terjadi secara cepat pada usia 28-40 minggu setelah konsepsi dan dapat ditunjukkaan secara kuaantitatif dengan menggunakan MRI untuk mengukur volume bagian kelabu korteks.</span></span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="line-height:150%;text-align:justify;margin:0;"><strong><span lang="SV"><span style="font-size:small;"><span style="font-family:Times New Roman;">Perkembangan Sinaaptik (sinaptogenesis)</span></span></span></strong></p>
<p class="MsoNormal" style="line-height:150%;text-align:justify;margin:0;"><span lang="SV"><span style="font-size:small;"><span style="font-family:Times New Roman;"><span>            </span>Pembentukan sinaps berbeda untuk tiap regio di otak. Jumlah ujung-ujung dendrit yang merupakan tempat kontak sinaptik, didalam medulaa retikuler akan meningkat hingga mencapai puncak padaaa usiaa 334-36 minggu kehamilan dan menurun secaraa sepat setelah lahir. Pada cerebrum, sinaptik pertaama sudah dijumpai pada neuron subplate dan neuron pada zona marginal. Pada hipokampus, sinaps didalam regio ini mulai meningkat pada ussia kehamilaan 1115 dan 16,5 minggu.</span></span></span></p>
<div style="border-right:medium none;border-top:medium none;border-left:medium none;border-bottom:windowtext 1.5pt solid;padding:0 0 1pt;">
<p class="MsoNormal" style="text-indent:-56.1pt;line-height:150%;text-align:justify;margin:0 0 0 56.1pt;padding:0;"><strong><span lang="SV"><span style="font-size:small;"><span style="font-family:Times New Roman;">Tabel 5 Pembentukaan sinaps dan eliminasi dalam kortekss cerebral manusia</span></span></span></strong></p>
</div>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;margin:0;"><span lang="SV"><span style="font-size:small;"><span style="font-family:Times New Roman;">Sinaptik pertama meliputi neuron subplate (misalnya 15-16 minggu fetal hipokampus)</span></span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-indent:-56.1pt;text-align:justify;margin:0 0 0 56.1pt;"><span lang="SV"><span style="font-size:small;"><span style="font-family:Times New Roman;">Ssinaptogenesis dalam lempeng kortikal lebih aktif<span>  </span>pada masa posstnatal</span></span></span></p>
<div style="border-right:medium none;border-top:medium none;border-left:medium none;border-bottom:windowtext 1.5pt solid;padding:0 0 1pt;">
<p class="MsoNormal" style="text-indent:-56.1pt;text-align:justify;margin:0 0 0 56.1pt;padding:0;"><span lang="SV"><span style="font-size:small;"><span style="font-family:Times New Roman;">Sebanyak 40% dari sinaps akan tereliminasi pada usia selanjutnya</span></span></span></p>
</div>
<p class="MsoNormal" style="text-indent:-56.1pt;text-align:justify;margin:0 0 0 56.1pt;"><span lang="SV"><span style="font-size:small;font-family:Times New Roman;"> </span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="line-height:150%;text-align:justify;margin:0;"><span lang="SV"><span style="font-size:small;"><span style="font-family:Times New Roman;"><span>            </span>Pada awalnya, dendrit tampak seperti bentukaan tipis, hanya memiliki percabangan minimal. Dalam proses perkembangan selanjutnya terdapat peningkatan jumlah dalam skala besar dengaan peningkatan maacam bentuk dendrit. Paada korteks visual, sinaptogenesia akan berjalan cepat aantara usiaa 2 hinggaa 4 bulan setelah lahir, yang merupakan waktu terpenting untuk perkembangan fungsi visual. Densitas maksimal dicapai dengan jumlah 40% sinaps.</span></span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="line-height:150%;text-align:justify;margin:0;"><span lang="SV"><span style="font-size:small;"><span style="font-family:Times New Roman;"><span>            </span>Pada masa bayi, sel-sel otak (neuron) berhubungaan satu dan lainnyaa dengan perantaraan 50 triliun sinaps, sedangkan pada usia dewasa, densitas sinaps meningkat 10 kali lipat hinggaa mencapai jumlah 500 triliun. Pada usia 3 tahun, jumlah hubungan sinaps akan mencapai 100s0 triliun, lebih banyak dari jumlah sinaps pada usia dewasa. Jumlah sinaps yang besar tersebut merupakan hal yang penting untuk menunjang keemampuan otak melalui berbagai pengalaman yang didapatnya.</span></span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="line-height:150%;text-align:justify;margin:0;"><span lang="SV"><span style="font-size:small;font-family:Times New Roman;"> </span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="line-height:150%;text-align:justify;margin:0;"><strong><span lang="SV"><span style="font-size:small;"><span style="font-family:Times New Roman;">Apoptosis dan eliminasi selekstif proses neuronal dan sinapsis</span></span></span></strong></p>
<p class="MsoNormal" style="line-height:150%;text-align:justify;margin:0;"><span style="font-size:10.5pt;line-height:150%;font-family:&quot;" lang="SV">Kematian sel dan eliminasi selektif dalam proses neuronal dan sinaps, atau peristiwa regresi dari perkembangan otak merupakan periode yang sangat penting. Hasil dari penelitian pada berbagai sistim neuronal menunjukkan bahwa setelah pembentukan bahan-bahan neuronal dengan proses proliferasi dan migrasi yang progresif, kematian sel akan terjadi selanjutnya. Walaupun terdapat berbagai macam tingkatan diantara regio-regio di otak, dikatakan setengah</span></p>
<p class="MsoNormal" style="line-height:150%;text-align:justify;margin:0;"><span style="font-size:10.5pt;line-height:150%;font-family:&quot;" lang="SV">dari neuron akan mati sebelum mengalami maturasi. Proses kematian sel diawali dan ditunjang oleh gen yang spesifik dan produk transkripsi mempunyai kemampuan untuk mengeliminasi neuron tersebut. Fase akhir yang berurutan dengan kematian sel merupakan masa yang penting dimana terjadi aktivasi kelompok sistin-protease yang dikenal dengan caspases. Istilah program kematian sel digunakan untuk menekankan bahwa hal ini merupakan proses perkembangan aktif. </span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-indent:36pt;line-height:150%;text-align:justify;margin:0;"><span style="font-size:10.5pt;line-height:150%;font-family:&quot;" lang="SV">Faktor yang mengaktivasi sistim kematian sel tampaknya berhubungan dengan beberapa cara kompetisi antar neuron hingga dicapai jumlah yang terbatas. Neuron yang hilang tersebut tampaknya mendukung 2 fungsi utama dalam perkembangan yaitu penambahan jumlah populasi yang saling berhubungan dari neuron dan eliminasi dari proses atau bahan-bahan yang kurang baik kualitasnya. Kegagalan kematian sel atau aktivasi yang berlebihan akan menimbulkan implikasi yang besar untuk perkembangan otak dan fungsi yang terkait. Proses organisasi neural pada masa mendatang didefinisikan sebagai kejadian regresif kedua, eliminasi selektif proses neural dan sinapsis. Eliminasi sinaps secara nyata terjadi pada batang otak yang sedang berkembang dan korteks bayi. Pada usia 3 tahun hingga dekade berikutnya akan terjadi eliminasi sinaps secara selektif; pada usia 15 tahun, jumlah sinaps akan menurun hingga setengahnya dan relatif menetap pada usia selanjutnya. Eliminasi sinaps secara selektif merupakan hal yang esensial untuk membentuk kematangan fungsi otak secara maksimal. Individu yang memliki sinaps yang berlebihan justru akan mengalami kelainan perilaku atau kelainan kognisi yang berat. Hal yang serupa, pada penelitian yang dilakukan pada kera menunjukkan kematangan kemampuan kognisi hanya akan tercapai setelah eliminasi slektif dari sinaps selesai dilakukan.</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-indent:36pt;line-height:150%;text-align:justify;margin:0;"><span style="font-size:10.5pt;line-height:150%;font-family:&quot;" lang="SV">Determinan dari eliminasi selektif proses neuronal dan sinapsis serupa dengan kematiansel. Aktivasi dari reseptor untuk NMDA tipe glutamat merupakan langkah penting dalam eliminasi sinaps selama perkembangan, setidaknya dalam cerebelum. Kematian sel dan eliminasi neuronal dan sinapsis selama periode perkembangan membawa implikasi untuk meningkatkan kemampuan plastisitas perkembangan otak yang akan menurun jika periode perkembangan otak telah lengkap. Hal tersebut merupakan kejadian yang bersifat regresif dan berguna jika terjadi cedera otak dimana proses neuronal dan eliminasi sinaps dapat ditahan jika diperlukan untuk mempertahankan fungsi.</span></p>
<p class="MsoNormal" style="line-height:150%;margin:0;"><span lang="SV"><span style="font-size:small;font-family:Times New Roman;"> </span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="line-height:150%;text-align:justify;margin:0;"><strong><span style="font-size:10.5pt;line-height:150%;font-family:&quot;" lang="SV">Proliferasi dan diferensiasi glia </span></strong><span style="font-size:10.5pt;line-height:150%;font-family:&quot;" lang="SV"></span></p>
<p class="MsoNormal" style="line-height:150%;text-align:justify;margin:0;"><span style="font-size:10.5pt;line-height:150%;font-family:&quot;" lang="SV">Proliferasi dan diferensiasi glia merupakan proses yang penting dalam perkembangan otak; jumlah glia melebihi jumlah neuron dalam SSP. Dalam cerebral korteks manusia, jumlah glia diperkirakan 1,25 hingga 1 dan merupakan sebagian besar dari tipe sel yang membentuk bagian putih otak.</span></p>
<p class="MsoNormal" style="line-height:150%;text-align:justify;margin:0;"><span style="font-size:10.5pt;line-height:150%;font-family:&quot;" lang="SV"> </span></p>
<p class="MsoNormal" style="line-height:150%;text-align:justify;margin:0;"><strong><span style="font-size:10.5pt;line-height:150%;font-family:&quot;" lang="SV">Garis keturunan glial dan diferensiasi dalam otak </span></strong><span style="font-size:10.5pt;line-height:150%;font-family:&quot;" lang="SV"></span></p>
<p class="MsoNormal" style="line-height:150%;text-align:justify;margin:0;"><strong><span style="font-size:10.5pt;line-height:150%;font-family:&quot;" lang="SV">Gambaran utama </span></strong><span style="font-size:10.5pt;line-height:150%;font-family:&quot;" lang="SV"></span></p>
<p class="MsoNormal" style="line-height:150%;text-align:justify;margin:0;"><span style="font-size:10.5pt;line-height:150%;font-family:&quot;" lang="SV">Astrosit dibentuk sebelum oligodendrosit </span></p>
<p class="MsoNormal" style="line-height:150%;text-align:justify;margin:0;"><span style="font-size:10.5pt;line-height:150%;font-family:&quot;" lang="SV">Glial progenitor merupakan sel-sel ventrikuler-subventrukuler dan glial radial </span></p>
<p class="MsoNormal" style="line-height:150%;text-align:justify;margin:0;"><span style="font-size:10.5pt;line-height:150%;font-family:&quot;" lang="SV">Proliferasi dari glial progenitor sering terjadi secara lokal (selama dan setelah migrasi) sama</span></p>
<p class="MsoNormal" style="line-height:150%;text-align:justify;margin:0;"><span style="font-size:10.5pt;line-height:150%;font-family:&quot;" lang="SV">baiknya dengan pada tempat asalnya </span></p>
<p class="MsoNormal" style="line-height:150%;text-align:justify;margin:0;"><strong><span style="font-size:10.5pt;line-height:150%;font-family:&quot;" lang="SV"> </span></strong></p>
<p class="MsoNormal" style="line-height:150%;text-align:justify;margin:0;"><strong><span style="font-size:10.5pt;line-height:150%;font-family:&quot;" lang="SV">Astrosit </span></strong><span style="font-size:10.5pt;line-height:150%;font-family:&quot;" lang="SV"></span></p>
<p class="MsoNormal" style="line-height:150%;text-align:justify;margin:0;"><span style="font-size:10.5pt;line-height:150%;font-family:&quot;" lang="SV">Subventrikuler progenitor</span></p>
<p class="MsoNormal" style="line-height:150%;text-align:justify;margin:0;"><span style="font-size:10.5pt;line-height:150%;font-family:&quot;" lang="SV">Radial glial </span></p>
<p class="MsoNormal" style="line-height:150%;text-align:justify;margin:0;"><strong><span style="font-size:10.5pt;line-height:150%;font-family:&quot;" lang="SV"> </span></strong></p>
<p class="MsoNormal" style="line-height:150%;text-align:justify;margin:0;"><strong><span style="font-size:10.5pt;line-height:150%;font-family:&quot;" lang="SV">Oligodendrosit </span></strong><span style="font-size:10.5pt;line-height:150%;font-family:&quot;" lang="SV"></span></p>
<p class="MsoNormal" style="line-height:150%;text-align:justify;margin:0;"><span style="font-size:10.5pt;line-height:150%;font-family:&quot;" lang="SV">Subventrikuler progenitor</span></p>
<p class="MsoNormal" style="line-height:150%;text-align:justify;margin:0;"><span style="font-size:10.5pt;line-height:150%;font-family:&quot;" lang="SV">Astrosit secara khusus diproduksi sebelum oligodendrosit. Progenitor sel glia merupakan sel yang berasal dari zona ventrikuler-subventrikuler dan radial glia. Proliferasi glia tidak seperti neuron, sering bersifat lokal, selama dan setelah migrasi sama baiknya dengan ditempat asalnya. Radial glia akan memproduksi astrosit dan oligodendrosit. Sel subventrikuler akan menjadi astrosit dan oligodendrosit. Sel terakhir dari progenitor subventrikuler adalah sel bipotensial dengan kapasitas mampu berdiferensiasi menjadi sel oligodendroglial atau astrosit.</span><span style="font-size:6pt;line-height:150%;font-family:&quot;" lang="SV"></span></p>
<p class="MsoNormal" style="line-height:150%;text-align:justify;margin:0;"><span style="font-size:10.5pt;line-height:150%;font-family:&quot;" lang="SV">Astrosit berperan sebagai sumber nutrisi yang kompleks dan pendukung dalam menciptakan keseimbangan neuronal dan didalam reaksi terhadap gangguan metabolik dan struktural. Astrosit akan mengambil glutamat secara berlebihan dan merubahnya menjadi glutamin dengan melalui proses yang menggunakan enzym yang spesifik; perpindahan glutamat dari ruang ekstra sel merupakan hal yang krusial untuk proteksi terhadap cedera eksitotoksik yang </span></p>
<p class="MsoNormal" style="line-height:150%;text-align:justify;margin:0;"><span style="font-size:10.5pt;line-height:150%;font-family:&quot;" lang="SV">merupakan akibat dari cedera, kejang atau hipoglikemia. Astrosit dibuat di zona germinatif, setelah migrasi neuron menuju lapisan kortikal bagian dalam, selanjutnya akan mengadakan migrasi ke korteks superfisial, hal tersebut penting untuk perkembangan normal dari neuron pada lapisan korteks pada bagian teratas. Proliferasi oligodendroglia dan diferensiasi penting untuk proses myelinisasi.</span></p>
<p class="MsoNormal" style="line-height:150%;text-align:justify;margin:0;"><span style="font-size:10.5pt;line-height:150%;font-family:&quot;" lang="SV"> </span></p>
<p class="MsoNormal" style="line-height:150%;text-align:justify;margin:0;"><strong><span style="font-size:10.5pt;line-height:150%;font-family:&quot;" lang="FI">Myelinisasi </span></strong><span style="font-size:10.5pt;line-height:150%;font-family:&quot;" lang="FI"></span></p>
<p class="MsoNormal" style="line-height:150%;text-align:justify;margin:0;"><span style="font-size:10.5pt;line-height:150%;font-family:&quot;" lang="FI">Myelinisasi adalah suatu proses pembentukana membran myelin sepanjang axon. Periode myelinisasi terjadi dalam waktu yang panjang, dimulai pada trimester II dan berlanjut hingga usia dewasa. Myelinisasi pada belahan otak merupakan proses yang sangat cepat yang terjadi setelah lahir. Proses myelinisasi dimulai dengan proliferasi oligodendroglia yang akan memanjang sesuai dengan tepi axon. Membran plasma oligodendroglia akan berubah menjadi membran myelin SSP.<span>  </span>Proses myelinisasi terdiri dari 2 fase: pertama proliferasi <span> </span>ligodendroglia dan diferensiasi, dan kedua terjadi penumpukan myelin sepanjang axon.</span></p>
<p class="MsoNormal" style="line-height:150%;text-align:justify;margin:0;"><span style="font-size:10.5pt;line-height:150%;font-family:&quot;" lang="FI"> </span></p>
<p class="MsoNormal" style="line-height:150%;margin:0;"><strong><span lang="SV"><span style="font-size:small;font-family:Times New Roman;">Perkembangan</span></span></strong><strong><span style="font-size:10.5pt;line-height:150%;font-family:&quot;" lang="SV"> oligodendroglia </span></strong><span style="font-size:10.5pt;line-height:150%;font-family:&quot;" lang="SV"></span></p>
<p class="MsoNormal" style="line-height:150%;text-align:justify;margin:0;"><span lang="SV"><span style="font-size:small;"><span style="font-family:Times New Roman;">Perkembanga<strong>n</strong></span></span></span><span style="font-size:10.5pt;line-height:150%;font-family:&quot;" lang="SV"> oligodendroglia terdiri dari 4 stadium dasar, pertama, progenitor<span>  </span>ligodendroglia akan berubah menjadi preoligodendrosit, oligodendrosit imatur lalu menjadi <span> </span>oligodendrosit matur. Progentor berasal dari zona ventrikuler-subventriculer yang mengalami proliferasi dan progenitor berupa sel bipolar, yang merupakan sel migrans yang mengalami mitosis aktif yang dikenal oleh antibodi monoklonal A2B5 dan NG2. Progenitor A2B5 <span> </span>diproduksi pada beberapa bulan terakhir kehamilan dan pada periode postnatal dini. Proses diferensiasi oligodendroglia menjadi preoligodendrosit, yang merupakan sel multipolar dikenali oleh antibodi monoklonal untuk sulfatide (O4). Gelombang migrasi sel-sel tersebut secara anatomi berhubungan dengan periventrikuler yang tampak dengan pemeriksaan MRI pada bayi prematur. O4 preoligodendrosit kemudian berdiferensiasi menjadi oligodendrosit imatur post mitotik yang merupakan sel multipolar yang dikenali oleh antibodi monoklonal terhadap galaktocebroside (O1). Pada trimester ke 3 kehamilan sel-sel tersebut dapat diamati perkembangannya yang tampak berupa garis tegas yang meluas menyelimuti sepanjang axon. </span><span style="font-family:&quot;" lang="SV"><span style="font-size:small;">Proses tersebut diikuti dengan diferensiasi menjadi oligodendrosit matur, yang merupakan sel multipolar dengan membran dan dikenali dengan antibodi untuk myelin basic protein dan protein proteolipid.<span>      </span></span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="line-height:150%;text-align:justify;margin:0;"><span style="font-size:small;"><span style="font-family:&quot;" lang="SV">Determinan molekuler pada proses ini adalah berbagai faktor pertumbuhan, hormon dan sitokin. </span><span style="font-family:&quot;" lang="EN-US">Molekul tersebut termasuk basic fibroblast growth factors (bFGF), neurotropin-3 (NT3), platelet-derived growth factors (PDGF), insulin-like growth factor (IGF-1), neuregulin, anggota IL-6 dan hormone tyroid.</span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-indent:36pt;line-height:150%;text-align:justify;margin:0;"><span style="font-family:&quot;" lang="EN-US"><span style="font-size:small;">Program kematian sel merupakan gambaran yang penting dalam perkembangan oligodendroglia, seperti pada neuron. Data penelitian menunjukkan apoptosis oligodendroglia mencapai 50% dalam proses perkembangannya.</span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-indent:36pt;line-height:150%;text-align:justify;margin:0;"><span style="font-family:&quot;" lang="PT-BR"><span style="font-size:small;"> </span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="line-height:150%;text-align:justify;margin:0;"><span style="font-size:small;"><strong><span style="font-family:&quot;" lang="PT-BR">Myelinisasi pada regio otak manusia </span></strong><span style="font-family:&quot;" lang="PT-BR"></span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="line-height:150%;text-align:justify;margin:0;"><span style="font-family:&quot;" lang="PT-BR"><span style="font-size:small;">Myelinisasi dimulai dari sistem saraf perifer, dimana sistim saraf motorik mengalami myelinisasi sebelum sistim saraf sensoris. Segera kelahiran, myelin tampak pada batang otak dan cerebelum dimana komponen terbesarnya menyelimuti sistim sensoris dan motoris. Sedangkanmyelinisasi pada SSP mempunyai tendensi untuk mendahulukan sistim saraf motorik. Myelinisasi pada hemisfer cerebral, terutama pada regio yang mengatur fungsi luhur dan perbedaan sensoris, sering sudah siap segera setelah lahir dan berlanjut pada dekade berikutnya.</span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="line-height:150%;text-align:justify;margin:0;"><span style="font-family:&quot;" lang="PT-BR"><span style="font-size:small;">Empat <span> </span>aturan utama yang secara umum mengatur myelinisasi pada manusia : 1. jalur proximal mengalami myelinisasi sebelum jalur distal 2. jalur saraf sensoris mengalami myelinisasi sebelum jalur motorik 3. jalur proyeksi mengalami myelinisasi sebelum jalur yang berhubungan dengan cerebral 4. lokasi sentral cerebral mengalami myelinisasi sebelum ujung cerebral 5. kutub oksipital mengalami myelinisasi sebelum bagian frontotemporal. Secara umum perubahan cepat dalam myelinisasi terjadi pada 8 bulan pertama post natal.</span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="line-height:150%;text-align:justify;margin:0;"><span lang="SV"><span style="font-size:small;font-family:Times New Roman;"> </span></span></p>
<br />Posted in 1  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/ayosz.wordpress.com/86/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/ayosz.wordpress.com/86/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/ayosz.wordpress.com/86/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/ayosz.wordpress.com/86/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/ayosz.wordpress.com/86/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/ayosz.wordpress.com/86/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/ayosz.wordpress.com/86/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/ayosz.wordpress.com/86/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/ayosz.wordpress.com/86/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/ayosz.wordpress.com/86/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/ayosz.wordpress.com/86/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/ayosz.wordpress.com/86/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/ayosz.wordpress.com/86/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/ayosz.wordpress.com/86/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=ayosz.wordpress.com&amp;blog=2130882&amp;post=86&amp;subd=ayosz&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://ayosz.wordpress.com/2009/01/12/perkembangan-sistem-saraf-pada-anak/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/7ce10523818323631e993b47d6b78331?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">ayosz</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Kita adalah Perawat</title>
		<link>http://ayosz.wordpress.com/2009/01/07/kita-adalah-perawat/</link>
		<comments>http://ayosz.wordpress.com/2009/01/07/kita-adalah-perawat/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 07 Jan 2009 07:24:16 +0000</pubDate>
		<dc:creator>ayosz</dc:creator>
				<category><![CDATA[1]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://ayosz.wordpress.com/?p=84</guid>
		<description><![CDATA[Beberapa informasi yang saya dengar, banyak Rumah Sakit (baca: perawat) mendirikan Komite Perawatan hanya sekedar untuk bersaing dengan Bidang Perawatan. Bahkan sampai hari kemarin pun ada seorang perawat dari sebuah rumah sakit datang ke saya, menyampaikan hal yang sama. Bila ini tejadi, tentu akan menjadi sesuatu yang kontra produktif bagi perawat sendiri. Mengapa demikian? Pengalaman [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=ayosz.wordpress.com&amp;blog=2130882&amp;post=84&amp;subd=ayosz&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Beberapa informasi yang saya dengar, banyak Rumah Sakit (baca: perawat) mendirikan Komite Perawatan hanya sekedar untuk bersaing dengan Bidang Perawatan. Bahkan sampai hari kemarin pun ada seorang perawat dari sebuah rumah sakit datang ke saya, menyampaikan hal yang sama.</p>
<p>Bila ini tejadi, tentu akan menjadi sesuatu yang kontra produktif bagi perawat sendiri. Mengapa demikian? Pengalaman dari puluhan Rumah Sakit yang memposisikan Komite Perawatan sebagai saingan Bidang Perawatan, mengalami nasib yang sangat tragis.</p>
<p>Ada dua pilihan yang akan terjadi. Apakah Bidang Perawatan yang ditiadakan atau Komite Perawatan yang dibubarkan.</p>
<p>Bila tidak sampai terjadi demikian, minimal salah satu dari keduanya ada yang tidak produktif alias mandul. Apakah Bidang Perawatan yang serba salah sehingga tidak bisa berbuat apa-apa, atau Komite Perawatan yang tidak memiliki eksistensi alias diabaikan.</p>
<p>Kejadian ini mestinya harus segera diakhiri. Sinergisme antara Komite Perawatan dengan Bidang Perawatan harus dilakukan, karena di sanalah perawatan akan memiliki bergaining yang cukup kuat.</p>
<p>Bukan sebaliknya, semangat untuk berkompetisi, semangat untuk saling meniadakan, semangat untuk saling menjegal, sampai semangat untuk ABS (Asal Bos Senang).</p>
<p>Komite Perawatan tanpa Bidang Perawatan tidak ada artinya karena aktifitas perawatan tidak akan berjalan. Kita semua paham, bahwa pengguna anggaran di sebuah rumah sakit adalah struktural. Maka Bidang Perawatanlah yang memiliki hak itu.</p>
<p>Tapi juga sebaliknya, Bidang Perawatan tanpa Komite Perawatan juga tidak akan efektif menelorkan kebijakan dan membuat perbaikan, karena kita tahu, Bidang Perawatan paling banter hanya empat orang. Yaitu Kabid dan Para Kasie. Dan posisi bidang identik dengan kepanjangan tangan manajemen rumah sakit. Dengan begitu, Bidang Perawatan tidak akan bisa berbuat banyak dalam urusan pembelaan tehadap profesi.</p>
<p>Maka sekali lagi, Sinergisme Bidang Perawatan dan Komite Perawatan harus dilakukan, apapun bentuknya. Masing-masing harus saling menguatkan, saling mengisi, saling mendorong, saling membesarkan sampai pada suatu titik, Profesi Perawat dilihat sebagai sebuah profesi yang benar-benar independen.</p>
<p>Bahkan kalau boleh saya berpendapat, hilangkan dikotomi Komite dan Bidang. Keuarlah dengan satu kata <em>“Perawatan atau Komunitas Perawat”. </em>Apalah artinya baju yang kita kenakan (Komite, Bidang, Wadir, Direktur dll) kalau tidak mampu memberikan kontribusi positif terhadap profesi yang sangat membutuhkan banyak pahlawan ini.</p>
<p>Selamat berjuang pahlawan-pahlawan perawatan, semoga kita bertemu pada muara kesejahteraan yang barokah.</p>
<p><a href="http://banyumasperawat.wordpress.com/2008/12/19/kita-adalah-perawat/">http://banyumasperawat.wordpress.com/2008/12/19/kita-adalah-perawat/</a></p>
<br />Posted in 1  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/ayosz.wordpress.com/84/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/ayosz.wordpress.com/84/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/ayosz.wordpress.com/84/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/ayosz.wordpress.com/84/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/ayosz.wordpress.com/84/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/ayosz.wordpress.com/84/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/ayosz.wordpress.com/84/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/ayosz.wordpress.com/84/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/ayosz.wordpress.com/84/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/ayosz.wordpress.com/84/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/ayosz.wordpress.com/84/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/ayosz.wordpress.com/84/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/ayosz.wordpress.com/84/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/ayosz.wordpress.com/84/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=ayosz.wordpress.com&amp;blog=2130882&amp;post=84&amp;subd=ayosz&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://ayosz.wordpress.com/2009/01/07/kita-adalah-perawat/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/7ce10523818323631e993b47d6b78331?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">ayosz</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Langkah-langkah membentuk komite keperawatan</title>
		<link>http://ayosz.wordpress.com/2009/01/07/langkah-langkah-membentuk-komite-keperawatan/</link>
		<comments>http://ayosz.wordpress.com/2009/01/07/langkah-langkah-membentuk-komite-keperawatan/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 07 Jan 2009 07:23:08 +0000</pubDate>
		<dc:creator>ayosz</dc:creator>
				<category><![CDATA[1]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://ayosz.wordpress.com/?p=82</guid>
		<description><![CDATA[Langkah-langkah membentuk komite keperawatan By annidaazmi Asuhan yang berkualitas mempunyai beberapa elemen (ICN) : 1. Meningkatnya kesehatan dalam waktu sesingkat mungkin, 2. Menekankan kepada pencegahan, penemuan dini, dan treatment, 3. Diberikan pada waktu yang tidak tertunda, 4. Dengan landasan pemahaman terjadi kerjasama dan partisipasi klien dalam membuat keputusan tentang proses asuhan, 5. Berdasarkan prinsip-prinsip ilmiah dan [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=ayosz.wordpress.com&amp;blog=2130882&amp;post=82&amp;subd=ayosz&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<h2>Langkah-langkah membentuk komite keperawatan</h2>
<p><span style="font-size:x-small;color:#777777;font-family:Arial;">By annidaazmi</span></p>
<div class="entry">
<div class="snap_preview">
<p>Asuhan yang berkualitas mempunyai beberapa elemen (ICN) : 1. Meningkatnya kesehatan dalam waktu sesingkat mungkin, 2. Menekankan kepada pencegahan, penemuan dini, dan treatment, 3. Diberikan pada waktu yang tidak tertunda, 4. Dengan landasan pemahaman terjadi kerjasama dan partisipasi klien dalam membuat keputusan tentang proses asuhan, 5. Berdasarkan prinsip-prinsip ilmiah dan cakap dalam penggunaan teknologi dan sumber-sumber keprofesian, 6. Menunjukan kesadaran akan stres dan kecemasan klien (dan keluarga) dengan concern akan kesejahteraan klien secara menyeluruh, 7. Memanfaatkan dengan efisien teknologi yang tepat dan sumber-sumber asuhan kesehatan lain, dan 8. Secara memadai didokumentasikan untuk memungkinkan kontinuitas asuhan dan telaah sejawat.<br />
Asuhan yang berkualitas dapat dicapai dengan adanya profesionalisme keperawatan. Pelayanan keperawatan profesional di RS diberikan oleh kelompok keperawatan. Kelompok keperawatan yang bertanggung jawab untuk terlaksananya peran dan kegiatan perawat di RS dapat berupa komite yang berada dalam struktur tetapi menjalankan peran fungsional. Komite Keperawatan di RS merupakan media utama untuk mengakomodasi dan memfasilitasi tumbuhnya komunitas profesi keperawatan melalui sistem pengampu keilmuan yang dapat mempertahankan profesionalisme pelayanan keperawatan yang diberikan.</p>
<p>A. Pengertian<br />
Komite Keperawatan merupakan wadah non struktural yang berkembang dari struktur organisasi formal rumah sakit bertujuan untuk menghimpun, merumuskan dan mengkomunikasikan pendapat dan ide-ide perawat/bidan sehingga memungkinkan penggunaan gabungan pengetahuan, keterampilan, dan ide dari staf profesional keperawatan.<br />
Komite Keperawatan merupakan oganisasi yang berfungsi sebagai wahana bagi tenaga keperawatan untuk berpartisipasi dalam memberikan masukan tentang hal-hal yang terkait masalah profesi dan teknis keperawatan.</p>
<p>B. Prinsip kegiatan Komite Keperawatan<br />
1. Prinsip sinergisme yang memberlihatkan thinking power kelompok terpilih untuk bersama-sama berupaya memperoleh keluaran yang lebih efektif.<br />
2. Tenaga keperawatan profesional diberdayakan untuk berkontribusi secara kolektif terhadap proses pengambilan keputusan yang berhubungan dengan pelayanan keperawatan.</p>
<p>C. Tujuan pembentukan Komite Keperawatan<br />
Mewujudkan profesionalisme dalam pelayanan keperawatan :<br />
1. Mengorganisasi kegiatan pelayanan keperawatan melalui penggabungan pengetahuan, keterampilan dan ide-ide.<br />
2. Menggabungkan sekelompok orang yang menyadari pentingnya sinergi dan kekuatan berpikir agar dapat memperoleh output yang paling efektif.<br />
3. Meningkatkan otonomi tenaga keperawatan dalam pengelolaan pelayanan keperawatan di RS.</p>
<p>D. Peran Komite Keperawatan<br />
1. Fasilitator pertumbuhan dan perkembangan profesi melalui kegiatan yang terkoordinasi.<br />
2. Tim kendali mutu untuk mempertahankan pelayanan kesehatan yang berkualitas dan aman.<br />
3. Problem solver dalam mengatasi masalah keperawatan yang terkait dengan etik dan sikap moral perawat.<br />
4. Investigator, kelompok peneliti yang mengkaji berbagai aspek keperawatan untuk meningkatkan pelayanan.<br />
5. Implementator,vmenjamin diterapkannya standar praktek, asuhan, dan prosedur.<br />
6. Human relation team, menjamin hubungan kerja dengan staff<br />
7. Designer/implementator/pemantau dan evaluator ide baru.<br />
8. Komunikator, edukator, negosiator, dan pemberi rekomendasi terhadap hasil kerja staff.</p>
<p>E. Fungsi Komite Keperawatan<br />
Dalam kaitan dengan pelayanan keperawatan di rumah sakit<br />
1. Menjamin tersedianya norma-norma : standar praktek/asuhan/prosedur keperawatan sesuai lingkup asuhan dan pelayanan serta aspek penting asuhan di seluruh area keperawan<br />
2. Menjaga kualitas asuhan melalui perumusan rencana peningkatan mutu keperawatan tingkat rumah sakit: menetapkan alat-alat pemantauan, besar sampel, nilai batas, metodologi pengumpulan data, tabulasi, serta analisis data.<br />
3. Mengkoordinasi semua kegiatan pemantauan mutu dan evaluasi keperawatan : jenis kegiatan, jadwal pemantauan dan evaluasi, penanggung-jawab pelaksana.<br />
4. Mengintegrasikan proses peningkatan mutu keperawatan dengan rencana rumah sakit untuk menemukan kecenderungan dan pola kinerja yang berdampak pada lebih dari satu departemen atau pelayanan.<br />
5. Mengkomunikasikan informasi hasil telaah mutu keperawatan kepada semua yang terkait, misalnya komite mutu rumah sakit.<br />
6. Mengusulkan solusi kepada manajemen atas masalah yang terkait dengan keprofesionalan tenaga dan asuhan dalam sistem pemberian asuhan, misalnya sistem pelaporan pasien, penugasan staf.<br />
7. Memprakarsai perubahan dalam meningkatkan mutu asuhan keperawatan.<br />
8. Berpartisipasi dalam komite mutu tingkat rumah sakit.<br />
9. Mempertahankan keterkaitan antara teori, riset dan praktek.</p>
<p>Dalam kaitan dengan anggota<br />
1. Menetapkan lingkup praktek, kompetensi dan kewenangan fungsional tenaga keperawatan.<br />
2. Merumuskan norma-norma: harapan dan pedoman perilaku.<br />
3. Menyediakan alat ukur pantau kinerja tenaga keperawatan.<br />
4. memelihara dan meningkatkan kompetensi untuk meningkatkan kinerja anggota.<br />
5. Membina dan menangani hal-hal yang berkaitan dengan etika profesi keperawatan.<br />
6. Mewujudkan komunitas profesi keperawatan.<br />
7. Merumuskan sistem rekruitmen dan retensi staff.</p>
<p>F. Garis besar tugas Komite Keperawatan<br />
1. Menyusun dan menetapkan Standar Asuhan Keperawatan di RS<br />
2. Memantau pelaksanaan asuhan keperawatan<br />
3. Menyusun model Praktek Keperawatan Profesional<br />
4. Memantau dan membina perilaku etik dan profesional tenaga keperawatan<br />
5. Meningkatkan profesionalisme keperawatan melalui peningkatan pengetahuan dan keterampilan seiring kemajuan IPTEK yang terintegrasi dengan perilaku yang baik.<br />
6. Bekerja-sama dengan Direktur/bidang keperawatan dalam merencanakan program untuk mengatur kewenangan profesi tenaga keperawatan dalam melakukan asuhan keperawatan sejalan dengan rencana strategi RS.<br />
7. Memberi rekomendasi dalam rangka pemberian kewenangan profesi bagi tenaga keperawatan yang akan melakukan tindakan asuhan keperawatan.<br />
8. Mengkoordinir kegiatan-kegiatan tenaga keperawatan, menyampaikan laporan kegiatan Komite Keperawatan secara berkala (setahun sekali) kepada seluruh tenaga keperawatan RS.</p>
<p>G. Struktur organisasi Komite Keperawatan</p>
<p>1. Ketua Komite<br />
Tujuan : Memberi kepemimpinan dan arah kepada sub komite<br />
Lingkup tugas :<br />
a. Mereview berbagai isu yang disajikan dan merujuk ke sub komite yang sesuai.<br />
b. Menjaga dan merekomendasi perbaikan-perbaikan yang diperlukan.<br />
c. Memberi bimbingan dan dukungan kepada sub komite.<br />
d. Memfasilitasi proses penetapan tujuan tahunan sub komite<br />
e. Mereview jadwal operasional tahunan</p>
<p>2. Sub Komite Praktek Keperawatan<br />
Tujuan : Menetapkan, mengimplementasikan dan menjaga standar praktek klinik keperawatan tertinggi, konsisten dengan standar profesional yang ditetapkan dan atau yang berkembang dan yang dipersaratkan lembaga pengatur.<br />
Lingkup tugas :<br />
a. Menetapkan lingkup praktek dari perawat profesional dan vokasional : peran dan tanggung jawab staf penunjang asuhan, dan kompetensi umum dan khusus.<br />
b. Menyusun dan memperbaiki uraian tugas dari staf klinik.<br />
c. Berpartisipasi dalam tim kredensial dari para pelaksana praktek yang ditetapkan.<br />
d. Mereview, menyetujui, dan memperbaiki standar asuhan klinik dibidang dimana asuhan keperawatan diberikan.<br />
e. Menyusun format evaluasi dan review sejawat untuk semua perawat klinik.<br />
f. Menggunakan temuan-temuan riset keperawatan kedalam praktek klinik bila cocok.<br />
g. Menyusun dan merevisi sistem dokumentasi keperawatan</p>
<p>3. Sub Komite Pengembangan Profesi<br />
Tujuan : Menetapkan, mengimplementasikan, dan menjaga standar kependidikan yang meningkatkan pertumbuhan keprofesian dan kompetensi klinik tanpa henti.<br />
Lingkup tugas :<br />
b. Menetapkan dan mengevaluasi kebutuhan pendidikan keperawatan dan menetapkan proses-proses untuk memenuhi kebutuhan kependidikan staf bersamaan dengan pengembangan staf.<br />
c. Meningkatkan akontabilitas individual para perawat untuk pendidikanyang diwajibkan dan memfasilitasi proses kredensial/sertifikasi ulang.<br />
d. Menetapkan peran dan tanggung jawab preseptor.<br />
e. Memelihara lingkungan yang kondusif untuk peningkatan dan pemanfaatan riset keperawatan.<br />
f. Berpartisipasi dalam program rekruitmen, pengakuan, dan retensi melalui kolaborasi dengan bagian SDM/HRD.</p>
<p>4. Sub Komite Mutu Keperawatan<br />
Tujuan : Memantau ketepatan dan efektifitas asuhan yang diberikan oleh staf keperawatan sekaligus mengkaji dan memastikan kepatuhan dengan standar dan praktek yang ditetapkan.<br />
Lingkup tugas :<br />
a. Menyusun, merevisi dan menyetujui rencana peningkatan mutu keperawatan.<br />
b. Mengintegrasikan peningkatan mutu keperawatan dengan rencana RS.<br />
c. Memantau dan memastikan kepatuhan terhadap standar yang telah ditetapkan.<br />
d. Memastikan kepatuhan terhadap jadwal pelaporan untuk perbaikan kinerja komite.<br />
e. Mensahkan dan memantau rencana peningkatan mutu unit.</p>
<p>H. Susunan organisasi<br />
1. Komite Keperawatan:<br />
a. Terdiri dari ketua, wakil dan sekretaris dan anggota.<br />
b. Ketua dipilih anggota dari 3 (tiga) calon ketua.<br />
c. Dipilih setiap 3 tahun dan ditetapkan dengan SK direksi.<br />
d. Anggota dipilih dari perwakilan bidang keahlian dan kelompok tenaga keperawatan, misalnya medikal bedah, anak, kritikal dan kelompok Perawat Klinik, peer manager dll.<br />
e. Komite Keperawatan mempunyai sub komite.</p>
<p>I. Hubungan Komite dengan Direktur/Bidang Keperawatan<br />
Komite mempunyai peran yang sanat besar dalam membantu direksi dalam mencapai tujuan yang ditetapkan. Hubungan Komite dengan Direktur/Bidang keperawatan bukan hubungan atasan-bawahan, melainkan hubungan kerjasama, koordinasi, kemitraan, dan saling menguatkan.</p>
<p>Komite Keperawatan dapat menjadi :<br />
1. Media utama untuk mengakomodasi dan memfasilitasi berkembangnya profesional keperawatan yang dapat mempertahankan mutu pelayanan keperawatan yang diberikan.<br />
2. Menjadi mitra direktur/bidang keperawatan dalam mencapai visi dan misi serta tujuan bidang keperawatan.<br />
3. Membantu fungsi-fungsi manajemen dan menyelesaikan persoalan operasional.<br />
4. Memberi penasehatan terkait aspek profesi keperawatan.</p>
<p>Komite dalam struktur organisasi RSU kelas A (Depkes,2006)</p>
<p>Komite dalam struktur organisasi RSU kelas C</p>
<p>J. Persiapan pembentukan Komite Keperawatan<br />
1. Membentuk panitia persiapan<br />
2. Pengarahan bagi panitia persiapan<br />
3. Bedah buku, belajar dari komite RS lain.<br />
4. Menyusun program kerja : tujuan, sasaran, susunan organisasi, tata kerja, jadwal pertemuan, mekanisme laporan, masa kerja komite.<br />
5. Presentasi pada pimpinan daerah/dewan pendiri dan direksi RS.<br />
6. Sosialisasi.<br />
7. Pembentukan dan pengesahan komite.<br />
8. Implementasi kerja komite.<br />
9. Evaluasi.</p>
<p>Sumber : PPKC</p>
<p><a href="http://annidaazmi.wordpress.com/2008/12/24/langkah-langkah-membentuk-komite-keperawatan/">http://annidaazmi.wordpress.com/2008/12/24/langkah-langkah-membentuk-komite-keperawatan/</a></div>
</div>
<br />Posted in 1  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/ayosz.wordpress.com/82/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/ayosz.wordpress.com/82/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/ayosz.wordpress.com/82/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/ayosz.wordpress.com/82/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/ayosz.wordpress.com/82/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/ayosz.wordpress.com/82/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/ayosz.wordpress.com/82/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/ayosz.wordpress.com/82/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/ayosz.wordpress.com/82/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/ayosz.wordpress.com/82/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/ayosz.wordpress.com/82/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/ayosz.wordpress.com/82/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/ayosz.wordpress.com/82/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/ayosz.wordpress.com/82/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=ayosz.wordpress.com&amp;blog=2130882&amp;post=82&amp;subd=ayosz&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://ayosz.wordpress.com/2009/01/07/langkah-langkah-membentuk-komite-keperawatan/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/7ce10523818323631e993b47d6b78331?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">ayosz</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Ternyata, Banyak Pria Disfungsi Ereksi (DE) Tak Tahu Penyebab Sakitnya</title>
		<link>http://ayosz.wordpress.com/2009/01/07/ternyata-banyak-pria-disfungsi-ereksi-de-tak-tahu-penyebab-sakitnya/</link>
		<comments>http://ayosz.wordpress.com/2009/01/07/ternyata-banyak-pria-disfungsi-ereksi-de-tak-tahu-penyebab-sakitnya/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 07 Jan 2009 07:19:16 +0000</pubDate>
		<dc:creator>ayosz</dc:creator>
				<category><![CDATA[1]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://ayosz.wordpress.com/?p=79</guid>
		<description><![CDATA[Ternyata, Banyak Pria Disfungsi Ereksi (DE) Tak Tahu Penyebab Sakitnya 2 Januari, 2009 · Tidak ada Komentar Sumber : Kompas.com Hampir 50 persen pasien dengan disfungsi ereksi (DE) tidak menyadari adanya hubungan antara disfungsi ereksi dengan faktor yang menyebabkannya. Demikian hasil survei kualitatif yang baru-baru ini dilakukan Bayer Schering Pharma baru-baru untuk memperlihatkan sejauh mana pemahaman [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=ayosz.wordpress.com&amp;blog=2130882&amp;post=79&amp;subd=ayosz&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p class="MsoNormal" style="line-height:normal;margin:0 0 10pt;"><strong><span style="font-size:18pt;font-family:&quot;">Ternyata, Banyak Pria Disfungsi Ereksi (DE) Tak Tahu Penyebab Sakitnya</span></strong></p>
<p class="MsoNormal" style="line-height:normal;margin:0 0 10pt;"><strong><span style="font-size:12pt;font-family:&quot;">2 Januari, 2009 · <a href="http://priasehat.wordpress.com/2009/01/02/ternyata-banyak-pria-disfungsi-ereksi-de-tak-tahu-penyebab-sakitnya/#comments"><span style="color:blue;">Tidak ada Komentar</span></a></span></strong></p>
<p class="MsoNormal" style="line-height:normal;margin:0 0 10pt;"><span style="font-size:12pt;font-family:&quot;">Sumber : <strong><em><a href="http://www.kompas.com/read/xml/2008/12/16/1948132/ternyata.banyak.pria.de.tak.tahu.penyebab.sakitnya"><span style="color:blue;">Kompas.com</span></a></em></strong></span></p>
<p class="MsoNormal" style="line-height:normal;margin:0 0 10pt;"><span style="font-size:12pt;font-family:&quot;">Hampir 50 persen pasien dengan disfungsi ereksi (DE) tidak menyadari adanya hubungan antara disfungsi ereksi dengan faktor yang menyebabkannya.</span></p>
<p class="MsoNormal" style="line-height:normal;margin:0 0 10pt;"><span style="font-size:12pt;font-family:&quot;">Demikian hasil survei kualitatif yang baru-baru ini dilakukan Bayer Schering Pharma baru-baru untuk memperlihatkan sejauh mana pemahaman para pria di dunia mengenai disfungsi ereksi dan bagaimana para pria tersebut mencari pengobatan.</span></p>
<p class="MsoNormal" style="line-height:normal;margin:0 0 10pt;"><span style="font-size:12pt;font-family:&quot;">Prof Professor Siegfried Meryn, dalam paparannya mengenai survei yang dilakukan lembaga survei pasar Taylor Nelson Sofres (TNS), dalam siaran pers yang dilansir Bayer Schering Pharma, Selasa (16/12), di Jakarta, para penderita DE sangat menginginkan kembalinya kesempurnaan dalam hubungan seksualnya.</span></p>
<p class="MsoNormal" style="line-height:normal;margin:0 0 10pt;"><span style="font-size:12pt;font-family:&quot;">Yang paling mengejutkan adalah, ternyata sebanyak 70 persen dari pria menyebutkan dirinya akan bertindak lebih cepat apabila mereka telah mengetahui penyebab disfungsi ereksi sejak dini dan bagaimana disfungsi ereksi ini disebabkan juga oleh penyakit lain, ujarnya.</span></p>
<p class="MsoNormal" style="line-height:normal;margin:0 0 10pt;"><span style="font-size:12pt;font-family:&quot;">Selain itu, sebanyak 80 persen dari pasien yang menderita disfungsi ereksi telah mengkonsultasikan kondisinya kepada dokter dan ahli sehingga disfungsi ereksi bukan lagi sesuatu yang tabu bagi para pria. Ketakutan bahwa penyakit lain dapat menyebabkan disfungsi ereksi merupakan alasan terpenting bagi para pasien untuk menemui dokter.</span></p>
<p class="MsoNormal" style="line-height:normal;margin:0 0 10pt;"><span style="font-size:12pt;font-family:&quot;">Hasil survei juga menunjukkan, para ahli urologi dapat memakai pendekatan menyeluruh untuk memperlihatkan hubungan antara disfungsi ereksi dan penyakit yang menyebabkannya dan menghimbau pasien agar mau untuk membicarakan kondisinya. “Yang lebih penting lagi, mencari pengobatan yang tepat bagi penyakit-penyakit yang menyebabkan disfungsi ereksi,” kata Professor Siegfried Meryn, President of the International Society for Mens Health.</span></p>
<p class="MsoNormal" style="line-height:normal;margin:0 0 10pt;"><span style="font-size:12pt;font-family:&quot;">Pengobatan untuk mendapatkan kehidupan seksual yang normal kembali merupakan hal penting bagi kebanyakan penderita DE baik itu dengan penyakit-penyakit penyebabnya maupun tidak. Hasil survei menunjukan, pria mementingkan mencari pengobatan bagi disfungsi ereksi yang menjamin ereksi lebih cepat dan lama. Padahal keseluruhan kondisi fungsi tubuh memerangkan fungsi yang cukup signifikan bagi penderita disfungsi ereksi.</span></p>
<p class="MsoNormal" style="line-height:normal;margin:0 0 10pt;"><span style="font-size:12pt;font-family:&quot;">Disfungsi ereksi merupakan kondisi yang dialami lebih dari 150 juta pria di dunia, dan prevalensinya diperkirakan terus bertambah sesuai usia. Sebanyak 50 persen pria di dunia dengan usia di atas 40 tahun diperkirakan mengalami disfungsi ereksi.</span></p>
<p class="MsoNormal" style="line-height:normal;margin:0 0 10pt;"><span style="font-size:12pt;font-family:&quot;">Disfungsi ereksi dapat disalahpersepsikan sebagai fenomena dari penuaan pada pria. Padahal, sebenarnya disfungsi ereksi merupakan satu tanda dan indikator bagi komplikasi penyakit seperti diabetes, gangguan kolesterol, darang tinggi dan kegemukan.</span></p>
<p class="MsoNormal" style="line-height:normal;margin:0 0 10pt;"><em><span style="font-size:12pt;font-family:&quot;">Evy Rachmawati</span></em></p>
<p class="MsoNormal" style="line-height:normal;margin:0 0 10pt;"><span style="font-size:12pt;font-family:&quot;">http://priasehat.wordpress.com/2009/01/02/ternyata-banyak-pria-disfungsi-ereksi-de-tak-tahu-penyebab-sakitnya/</span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin:0 0 10pt;"><span style="font-size:small;font-family:Calibri;"> </span></p>
<br />Posted in 1  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/ayosz.wordpress.com/79/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/ayosz.wordpress.com/79/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/ayosz.wordpress.com/79/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/ayosz.wordpress.com/79/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/ayosz.wordpress.com/79/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/ayosz.wordpress.com/79/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/ayosz.wordpress.com/79/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/ayosz.wordpress.com/79/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/ayosz.wordpress.com/79/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/ayosz.wordpress.com/79/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/ayosz.wordpress.com/79/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/ayosz.wordpress.com/79/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/ayosz.wordpress.com/79/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/ayosz.wordpress.com/79/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=ayosz.wordpress.com&amp;blog=2130882&amp;post=79&amp;subd=ayosz&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://ayosz.wordpress.com/2009/01/07/ternyata-banyak-pria-disfungsi-ereksi-de-tak-tahu-penyebab-sakitnya/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/7ce10523818323631e993b47d6b78331?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">ayosz</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Muak dan Bosan Sebagai Perawat, Akhirnya Beralih Jadi Pelacur</title>
		<link>http://ayosz.wordpress.com/2009/01/07/muak-dan-bosan-sebagai-perawat-akhirnya-beralih-jadi-pelacur/</link>
		<comments>http://ayosz.wordpress.com/2009/01/07/muak-dan-bosan-sebagai-perawat-akhirnya-beralih-jadi-pelacur/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 07 Jan 2009 07:16:23 +0000</pubDate>
		<dc:creator>ayosz</dc:creator>
				<category><![CDATA[1]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://ayosz.wordpress.com/?p=76</guid>
		<description><![CDATA[Muak dan Bosan Sebagai Perawat, Akhirnya Beralih Jadi Pelacur 2 weeks ago ago by qsps. Spam? Tag: Artikel, Berita, Yang Heboh, pelacur, Perawat 22/12/08 (ANTARA News)  Gara-gara Muak, beberapa perawat di Queenland, Australia, beralih profesi sebagai pelacur.  Harian The Courier-Mail melaporkan, seorang perawat yang sudah bekerja selama 10 tahun mengaku dia dan paling tidak empat [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=ayosz.wordpress.com&amp;blog=2130882&amp;post=76&amp;subd=ayosz&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p class="MsoNormal" style="line-height:normal;text-align:center;margin:15.95pt 0;"><a href="http://hebohunik.wordpress.com/2008/12/23/muak-dan-bosan-sebagai-perawat-akhirnya-beralih-jadi-pelacur/"><strong><span style="font-size:16pt;color:windowtext;font-family:&quot;">Muak dan Bosan Sebagai Perawat, Akhirnya Beralih Jadi Pelacur</span></strong></a><strong><span style="font-size:16pt;font-family:&quot;"> </span></strong></p>
<p class="MsoNormal" style="line-height:140%;text-align:justify;margin:12pt 0;"><em><span style="font-size:10pt;line-height:140%;font-family:&quot;">2 weeks ago ago by </span></em><a href="http://hebohunik.wordpress.com/"><em><span style="font-size:10pt;color:windowtext;line-height:140%;font-family:&quot;">qsps</span></em></a><span style="font-size:10pt;line-height:140%;font-family:&quot;">. </span><a href="http://wordpress.com/report-spam/?url=hebohunik.wordpress.com"><span style="font-size:10pt;color:windowtext;line-height:140%;font-family:&quot;">Spam?</span></a><span style="font-size:10pt;line-height:140%;font-family:&quot;"> Tag: </span><a href="http://wordpress.com/tag/artikel/"><span style="font-size:10pt;color:windowtext;line-height:140%;font-family:&quot;">Artikel</span></a><span style="font-size:10pt;line-height:140%;font-family:&quot;">, </span><a href="http://wordpress.com/tag/berita/"><span style="font-size:10pt;color:windowtext;line-height:140%;font-family:&quot;">Berita</span></a><span style="font-size:10pt;line-height:140%;font-family:&quot;">, </span><a href="http://wordpress.com/tag/yang-heboh/"><span style="font-size:10pt;color:windowtext;line-height:140%;font-family:&quot;">Yang Heboh</span></a><span style="font-size:10pt;line-height:140%;font-family:&quot;">, </span><a href="http://wordpress.com/tag/pelacur/"><span style="font-size:10pt;color:windowtext;line-height:140%;font-family:&quot;">pelacur</span></a><span style="font-size:10pt;line-height:140%;font-family:&quot;">, </span><a href="http://wordpress.com/tag/perawat/"><strong><span style="font-size:10pt;color:windowtext;line-height:140%;font-family:&quot;">Perawat</span></strong></a></p>
<p class="MsoNormal" style="line-height:140%;text-align:justify;margin:12pt 0;"><span style="font-size:12pt;line-height:140%;font-family:&quot;">22/12/08 (ANTARA News)  Gara-gara Muak, beberapa perawat di Queenland, Australia, beralih profesi sebagai pelacur.  Harian The Courier-Mail melaporkan, seorang perawat yang sudah bekerja selama 10 tahun mengaku dia dan paling tidak empat temannya telah pindah kerja sebagai pelacur. “Kami tidak tahan lagi bekerja di lingkungan yang sangat kekurangan tenaga dan sangat membuat stress,” ujar bekas perawat yang namanya hanya diketahui bernama Jenna. “Saya bertugas terlalu banyak tapi digaji sangat kurang. Kalau berbuat salah hingga menyebabkan kematian, saya bisa didakwa,” kata ibu dua anak itu mengenai pekerjaannya sebagi perawat. “Saya sampai pada kesimpulan bahwa kekurangan tenaga perawat bukanlah masaah saya.Tanggung jawab saya adalah jangan sampai saya kena guncangan jiwa atau dipenjara karena berbuat kesalahan fatal.” Salah satu petinggi di Serikat pekerja Perawat Queensland, Beth Mohle mengaku bahwa banyak perawat keluar karena beban kerja dan stres. Tingkat kekecewaan mereka juga sangat tinggi. “Sebuah survai tahun lalu mendapati bahwa sebagian besar perawat senang untuk merawat tapi benci pekerjaan mereka,” katanya. “Perawat merasa mereka tidak dapat memberikan kualitas perawatan seperti yang mereka inginkan.” Mohle mengemukakan bahwa sekitar 7.300 perawat bekerja di Queensland sedangkan jumlah perawat se-Australia adalah sekitar 16.100 orang. Survai serikat perawat itu juga mendapati bahwa 45 persen perawat pernah mengalami kekerasan kerja. Peristiwanya lebih banyak terjadi di instansi kesehatan pemerintah maupun rumah jompo dibandingkan dengan unit milik swasta. Jenna bahkan berkata kekerasan lebih rawan terjadi di rumah sakit dibandingkan di tempat pelacuran. “Petugas Keamanan di rumah bordil bekerja baik. Ada tombol alarm di kamar dan kalau kami curiga terhadap pelanggan, kami dilengkapi gelang khusus.” Jenna berkata bahwa dia memilih tempat kerja yang jauh agar profesi barunya itu tidak diketahui keluarga. “Berangkat dari rumah saya pakai baju perawat berikut kartu pengenalnya. Sampai tempat kerja saya berganti pakaian. Yang lain juga begitu,” katanya. Menteri Kesehatan negara bagian Queensland, Stephen Robertson, kecewa dengan perawat yang beralih karier itu. “Perawat di Queensland mendapat gaji terbesar sejak upah naik 26 persen pada tahun 2006,” katanya. Alasan lain Jenna berhenti jadi perawat adalah “tempat istirahat yang sempit” serta kurangnya pengakuan yang mereka terima.“Setelah Ledakan bom di Bali, unit luka bakar di rumah sakit Royal Brisbane and Women mendapat banyak tambahan pasien. Akhirnya, dokterlah yang mendapat penghargaan sedangkan perawat tidak mendapat apapun,” katanya.(*)</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;margin:0 0 10pt;"><span style="font-size:12pt;line-height:115%;font-family:&quot;">http://hebohunik.wordpress.com/2008/12/23/muak-dan-bosan-sebagai-perawat-akhirnya-beralih-jadi-pelacur/</span></p>
<br />Posted in 1  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/ayosz.wordpress.com/76/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/ayosz.wordpress.com/76/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/ayosz.wordpress.com/76/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/ayosz.wordpress.com/76/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/ayosz.wordpress.com/76/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/ayosz.wordpress.com/76/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/ayosz.wordpress.com/76/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/ayosz.wordpress.com/76/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/ayosz.wordpress.com/76/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/ayosz.wordpress.com/76/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/ayosz.wordpress.com/76/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/ayosz.wordpress.com/76/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/ayosz.wordpress.com/76/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/ayosz.wordpress.com/76/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=ayosz.wordpress.com&amp;blog=2130882&amp;post=76&amp;subd=ayosz&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://ayosz.wordpress.com/2009/01/07/muak-dan-bosan-sebagai-perawat-akhirnya-beralih-jadi-pelacur/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/7ce10523818323631e993b47d6b78331?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">ayosz</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>ASUHAN KEPERAWATAN DHF</title>
		<link>http://ayosz.wordpress.com/2009/01/07/asuhan-keperawatan-dhf/</link>
		<comments>http://ayosz.wordpress.com/2009/01/07/asuhan-keperawatan-dhf/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 07 Jan 2009 06:31:53 +0000</pubDate>
		<dc:creator>ayosz</dc:creator>
				<category><![CDATA[1]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://ayosz.wordpress.com/?p=73</guid>
		<description><![CDATA[ASUHAN KEPERAWATAN DHF   PENGKAJIAN I. Identitas    Umur, sering terjadi pada anak-anak umur 1 – 4 tahun dan 5 – 10 tahun, tidak terrdapat      perbedaan  jenis kelamin tetapi kematian lebih sering terjadi  pada anak perempuan, lingkungan tempat tinggal pasien merupakan endemic DHF dan sering terjadi pada musin hujan II.Riwayat Keperawatan 1.      Keluhan utama : [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=ayosz.wordpress.com&amp;blog=2130882&amp;post=73&amp;subd=ayosz&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div class="Section1">
<p class="MsoNormal" style="line-height:normal;text-align:center;margin:0;" align="center"><strong><span lang="EN-US"><span style="font-size:small;"><span style="font-family:Times New Roman;">ASUHAN KEPERAWATAN DHF</span></span></span></strong></p>
<p class="MsoNormal" style="margin:0;"><strong><span lang="EN-US"><span style="font-size:small;font-family:Times New Roman;"> </span></span></strong></p>
<p class="MsoNormal" style="margin:0;"><strong><span lang="EN-US"><span style="font-size:small;"><span style="font-family:Times New Roman;">PENGKAJIAN</span></span></span></strong></p>
<p class="MsoNormal" style="margin:0;"><span lang="EN-US"><span style="font-size:small;font-family:Times New Roman;">I<strong><em>. Identitas</em></strong> </span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-indent:-9.35pt;margin:0 0 0 9.35pt;"><span lang="EN-US"><span style="font-size:small;"><span style="font-family:Times New Roman;"><span>   </span>Umur, sering terjadi pada anak-anak umur 1 – 4 tahun dan 5 – 10 tahun, tidak terrdapat<span>      </span>perbedaan<span>  </span>jenis kelamin tetapi kematian lebih sering terjadi<span>  </span>pada anak perempuan, lingkungan tempat tinggal pasien merupakan endemic DHF dan sering terjadi pada musin hujan </span></span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin:0;"><span lang="EN-US"><span style="font-size:small;font-family:Times New Roman;">II.<strong><em>Riwayat Keperawatan</em></strong> </span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-indent:-18pt;margin:0 0 0 30pt;"><span style="font-family:Times New Roman;"><span lang="EN-US"><span><span style="font-size:small;">1.</span><span style="font:7pt &quot;">      </span></span></span><span lang="EN-US"><span style="font-size:small;">Keluhan utama : demam tinggi dan mendadak, perdarahan (bintik-bintik merah pada<span>  </span>ekstremitas atas, dada dan mimisan/perdarahan gusi), kadang-kadang disertai dengan penurunan kesadaran serta kejang.</span></span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-indent:-18pt;margin:0 0 0 30pt;"><span style="font-family:Times New Roman;"><span lang="EN-US"><span><span style="font-size:small;">2.</span><span style="font:7pt &quot;">      </span></span></span><span lang="EN-US"><span style="font-size:small;">Riwayat Penyakit Sekarang</span></span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin:0 0 0 30pt;"><span lang="EN-US"><span style="font-size:small;font-family:Times New Roman;">Badan panas tinggi secara mendadak dalam waktu 2 – 7 hari, terdapat bintik merah pada ektremitas,dada,selaput mukosa mulut kering,mimisan,gusi ber darah,berak darah, pembesaran hepar, kadang disertai kejang dan penurunanan kesadaran</span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-indent:-18pt;margin:0 0 0 30pt;"><span style="font-family:Times New Roman;"><span lang="EN-US"><span><span style="font-size:small;">3.</span><span style="font:7pt &quot;">      </span></span></span><span lang="EN-US"><span style="font-size:small;">Riwayat penyakit dahulu</span></span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin:0 0 0 30pt;"><span lang="EN-US"><span style="font-size:small;font-family:Times New Roman;">Pernah menderita DHF untuk pertama kali pada usia lebih dari 1 tahun merupakan faktor utama patogenesis penyakit ini,malnutrisi.</span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-indent:-18pt;margin:0 0 0 30pt;"><span style="font-family:Times New Roman;"><span lang="EN-US"><span><span style="font-size:small;">4.</span><span style="font:7pt &quot;">      </span></span></span><span lang="EN-US"><span style="font-size:small;">Riwayat kesehatan keluarga</span></span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin:0 0 0 30pt;"><span lang="EN-US"><span style="font-size:small;font-family:Times New Roman;">Apakah ada keluarga yang terserang DHF</span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-indent:-18pt;margin:0 0 0 30pt;"><span style="font-family:Times New Roman;"><span lang="EN-US"><span><span style="font-size:small;">5.</span><span style="font:7pt &quot;">      </span></span></span><span lang="EN-US"><span style="font-size:small;">Riwayat kesehatan lingkungan</span></span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin:0 0 0 30pt;"><span lang="EN-US"><span style="font-size:small;font-family:Times New Roman;">Apakah lingkungan tempat tinggal sedang terserang wabah DHF. </span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin:0;"><span lang="EN-US"><span style="font-size:small;font-family:Times New Roman;">III.<strong><em>Pemeriksaan fisik</em></strong> </span></span></p>
<ol style="margin-top:0;" type="1">
<li class="MsoNormal"><span lang="EN-US"><span style="font-size:small;font-family:Times New Roman;">Keadaan umum dan tanda-tanda vital : Adanya penurunan kesadaran, kejang dan kelemahan; suhu tinggi; nadi cepat,lemah,kecil sampai tidak teraba;tekanan darah menurun (sistolok menurunb sampai 80 mmHg atau kurang.</span></span></li>
<li class="MsoNormal"><span lang="EN-US"><span style="font-size:small;font-family:Times New Roman;">Body system :</span></span></li>
</ol>
<p class="MsoNormal" style="text-indent:0;margin:0;"><span lang="EN-US"><span><span style="font:7pt &quot;">            </span></span></span><span lang="EN-US"><span style="font-size:small;font-family:Times New Roman;">Pernapasan (B1 : Breathing)</span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-indent:-20.1pt;margin:0 0 0 56.1pt;"><span lang="EN-US"><span style="font-size:small;"><span style="font-family:Times New Roman;"><span>       </span>Anamnesa : Pada derajat 1 dan 2 awal jarang terdapat gangguan pada sistem pernapasan kecuali bila pada derajat 3 dan 4 sering disertai keluhan sesak napas sehingga memerlukan pemasangan O2.</span></span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-indent:-20.1pt;margin:0 0 0 56.1pt;"><span lang="EN-US"><span style="font-size:small;"><span style="font-family:Times New Roman;"><span>       </span>Pemeriksaan fisik : Pada derajat 1 dan 2 kadang terdapat batuk dan pharingitis karena demam yang tinggi,suara napas tambahan (ronchi; wheezing), pada derajat 3 dan 4 napas dangkal dan cepat disertai<span>  </span>penurunan kesadaran. </span></span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-indent:0;margin:0;"><span lang="EN-US"><span><span style="font:7pt &quot;">            </span></span></span><span lang="EN-US"><span style="font-size:small;font-family:Times New Roman;">Cardiovaskuler (B2 : Bleeding)</span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-indent:-20.1pt;margin:0 0 0 56.1pt;"><span lang="EN-US"><span style="font-size:small;"><span style="font-family:Times New Roman;"><span>       </span>Anamnesa :<span>                                                                                                                                                                      </span>Pada derajat 1dan 2<span>  </span>keluhan memdadak demam tinggi 2 – 7 hari<span>      </span>badan lemah,pusing,mual – muntah,derajat 3 dan 4 orang tua/keluarga melaporkan pasien mengalami penurunan kesadaran gelisah dan kejang.</span></span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-indent:-20.1pt;margin:0 0 0 56.1pt;"><span lang="EN-US"><span style="font-size:small;"><span style="font-family:Times New Roman;"><span>       </span>Pemeriksaan fisik :</span></span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-indent:-20.1pt;margin:0 0 0 56.1pt;"><span lang="EN-US"><span style="font-size:small;"><span style="font-family:Times New Roman;"><span>       </span>Derajat 1 Uji torniquet positif,merupakan satu-satunya manifestasi<span>      </span>perdarahan.</span></span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-indent:-20.1pt;margin:0 0 0 56.1pt;"><span lang="EN-US"><span style="font-size:small;"><span style="font-family:Times New Roman;"><span>       </span>Derajat 2 ptekie,purpura,echymosis dan perdarahan konjungtiva Derajat 3 kulit dingin pada daerah akral,nadi cepat,hipotensi,sakit kepala ,menurunnya<span>  </span>volome plasma,meningginya permeabilitas dinding pembuluh darah,trombositopenia dan diatesis hemoragic.</span></span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-indent:-20.1pt;margin:0 0 0 56.1pt;"><span lang="EN-US"><span style="font-size:small;"><span style="font-family:Times New Roman;"><span>       </span>Derajat 4 nadi tidak teraba dan tekanan darah tidak dapat diukur.</span></span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-indent:0;margin:0;"><span lang="EN-US"><span><span style="font:7pt &quot;">            </span></span></span><span lang="EN-US"><span style="font-size:small;font-family:Times New Roman;">Persarafan (B3: Brain)</span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-indent:-20.1pt;margin:0 0 0 56.1pt;"><span lang="EN-US"><span style="font-size:small;"><span style="font-family:Times New Roman;"><span>       </span>Anamnesa <img src='http://s2.wp.com/wp-includes/images/smilies/icon_razz.gif' alt=':P' class='wp-smiley' /> asien gelisah, cengeng dan rewel karena demam tinggi derajat 1dan 2 serta<span>  </span>penurunan tingkat kesadaran pada derajat 3 dan 4.</span></span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-indent:-20.1pt;margin:0 0 0 56.1pt;"><span lang="EN-US"><span style="font-size:small;"><span style="font-family:Times New Roman;"><span>       </span>Pemeriksaan fisik :</span></span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin:0 0 0 57pt;"><span lang="EN-US"><span style="font-size:small;font-family:Times New Roman;">Pada derajat 2 konjungtiva mengalami perdarahan, sedang penurun-anTingkat kesadaran (composmentis, ke-apatis, ke-somnolent,kesopor kekoma )atau gelisah,GCS menurun,pupil miosis atau midriasis,reflek fisiologis atau patologis sering terjadi pada derajat 3 dan 4.</span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin:0;"><span lang="EN-US"><span style="font-size:small;"><span style="font-family:Times New Roman;"><span>             </span>2.4.Perkemihan – Eliminasi Uri (B4: Bladder)</span></span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin:0;"><span lang="EN-US"><span style="font-size:small;"><span style="font-family:Times New Roman;"><span>                   </span>Anamnesa : Derajat 3 dan 4 kencing sedikit bahkan tidak ada kencing.</span></span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin:0;"><span lang="EN-US"><span style="font-size:small;"><span style="font-family:Times New Roman;"><span>                   </span>Pemeriksaan fisik<span>  </span>:</span></span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-indent:-56.1pt;margin:0 0 0 56.1pt;"><span lang="EN-US"><span style="font-size:small;"><span style="font-family:Times New Roman;"><span>                   </span>Produksi urin menurun(oliguria sampai anuria),warna berubah pakat dan berwana coklat tua pada derajat 3 dan 4.</span></span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin:0;"><span lang="EN-US"><span style="font-size:small;"><span style="font-family:Times New Roman;"><span>             </span>2.5.Pencernaan – Eliminasi Alvi (B5: Bowel)</span></span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-indent:-56.1pt;margin:0 0 0 56.1pt;"><span lang="EN-US"><span style="font-size:small;"><span style="font-family:Times New Roman;"><span>                   </span>Anamnesa : pada derajat 1 dan 2 mual dan muntah/tidak ada nafsu<span>       </span>makan,haus,sakit menelan,derajat 3 terdapat nyeri tekan pada ulu hati.</span></span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-indent:-56.1pt;margin:0 0 0 56.1pt;"><span lang="EN-US"><span style="font-size:small;"><span style="font-family:Times New Roman;"><span>                   </span>Pemeriksaan fisik :</span></span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-indent:-56.1pt;margin:0 0 0 56.1pt;"><span lang="EN-US"><span style="font-size:small;"><span style="font-family:Times New Roman;"><span>                   </span>Derajat 1 dan 2 Mukosa mulut kering,hiperemia tenggorokan, derajat 3 dan 4 terdapat pembesaran hati dan Nyeri tekan,sakitmenelan, pembesaran limfe,nyeri tekan epigastrik, hematemisis dan melena.</span></span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin:0 0 0 37.4pt;"><span lang="EN-US"><span style="font-size:small;font-family:Times New Roman;">2.6.Tulang – otot – integumen (B6: Bone)</span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-indent:-18.7pt;margin:0 0 0 56.1pt;"><span lang="EN-US"><span style="font-size:small;"><span style="font-family:Times New Roman;"><span>      </span>Anamnesa : pasien mengeluh otot,persendian dan<span>  </span>punggung,kepanas-an,wajah tampak merah<span>  </span>pada derajat 1 dan 2,derajat 3 dan 4 terdapat kekakuan otot/kelemahan otot dan tulang<span>  </span>akibat kejang atau tirah baring lama.</span></span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-indent:-18.7pt;margin:0 0 0 56.1pt;"><span lang="EN-US"><span style="font-size:small;font-family:Times New Roman;"> </span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-indent:-18.7pt;margin:0 0 0 56.1pt;"><span lang="EN-US"><span style="font-size:small;"><span style="font-family:Times New Roman;"><span>      </span>Pemeriksaan fisik :</span></span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-indent:-18.7pt;margin:0 0 0 56.1pt;"><span lang="EN-US"><span style="font-size:small;"><span style="font-family:Times New Roman;"><span>      </span>Nyeri pada sendi, otot,punggung dan kepala;kulit terasa panas, wajah<span>          </span>tampak merah dapat disertai tanda kesakitan,pegal seluruh tubuh derajat 1 dan 2 sedangkan derajat 3 dan 4 pasien mengalami parese atau kekakuan bahkan kelumpuhan.</span></span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin:0;"><strong><em><span lang="EN-US"><span style="font-size:small;"><span style="font-family:Times New Roman;">.IV. Data Penunjang</span></span></span></em></strong></p>
<p class="MsoNormal" style="text-indent:-18pt;margin:0 0 0 54pt;"><span style="font-family:Symbol;" lang="EN-US"><span><span style="font-size:small;">·</span><span style="font:7pt &quot;">         </span></span></span><span lang="EN-US"><span style="font-size:small;font-family:Times New Roman;">Hematokrit </span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin:0 0 0 36pt;"><span lang="EN-US"><span style="font-size:small;"><span style="font-family:Times New Roman;"><span>      </span>Normal <img src='http://s2.wp.com/wp-includes/images/smilies/icon_razz.gif' alt=':P' class='wp-smiley' /> CV/Hm= 3 X Hb</span></span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-indent:-18pt;margin:0 0 0 54pt;"><span style="font-family:Symbol;" lang="EN-US"><span><span style="font-size:small;">·</span><span style="font:7pt &quot;">         </span></span></span><span lang="EN-US"><span style="font-size:small;"><span style="font-family:Times New Roman;">Trombositopenia menurun atau kurang dari 100.000/mm<sup>3</sup></span></span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-indent:-18pt;margin:0 0 0 54pt;"><span style="font-family:Symbol;" lang="EN-US"><span><span style="font-size:small;">·</span><span style="font:7pt &quot;">         </span></span></span><span lang="EN-US"><span style="font-size:small;font-family:Times New Roman;">Masa perdarahan dan protombin memanjang</span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-indent:-18pt;margin:0 0 0 54pt;"><span style="font-family:Symbol;" lang="EN-US"><span><span style="font-size:small;">·</span><span style="font:7pt &quot;">         </span></span></span><span lang="EN-US"><span style="font-size:small;font-family:Times New Roman;">Lekopeni kadang-kadang lekositosis ringan </span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin:0;"><span style="font-size:small;"><span style="font-family:Times New Roman;"><strong><span lang="EN-US">Prioritas masalah Keperawatan </span></strong><span lang="EN-US">:</span></span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-indent:-18pt;margin:0 0 0 54pt;"><span style="font-family:Times New Roman;"><span lang="EN-US"><span><span style="font-size:small;">1.</span><span style="font:7pt &quot;">      </span></span></span><span lang="EN-US"><span style="font-size:small;">Mencegah terjadinya hipopolemik syok</span></span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-indent:-18pt;margin:0 0 0 54pt;"><span style="font-family:Times New Roman;"><span lang="EN-US"><span><span style="font-size:small;">2.</span><span style="font:7pt &quot;">      </span></span></span><span lang="EN-US"><span style="font-size:small;">Intik nutrisi yang adekuat.</span></span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-indent:-18pt;margin:0 0 0 54pt;"><span style="font-family:Times New Roman;"><span lang="EN-US"><span><span style="font-size:small;">3.</span><span style="font:7pt &quot;">      </span></span></span><span lang="EN-US"><span style="font-size:small;">Mencegah komplikasi, perdarahan dan infeksi.</span></span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-indent:-18pt;margin:0 0 0 54pt;"><span style="font-family:Times New Roman;"><span lang="EN-US"><span><span style="font-size:small;">4.</span><span style="font:7pt &quot;">      </span></span></span><span lang="EN-US"><span style="font-size:small;">Imformasi tentang proses penyakit</span></span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-indent:-18pt;margin:0 0 0 54pt;"><span style="font-family:Times New Roman;"><span lang="EN-US"><span><span style="font-size:small;">5.</span><span style="font:7pt &quot;">      </span></span></span><span lang="EN-US"><span style="font-size:small;">Cemas</span></span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin:0;"><strong><span lang="EN-US"><span style="font-size:small;font-family:Times New Roman;">Penatalaksanaan </span></span></strong></p>
<p class="MsoNormal" style="margin:0;"><span lang="EN-US"><span style="font-size:small;"><span style="font-family:Times New Roman;"><span>            </span>Pengobatan DHF hanya bersifat simtomatis dan suportif, yaitu :</span></span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-indent:-18.7pt;margin:0 0 0 18.7pt;"><span lang="EN-US"><span style="font-size:small;font-family:Times New Roman;">1.<span>  </span>Pemberian cairan yang cukup, diberikan untuk mengurangi rasa haus dan<span>      </span>dehidrasi akibat demam tinggi, anoreksia, dan muntah,pasien perlu diberikan minum sebanyak mungkin (1 – 2 liter dalam 24 jam) berupa air teh dengan gula,sirup atau susu dapat pula diberi oralit.</span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-indent:-18.7pt;margin:0 0 0 18.7pt;"><span lang="EN-US"><span style="font-size:small;font-family:Times New Roman;">2. Antipiretik, seperti golongan acetaminofen (paracetamol),jangan berikan sembarang golongan salisilat karena dapat menyebabkan perdarahan.</span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-indent:-18.7pt;margin:0 0 0 18.7pt;"><span lang="EN-US"><span style="font-size:small;font-family:Times New Roman;">3.<span>   </span>Surface cooling </span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin:0;"><span lang="EN-US"><span style="font-size:small;font-family:Times New Roman;">4.<span>   </span>Antikonvulsan, bila pasien kejang dapat diberikan :</span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-indent:-18pt;margin:0 0 0 36pt;"><span style="font-family:Wingdings;" lang="EN-US"><span><span style="font-size:small;">Ø</span><span style="font:7pt &quot;">  </span></span></span><span lang="EN-US"><span style="font-size:small;font-family:Times New Roman;">Diazepam (Valium)</span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-indent:-18pt;margin:0 0 0 36pt;"><span style="font-family:Wingdings;" lang="EN-US"><span><span style="font-size:small;">Ø</span><span style="font:7pt &quot;">  </span></span></span><span lang="EN-US"><span style="font-size:small;font-family:Times New Roman;">Fenobarbital (luminal)</span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin:0;"><span lang="EN-US"><span style="font-size:small;font-family:Times New Roman;"> </span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:left;margin:0;" align="left"><strong><span lang="EN-US"><span style="font-size:small;"><span style="font-family:Times New Roman;">Diagnosa Keperawatan </span></span></span></strong></p>
<ol style="margin-top:0;" type="1">
<li class="MsoNormal"><span lang="EN-US"><span style="font-size:small;font-family:Times New Roman;">Peningkatan suhu tubuh (Hipertermi) berhubungan dengan proses infeksi virus dengue (viremia).</span></span></li>
<li class="MsoNormal"><span lang="EN-US"><span style="font-size:small;font-family:Times New Roman;">Resiko gangguan pemenuhan kebutuhan nutrisi kurang dari kebutuhan tubuh berhubungan dengan intake nutrisi yang tidak adekuat akibat mual dan nafsu makan yang menurun.</span></span></li>
<li class="MsoNormal"><span lang="EN-US"><span style="font-size:small;font-family:Times New Roman;">Resiko defisit volume cairan berhubungan dengan pindahnya cairan intravaskuler ke ekstravaskuler.</span></span></li>
<li class="MsoNormal"><span lang="EN-US"><span style="font-size:small;font-family:Times New Roman;">Resiko terjadi perdarahan berhubungan dengan penurunan factor-faktor pembekuan darah ( trombositopeni ).</span></span></li>
<li class="MsoNormal"><span style="font-size:11pt;line-height:150%;" lang="EN-US"><span style="font-family:Times New Roman;">Gangguan aktifitas sehari-hari sehu-bungan dengan kondisi tubuh yang lemah.</span></span></li>
<li class="MsoNormal"><span style="font-size:11pt;line-height:150%;" lang="EN-US"><span style="font-family:Times New Roman;">Gangguan rasa nyaman: nyeri sehu-bungan dengan mekanisme patolo-gis (proses penyakit).</span></span></li>
<li class="MsoNormal"><span lang="EN-US"><span style="font-size:small;font-family:Times New Roman;">Resiko Syok hypovolemik berhubungan dengan perdarahan yang berlebihan, pindahnya cairan intravaskuler ke ekstravaskuler.</span></span></li>
</ol>
<p class="MsoNormal" style="margin:0 0 0 18pt;"><span lang="EN-US"><span style="font-size:small;font-family:Times New Roman;"> </span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin:0;"><span lang="EN-US"><span style="font-size:small;font-family:Times New Roman;"> </span></span></p>
</div>
<p><span style="font-size:12pt;line-height:150%;font-family:&quot;" lang="EN-US"><br /></span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin:0;"><strong><span lang="EN-US"><span style="font-size:small;"><span style="font-family:Times New Roman;">Rencana Asuhan Keperawatan :</span></span></span></strong></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:center;margin:0;" align="center"><span lang="EN-US"><span style="font-size:small;font-family:Times New Roman;"> </span></span></p>
<table class="MsoNormalTable" style="border-collapse:collapse;" border="1" cellspacing="0" cellpadding="0">
<tbody>
<tr>
<td style="width:28.15pt;background-color:transparent;border:windowtext 1pt solid;padding:0 5.4pt;" width="38" valign="top">
<p class="MsoNormal" style="text-align:center;margin:0;" align="center"><span style="font-size:11pt;line-height:150%;" lang="EN-US"><span style="font-family:Times New Roman;">NO</span></span></p>
</td>
<td style="border-right:windowtext 1pt solid;border-top:windowtext 1pt solid;border-left:#d4d0c8;width:173.6pt;border-bottom:windowtext 1pt solid;background-color:transparent;padding:0 5.4pt;" width="231" valign="top">
<p class="MsoNormal" style="text-align:center;margin:0;" align="center"><span style="font-size:11pt;line-height:150%;" lang="EN-US"><span style="font-family:Times New Roman;">DIAGNOSA KEPERAWATAN</span></span></p>
</td>
<td style="border-right:windowtext 1pt solid;border-top:windowtext 1pt solid;border-left:#d4d0c8;width:158.95pt;border-bottom:windowtext 1pt solid;background-color:transparent;padding:0 5.4pt;" width="212" valign="top">
<p class="MsoNormal" style="text-align:center;margin:0;" align="center"><span style="font-size:11pt;line-height:150%;" lang="EN-US"><span style="font-family:Times New Roman;">HASIL YANG</span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:center;margin:0;" align="center"><span style="font-size:11pt;line-height:150%;" lang="EN-US"><span style="font-family:Times New Roman;">DIHARAPKAN</span></span></p>
</td>
<td style="border-right:windowtext 1pt solid;border-top:windowtext 1pt solid;border-left:#d4d0c8;width:177.65pt;border-bottom:windowtext 1pt solid;background-color:transparent;padding:0 5.4pt;" width="237" valign="top">
<p class="MsoNormal" style="text-align:center;margin:0;" align="center"><span style="font-size:11pt;line-height:150%;" lang="EN-US"><span style="font-family:Times New Roman;">RENCANA</span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:center;margin:0;" align="center"><span style="font-size:11pt;line-height:150%;" lang="EN-US"><span style="font-family:Times New Roman;">TINDAKAN</span></span></p>
</td>
<td style="border-right:windowtext 1pt solid;border-top:windowtext 1pt solid;border-left:#d4d0c8;width:168.3pt;border-bottom:windowtext 1pt solid;background-color:transparent;padding:0 5.4pt;" width="224" valign="top">
<p class="MsoNormal" style="text-align:center;margin:0;" align="center"><span style="font-size:11pt;line-height:150%;" lang="EN-US"><span style="font-family:Times New Roman;">RASIONAL</span></span></p>
</td>
</tr>
<tr>
<td style="border-right:windowtext 1pt solid;border-top:#d4d0c8;border-left:windowtext 1pt solid;width:28.15pt;border-bottom:windowtext 1pt solid;background-color:transparent;padding:0 5.4pt;" width="38" valign="top">
<p class="MsoNormal" style="line-height:normal;margin:0;"><span style="font-size:11pt;" lang="EN-US"><span style="font-family:Times New Roman;">1.</span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="line-height:normal;margin:0;"><span style="font-size:11pt;" lang="EN-US"><span style="font-family:Times New Roman;"> </span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="line-height:normal;margin:0;"><span style="font-size:11pt;" lang="EN-US"><span style="font-family:Times New Roman;"> </span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="line-height:normal;margin:0;"><span style="font-size:11pt;" lang="EN-US"><span style="font-family:Times New Roman;"> </span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="line-height:normal;margin:0;"><span style="font-size:11pt;" lang="EN-US"><span style="font-family:Times New Roman;"> </span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="line-height:normal;margin:0;"><span style="font-size:11pt;" lang="EN-US"><span style="font-family:Times New Roman;"> </span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="line-height:normal;margin:0;"><span style="font-size:11pt;" lang="EN-US"><span style="font-family:Times New Roman;"> </span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="line-height:normal;margin:0;"><span style="font-size:11pt;" lang="EN-US"><span style="font-family:Times New Roman;"> </span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="line-height:normal;margin:0;"><span style="font-size:11pt;" lang="EN-US"><span style="font-family:Times New Roman;"> </span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="line-height:normal;margin:0;"><span style="font-size:11pt;" lang="EN-US"><span style="font-family:Times New Roman;"> </span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="line-height:normal;margin:0;"><span style="font-size:11pt;" lang="EN-US"><span style="font-family:Times New Roman;"> </span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="line-height:normal;margin:0;"><span style="font-size:11pt;" lang="EN-US"><span style="font-family:Times New Roman;"> </span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="line-height:normal;margin:0;"><span style="font-size:11pt;" lang="EN-US"><span style="font-family:Times New Roman;"> </span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="line-height:normal;margin:0;"><span style="font-size:11pt;" lang="EN-US"><span style="font-family:Times New Roman;"> </span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="line-height:normal;margin:0;"><span style="font-size:11pt;" lang="EN-US"><span style="font-family:Times New Roman;"> </span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="line-height:normal;margin:0;"><span style="font-size:11pt;" lang="EN-US"><span style="font-family:Times New Roman;"> </span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="line-height:normal;margin:0;"><span style="font-size:11pt;" lang="EN-US"><span style="font-family:Times New Roman;"> </span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="line-height:normal;margin:0;"><span style="font-size:11pt;" lang="EN-US"><span style="font-family:Times New Roman;"> </span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="line-height:normal;margin:0;"><span style="font-size:11pt;" lang="EN-US"><span style="font-family:Times New Roman;"> </span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="line-height:normal;margin:0;"><span style="font-size:11pt;" lang="EN-US"><span style="font-family:Times New Roman;"> </span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="line-height:normal;margin:0;"><span style="font-size:11pt;" lang="EN-US"><span style="font-family:Times New Roman;"> </span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="line-height:normal;margin:0;"><span style="font-size:11pt;" lang="EN-US"><span style="font-family:Times New Roman;"> </span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="line-height:normal;margin:0;"><span style="font-size:11pt;" lang="EN-US"><span style="font-family:Times New Roman;"> </span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="line-height:normal;margin:0;"><span style="font-size:11pt;" lang="EN-US"><span style="font-family:Times New Roman;"> </span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="line-height:normal;margin:0;"><span style="font-size:11pt;" lang="EN-US"><span style="font-family:Times New Roman;"> </span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="line-height:normal;margin:0;"><span style="font-size:11pt;" lang="EN-US"><span style="font-family:Times New Roman;"> </span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="line-height:normal;margin:0;"><span style="font-size:11pt;" lang="EN-US"><span style="font-family:Times New Roman;"> </span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="line-height:normal;margin:0;"><span style="font-size:11pt;" lang="EN-US"><span style="font-family:Times New Roman;"> </span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="line-height:normal;margin:0;"><span style="font-size:11pt;" lang="EN-US"><span style="font-family:Times New Roman;"><span> </span></span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="line-height:normal;margin:0;"><span style="font-size:11pt;" lang="EN-US"><span style="font-family:Times New Roman;"> </span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="line-height:normal;margin:0;"><span style="font-size:11pt;" lang="EN-US"><span style="font-family:Times New Roman;"> </span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="line-height:normal;margin:0;"><span style="font-size:11pt;" lang="EN-US"><span style="font-family:Times New Roman;"> </span></span></p>
</td>
<td style="border-right:windowtext 1pt solid;border-top:#d4d0c8;border-left:#d4d0c8;width:173.6pt;border-bottom:windowtext 1pt solid;background-color:transparent;padding:0 5.4pt;" width="231" valign="top">
<p class="MsoNormal" style="line-height:normal;margin:0;"><span style="font-size:11pt;" lang="EN-US"><span style="font-family:Times New Roman;">Peningkatan suhu tubuh (hiperter-mia) sehubungan dengan proses pe-nyakit (viremia).</span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="line-height:normal;margin:0;"><span style="font-size:11pt;" lang="EN-US"><span style="font-family:Times New Roman;"> </span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="line-height:normal;margin:0;"><span style="font-size:11pt;" lang="EN-US"><span style="font-family:Times New Roman;"> </span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="line-height:normal;margin:0;"><span style="font-size:11pt;" lang="EN-US"><span style="font-family:Times New Roman;"> </span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="line-height:normal;margin:0;"><span style="font-size:11pt;" lang="EN-US"><span style="font-family:Times New Roman;"> </span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="line-height:normal;margin:0;"><span style="font-size:11pt;" lang="EN-US"><span style="font-family:Times New Roman;"> </span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="line-height:normal;margin:0;"><span style="font-size:11pt;" lang="EN-US"><span style="font-family:Times New Roman;"> </span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="line-height:normal;margin:0;"><span style="font-size:11pt;" lang="EN-US"><span style="font-family:Times New Roman;"> </span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="line-height:normal;margin:0;"><span style="font-size:11pt;" lang="EN-US"><span style="font-family:Times New Roman;"> </span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="line-height:normal;margin:0;"><span style="font-size:11pt;" lang="EN-US"><span style="font-family:Times New Roman;"> </span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="line-height:normal;margin:0;"><span style="font-size:11pt;" lang="EN-US"><span style="font-family:Times New Roman;"> </span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="line-height:normal;margin:0;"><span style="font-size:11pt;" lang="EN-US"><span style="font-family:Times New Roman;"> </span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="line-height:normal;margin:0;"><span style="font-size:11pt;" lang="EN-US"><span style="font-family:Times New Roman;"> </span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="line-height:normal;margin:0;"><span style="font-size:11pt;" lang="EN-US"><span style="font-family:Times New Roman;"> </span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="line-height:normal;margin:0;"><span style="font-size:11pt;" lang="EN-US"><span style="font-family:Times New Roman;"> </span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="line-height:normal;margin:0;"><span style="font-size:11pt;" lang="EN-US"><span style="font-family:Times New Roman;"> </span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="line-height:normal;margin:0;"><span style="font-size:11pt;" lang="EN-US"><span style="font-family:Times New Roman;"> </span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="line-height:normal;margin:0;"><span style="font-size:11pt;" lang="EN-US"><span style="font-family:Times New Roman;"> </span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="line-height:normal;margin:0;"><span style="font-size:11pt;" lang="EN-US"><span style="font-family:Times New Roman;"> </span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="line-height:normal;margin:0;"><span style="font-size:11pt;" lang="EN-US"><span style="font-family:Times New Roman;"> </span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="line-height:normal;margin:0;"><span style="font-size:11pt;" lang="EN-US"><span style="font-family:Times New Roman;"> </span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="line-height:normal;margin:0;"><span style="font-size:11pt;" lang="EN-US"><span style="font-family:Times New Roman;"> </span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="line-height:normal;margin:0;"><span style="font-size:11pt;" lang="EN-US"><span style="font-family:Times New Roman;"> </span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="line-height:normal;margin:0;"><span style="font-size:11pt;" lang="EN-US"><span style="font-family:Times New Roman;"> </span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="line-height:normal;margin:0;"><span style="font-size:11pt;" lang="EN-US"><span style="font-family:Times New Roman;"> </span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="line-height:normal;margin:0;"><span style="font-size:11pt;" lang="EN-US"><span style="font-family:Times New Roman;"> </span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="line-height:normal;margin:0;"><span style="font-size:11pt;" lang="EN-US"><span style="font-family:Times New Roman;"> </span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="line-height:normal;margin:0;"><span style="font-size:11pt;" lang="EN-US"><span style="font-family:Times New Roman;"> </span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="line-height:normal;margin:0;"><span style="font-size:11pt;" lang="EN-US"><span style="font-family:Times New Roman;"> </span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="line-height:normal;margin:0;"><span style="font-size:11pt;" lang="EN-US"><span style="font-family:Times New Roman;"> </span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="line-height:normal;margin:0;"><span style="font-size:11pt;" lang="EN-US"><span style="font-family:Times New Roman;"> </span></span></p>
</td>
<td style="border-right:windowtext 1pt solid;border-top:#d4d0c8;border-left:#d4d0c8;width:158.95pt;border-bottom:windowtext 1pt solid;background-color:transparent;padding:0 5.4pt;" width="212" valign="top">
<p class="MsoNormal" style="margin:0;"><span style="font-family:Times New Roman;"><span style="font-size:11pt;line-height:150%;" lang="EN-US">-</span><span lang="EN-US"><span style="font-size:small;">Tujuan : Suhu tubuh normal kembali setelah mendapatkan tindakan perawatan selama 3 hari.</span></span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin:0;"><span lang="EN-US"><span style="font-size:small;font-family:Times New Roman;">Kriteria hasil : Suhu tubuh antara 36 – 37, membran mukosa basah, nadi dalam batas normal (80-100 x/mnt), Nyeri otot hilang.</span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="line-height:normal;margin:0;"><span style="font-size:11pt;" lang="EN-US"><span style="font-family:Times New Roman;"> </span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="line-height:normal;margin:0;"><span style="font-size:11pt;" lang="EN-US"><span style="font-family:Times New Roman;"> </span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="line-height:normal;margin:0;"><span style="font-size:11pt;" lang="EN-US"><span style="font-family:Times New Roman;"> </span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="line-height:normal;margin:0;"><span style="font-size:11pt;" lang="EN-US"><span style="font-family:Times New Roman;"> </span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="line-height:normal;margin:0;"><span style="font-size:11pt;" lang="EN-US"><span style="font-family:Times New Roman;"> </span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="line-height:normal;margin:0;"><span style="font-size:11pt;" lang="EN-US"><span style="font-family:Times New Roman;"> </span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="line-height:normal;margin:0;"><span style="font-size:11pt;" lang="EN-US"><span style="font-family:Times New Roman;"> </span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="line-height:normal;margin:0;"><span style="font-size:11pt;" lang="EN-US"><span style="font-family:Times New Roman;"> </span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="line-height:normal;margin:0;"><span style="font-size:11pt;" lang="EN-US"><span style="font-family:Times New Roman;"> </span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="line-height:normal;margin:0;"><span style="font-size:11pt;" lang="EN-US"><span style="font-family:Times New Roman;"> </span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="line-height:normal;margin:0;"><span style="font-size:11pt;" lang="EN-US"><span style="font-family:Times New Roman;"> </span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="line-height:normal;margin:0;"><span style="font-size:11pt;" lang="EN-US"><span style="font-family:Times New Roman;"> </span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="line-height:normal;margin:0;"><span style="font-size:11pt;" lang="EN-US"><span style="font-family:Times New Roman;"> </span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="line-height:normal;margin:0;"><span style="font-size:11pt;" lang="EN-US"><span style="font-family:Times New Roman;"> </span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="line-height:normal;margin:0;"><span style="font-size:11pt;" lang="EN-US"><span style="font-family:Times New Roman;"> </span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="line-height:normal;margin:0;"><span style="font-size:11pt;" lang="EN-US"><span style="font-family:Times New Roman;"> </span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="line-height:normal;margin:0;"><span style="font-size:11pt;" lang="EN-US"><span style="font-family:Times New Roman;"> </span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="line-height:normal;margin:0;"><span style="font-size:11pt;" lang="EN-US"><span style="font-family:Times New Roman;"> </span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="line-height:normal;margin:0;"><span style="font-size:11pt;" lang="EN-US"><span style="font-family:Times New Roman;"> </span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="line-height:normal;margin:0;"><span style="font-size:11pt;" lang="EN-US"><span style="font-family:Times New Roman;"> </span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="line-height:normal;margin:0;"><span style="font-size:11pt;" lang="EN-US"><span style="font-family:Times New Roman;"> </span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="line-height:normal;margin:0;"><span style="font-size:11pt;" lang="EN-US"><span style="font-family:Times New Roman;"> </span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="line-height:normal;margin:0;"><span style="font-size:11pt;" lang="EN-US"><span style="font-family:Times New Roman;"> </span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="line-height:normal;margin:0;"><span style="font-size:11pt;" lang="EN-US"><span style="font-family:Times New Roman;"> </span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="line-height:normal;margin:0;"><span style="font-size:11pt;" lang="EN-US"><span style="font-family:Times New Roman;"> </span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="line-height:normal;margin:0;"><span style="font-size:11pt;" lang="EN-US"><span style="font-family:Times New Roman;"> </span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="line-height:normal;margin:0;"><span style="font-size:11pt;" lang="EN-US"><span style="font-family:Times New Roman;"> </span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="line-height:normal;margin:0;"><span style="font-size:11pt;" lang="EN-US"><span style="font-family:Times New Roman;"> </span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="line-height:normal;margin:0;"><span style="font-size:11pt;" lang="EN-US"><span style="font-family:Times New Roman;"> </span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="line-height:normal;margin:0;"><span style="font-size:11pt;" lang="EN-US"><span style="font-family:Times New Roman;"> </span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="line-height:normal;margin:0;"><span style="font-size:11pt;" lang="EN-US"><span style="font-family:Times New Roman;"> </span></span></p>
</td>
<td style="border-right:windowtext 1pt solid;border-top:#d4d0c8;border-left:#d4d0c8;width:177.65pt;border-bottom:windowtext 1pt solid;background-color:transparent;padding:0 5.4pt;" width="237" valign="top">
<p class="MsoNormal" style="text-indent:-13.3pt;line-height:normal;margin:0 0 0 13.3pt;"><span style="font-size:11pt;" lang="EN-US"><span style="font-family:Times New Roman;">1.Mengkaji saat timbulnya demam</span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-indent:-13.3pt;line-height:normal;margin:0 0 0 13.3pt;"><span style="font-size:11pt;" lang="EN-US"><span style="font-family:Times New Roman;"> </span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-indent:-13.3pt;line-height:normal;margin:0 0 0 13.3pt;"><span style="font-size:11pt;" lang="EN-US"><span style="font-family:Times New Roman;">2.Mengobservasi tanda-tanda vi-tal: suhu, nadi, tensi, pernapasan seti-ap 3 jam atau lebih sering.</span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-indent:-13.3pt;line-height:normal;margin:0 0 0 13.3pt;"><span style="font-size:11pt;" lang="EN-US"><span style="font-family:Times New Roman;">3.Memberikan penjelasan tentang penyebab demam atau pening-katan suhu tubuh.</span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-indent:-13.3pt;line-height:normal;margin:0 0 0 13.3pt;"><span style="font-size:11pt;" lang="EN-US"><span style="font-family:Times New Roman;"> </span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-indent:-13.3pt;line-height:normal;margin:0 0 0 13.3pt;"><span style="font-size:11pt;" lang="EN-US"><span style="font-family:Times New Roman;">4.Memberikan penjelasan pada pasi-en/keluarga tentang hal-hal yang dapat dilakukan untuk mengatasi demam &amp; menganjurkan pasien /keluarga untuk kooperatif.</span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-indent:-13.3pt;line-height:normal;margin:0 0 0 13.3pt;"><span style="font-size:11pt;" lang="EN-US"><span style="font-family:Times New Roman;">5.Menjelaskan pentingnya tirah ba-ring bagi pasien &amp; akibatnya jika hal tersebut tidak dilakukan.</span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-indent:-13.3pt;line-height:normal;margin:0 0 0 13.3pt;"><span style="font-size:11pt;" lang="EN-US"><span style="font-family:Times New Roman;">6.Menganjurkan pasien untuk ba-nyak minum </span></span><span style="font-size:11pt;font-family:Symbol;" lang="EN-US"><span>±</span></span><span style="font-size:11pt;" lang="EN-US"><span style="font-family:Times New Roman;"> 2,5 l/24 jam &amp; jelaskan manfaatnya bagi pasi-en.</span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-indent:-13.3pt;line-height:normal;text-align:left;margin:0 0 0 13.3pt;" align="left"><span style="font-size:11pt;" lang="EN-US"><span style="font-family:Times New Roman;"> </span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-indent:-13.3pt;line-height:normal;text-align:left;margin:0 0 0 13.3pt;" align="left"><span style="font-size:11pt;" lang="EN-US"><span style="font-family:Times New Roman;">7.Memberikan kompres dingin (pada daerah axila &amp; lipat paha).</span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-indent:-13.3pt;line-height:normal;margin:0 0 0 13.3pt;"><span style="font-size:11pt;" lang="EN-US"><span style="font-family:Times New Roman;">8.Menganjurkan untuk tidak mema-kai selimut<span>  </span>&amp; pakaian yang tebal.</span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-indent:-13.3pt;line-height:normal;text-align:left;margin:0 0 0 13.3pt;" align="left"><span style="font-size:11pt;" lang="EN-US"><span style="font-family:Times New Roman;">9. Mencatat asupan &amp; keluaran.<span>        </span></span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="line-height:normal;text-align:left;margin:0;" align="left"><span style="font-size:11pt;" lang="EN-US"><span style="font-family:Times New Roman;"> </span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-indent:-13.3pt;line-height:normal;margin:0 0 0 13.3pt;"><span style="font-size:11pt;" lang="EN-US"><span style="font-family:Times New Roman;">10. Memberikan terapi cairan in-travena &amp; obat-obatan sesuai dengan program dokter (masalah kolaborasi).</span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="line-height:normal;margin:0;"><span style="font-size:11pt;" lang="EN-US"><span style="font-family:Times New Roman;"> </span></span></p>
</td>
<td style="border-right:windowtext 1pt solid;border-top:#d4d0c8;border-left:#d4d0c8;width:168.3pt;border-bottom:windowtext 1pt solid;background-color:transparent;padding:0 5.4pt;" width="224" valign="top">
<p class="MsoNormal" style="line-height:normal;margin:0;"><span style="font-size:11pt;" lang="EN-US"><span style="font-family:Times New Roman;">Untuk mengidentifikasi pola de-mam pasien.</span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="line-height:normal;margin:0;"><span style="font-size:11pt;" lang="EN-US"><span style="font-family:Times New Roman;">Tanda-tanda vital merupakan acuan untuk mengetahui keadaan umum pasien.</span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="line-height:normal;margin:0;"><span style="font-size:11pt;" lang="EN-US"><span style="font-family:Times New Roman;">Penjelasan tentang kondisi yang dialami pasiendapat membantu pa-sien/keluarga mengurangi kecema-san yang timbul.</span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="line-height:normal;margin:0;"><span style="font-size:11pt;" lang="EN-US"><span style="font-family:Times New Roman;">Keterlibatan keluarga sangat be-rarti dalam proses penyembuhan pasien di rumah sakit.</span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="line-height:normal;margin:0;"><span style="font-size:11pt;" lang="EN-US"><span style="font-family:Times New Roman;"> </span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="line-height:normal;margin:0;"><span style="font-size:11pt;" lang="EN-US"><span style="font-family:Times New Roman;"> </span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="line-height:normal;margin:0;"><span style="font-size:11pt;" lang="EN-US"><span style="font-family:Times New Roman;">Penjelasan yang diberikan pada pasien/keluarga akan memotivasi pasien untuk kooperatif.</span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="line-height:normal;margin:0;"><span style="font-size:11pt;" lang="EN-US"><span style="font-family:Times New Roman;">Peningkatan suhu tubuh mengaki-batkan penguapan tubuh meningkat sehingga perlu diimbangi dengan asupan cairan yang banyak.</span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="line-height:normal;margin:0;"><span style="font-size:11pt;" lang="EN-US"><span style="font-family:Times New Roman;">Kompres dingin akan membantu menurunkan suhu tubuh.</span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="line-height:normal;margin:0;"><span style="font-size:11pt;" lang="EN-US"><span style="font-family:Times New Roman;">Pakaian yang tipis akan membantu mengurangi penguapan tubuh.</span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="line-height:normal;margin:0;"><span style="font-size:11pt;" lang="EN-US"><span style="font-family:Times New Roman;">Untuk mengetahui adanya ketidak-seimbangan cairan tubuh.</span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="line-height:normal;margin:0;"><span style="font-size:11pt;" lang="EN-US"><span style="font-family:Times New Roman;">Pemberian cairan sangat penting bagi pasien dengan suhu tinggi.<span>  </span>Pemberian cairan merupakan we-wenang dokter sehingga perawat perlu berkolaborasi dalam hal ini.</span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="line-height:normal;margin:0;"><span style="font-size:11pt;" lang="EN-US"><span style="font-family:Times New Roman;"> </span></span></p>
</td>
</tr>
<tr style="height:224.15pt;">
<td style="border-right:windowtext 1pt solid;border-top:#d4d0c8;border-left:windowtext 1pt solid;width:28.15pt;border-bottom:windowtext 1pt solid;height:224.15pt;background-color:transparent;padding:0 5.4pt;" width="38" valign="top">
<p class="MsoNormal" style="line-height:normal;margin:0;"><span style="font-size:11pt;" lang="EN-US"><span style="font-family:Times New Roman;">2.</span></span></p>
</td>
<td style="border-right:windowtext 1pt solid;border-top:#d4d0c8;border-left:#d4d0c8;width:173.6pt;border-bottom:windowtext 1pt solid;height:224.15pt;background-color:transparent;padding:0 5.4pt;" width="231" valign="top">
<p class="MsoNormal" style="line-height:normal;margin:0;"><span style="font-size:11pt;" lang="EN-US"><span style="font-family:Times New Roman;">Gangguan pemenuhan kebutuhan nutrisi; kurang dari kebutuhan se-hubungan dengan mual, muntah, anoreksia &amp; sakit saat menelan.</span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="line-height:normal;margin:0;"><span style="font-size:11pt;" lang="EN-US"><span style="font-family:Times New Roman;"> </span></span></p>
</td>
<td style="border-right:windowtext 1pt solid;border-top:#d4d0c8;border-left:#d4d0c8;width:158.95pt;border-bottom:windowtext 1pt solid;height:224.15pt;background-color:transparent;padding:0 5.4pt;" width="212" valign="top">
<p class="MsoNormal" style="line-height:normal;margin:0;"><span style="font-family:Times New Roman;"><span style="font-size:11pt;" lang="EN-US">.</span><span lang="EN-US"><span style="font-size:small;">Tujuan : </span></span><span style="font-size:11pt;" lang="EN-US">Kebutuhan nutrisi pasien ter-penuhi; pasien mampu meng-habiskan makanan sesuai de-ngan porsi yang diberikan/di-butuhkan selama perawatan 7 hari perawatan. </span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="line-height:normal;margin:0;"><span lang="EN-US"><span style="font-size:small;font-family:Times New Roman;">Kriteria : Tidak ada tanda-tanda malnutrisi, tidak terjadi penurunan berat badan, Nafsu makan meningkat, porsi makanan yang disajikan mampu dihabiskan klien, mual dan muntah berkurang.</span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="line-height:normal;margin:0;"><span style="font-size:11pt;" lang="EN-US"><span style="font-family:Times New Roman;"> </span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="line-height:normal;margin:0;"><span style="font-size:11pt;" lang="EN-US"><span style="font-family:Times New Roman;"> </span></span></p>
</td>
<td style="border-right:windowtext 1pt solid;border-top:#d4d0c8;border-left:#d4d0c8;width:177.65pt;border-bottom:windowtext 1pt solid;height:224.15pt;background-color:transparent;padding:0 5.4pt;" width="237" valign="top">
<p class="MsoNormal" style="text-indent:-13.3pt;line-height:normal;margin:0 0 0 13.3pt;"><span style="font-size:11pt;" lang="EN-US"><span style="font-family:Times New Roman;">1. Mengkaji keluhan mual, sakit me-nelan &amp; muntah yang dialami oleh pasien.</span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-indent:-13.3pt;line-height:normal;margin:0 0 0 13.3pt;"><span style="font-size:11pt;" lang="EN-US"><span style="font-family:Times New Roman;">2.Mengkaji cara/bagaimana makanan dihidangkan.</span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-indent:-13.3pt;line-height:normal;margin:0 0 0 13.3pt;"><span style="font-size:11pt;" lang="EN-US"><span style="font-family:Times New Roman;"> </span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-indent:-13.3pt;line-height:normal;margin:0 0 0 13.3pt;"><span style="font-size:11pt;" lang="EN-US"><span style="font-family:Times New Roman;">3.Memberikan makanan yang mudah ditelan seperti: bubur, tim &amp; dihi-dangkan saat masih hangat.</span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-indent:-13.3pt;line-height:normal;margin:0 0 0 13.3pt;"><span style="font-size:11pt;" lang="EN-US"><span style="font-family:Times New Roman;">4.Memberikan makanan dalam porsi kecil &amp; frekuensi sering.</span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-indent:-13.3pt;line-height:normal;margin:0 0 0 13.3pt;"><span style="font-size:11pt;" lang="EN-US"><span style="font-family:Times New Roman;">5. Menjelaskan manfaat makanan/ nutrisi bagi pasien terutama saat pasien sakit.</span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-indent:-13.3pt;line-height:normal;margin:0 0 0 13.3pt;"><span style="font-size:11pt;" lang="EN-US"><span style="font-family:Times New Roman;">6. Memberikan umpan balik positif saat pasien mau berusaha mengha-biskan makanannya.</span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-indent:-13.3pt;line-height:normal;margin:0 0 0 13.3pt;"><span style="font-size:11pt;" lang="EN-US"><span style="font-family:Times New Roman;">7.Mencatat jumlah/porsi makanan yang dihabiskan oleh pasien se-tiap hari.</span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-indent:-18pt;line-height:normal;margin:0 0 0 18pt;"><span style="font-family:Times New Roman;"><span style="font-size:11pt;" lang="EN-US"><span>1.<span style="font:7pt &quot;">      </span></span></span><span style="font-size:11pt;" lang="EN-US">Memberikan nutrisi parenteral (kolaborasi dengan dokter).</span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="line-height:normal;margin:0;"><span style="font-size:11pt;" lang="EN-US"><span style="font-family:Times New Roman;"> </span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="line-height:normal;margin:0;"><span style="font-size:11pt;" lang="EN-US"><span style="font-family:Times New Roman;"> </span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="line-height:normal;margin:0;"><span style="font-size:11pt;" lang="EN-US"><span style="font-family:Times New Roman;"> </span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="line-height:normal;margin:0;"><span style="font-size:11pt;" lang="EN-US"><span style="font-family:Times New Roman;"> </span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-indent:-18pt;line-height:normal;margin:0 0 0 18pt;"><span style="font-family:Times New Roman;"><span style="font-size:11pt;" lang="EN-US"><span>2.<span style="font:7pt &quot;">      </span></span></span><span style="font-size:11pt;" lang="EN-US">Memberikan obat-obat antasida (anti emetik) sesuai program dokter.</span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="line-height:normal;margin:0 0 0 18pt;"><span style="font-size:11pt;" lang="EN-US"><span style="font-family:Times New Roman;"> </span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="line-height:normal;margin:0 0 0 18pt;"><span style="font-size:11pt;" lang="EN-US"><span style="font-family:Times New Roman;"> </span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-indent:-18pt;line-height:normal;margin:0 0 0 18pt;"><span style="font-family:Times New Roman;"><span style="font-size:11pt;" lang="EN-US"><span>3.<span style="font:7pt &quot;">      </span></span></span><span style="font-size:11pt;" lang="EN-US">Mengukur berat badan pasien se-tiap hari (bila mungkin).</span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-indent:-13.3pt;line-height:normal;margin:0 0 0 13.3pt;"><span style="font-size:11pt;" lang="EN-US"><span style="font-family:Times New Roman;"> </span></span></p>
</td>
<td style="border-right:windowtext 1pt solid;border-top:#d4d0c8;border-left:#d4d0c8;width:168.3pt;border-bottom:windowtext 1pt solid;height:224.15pt;background-color:transparent;padding:0 5.4pt;" width="224" valign="top">
<p class="MsoNormal" style="line-height:normal;margin:0;"><span style="font-size:11pt;" lang="EN-US"><span style="font-family:Times New Roman;">Untuk menetapkan cara mengatasi-nya.</span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="line-height:normal;margin:0;"><span style="font-size:11pt;" lang="EN-US"><span style="font-family:Times New Roman;"> </span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="line-height:normal;margin:0;"><span style="font-size:11pt;" lang="EN-US"><span style="font-family:Times New Roman;">Cara menghidangkan makanan d-pat mempengaruhi nafsu makan pasien.</span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="line-height:normal;margin:0;"><span style="font-size:11pt;" lang="EN-US"><span style="font-family:Times New Roman;">Membantu mengurangi kelelahan pasien &amp; meningkatkan asupan makanan karena mudah ditelan.</span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="line-height:normal;margin:0;"><span style="font-size:11pt;" lang="EN-US"><span style="font-family:Times New Roman;">Untuk menghindari mual &amp; muntah.</span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="line-height:normal;margin:0;"><span style="font-size:11pt;" lang="EN-US"><span style="font-family:Times New Roman;">Meningkatkan pengetahuan pasien tentang nutrisi sehingga motivasi untuk makan meningkat.</span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="line-height:normal;margin:0;"><span style="font-size:11pt;" lang="EN-US"><span style="font-family:Times New Roman;">Memotivasi &amp; meningkatkan se-mangat pasien.</span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="line-height:normal;margin:0;"><span style="font-size:11pt;" lang="EN-US"><span style="font-family:Times New Roman;"> </span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="line-height:normal;margin:0;"><span style="font-size:11pt;" lang="EN-US"><span style="font-family:Times New Roman;">Untuk mengetahui pemenuhan nutrisi pasien.</span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="line-height:normal;margin:0;"><span style="font-size:11pt;" lang="EN-US"><span style="font-family:Times New Roman;"> </span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="line-height:normal;margin:0;"><span style="font-size:11pt;" lang="EN-US"><span style="font-family:Times New Roman;">Nutrisi parenteral sangat bermanfa-at/dibutuhkan pasien terutama jika intake per oral sangat kurang.<span>  </span>Je-nis &amp; jumlah pemberian nutrisi parenteral merupakan wewenang dokter.</span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="line-height:normal;margin:0;"><span style="font-size:11pt;" lang="EN-US"><span style="font-family:Times New Roman;">Obat antasida (anti emetik) mem-bantu pasien mengurangi rasa mual &amp; muntah.<span>  </span>Dengan pemberian obat tersebut diharapkan intake nutrisi pasien meningkat.</span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="line-height:normal;margin:0;"><span style="font-size:11pt;" lang="EN-US"><span style="font-family:Times New Roman;">Untuk mengetahui status gizi pa-sien.</span></span></p>
</td>
</tr>
<tr>
<td style="border-right:windowtext 1pt solid;border-top:#d4d0c8;border-left:windowtext 1pt solid;width:28.15pt;border-bottom:windowtext 1pt solid;background-color:transparent;padding:0 5.4pt;" width="38" valign="top">
<p class="MsoNormal" style="line-height:normal;margin:0;"><span style="font-size:11pt;" lang="EN-US"><span style="font-family:Times New Roman;">3.</span></span></p>
</td>
<td style="border-right:windowtext 1pt solid;border-top:#d4d0c8;border-left:#d4d0c8;width:173.6pt;border-bottom:windowtext 1pt solid;background-color:transparent;padding:0 5.4pt;" width="231" valign="top">
<p class="MsoNormal" style="line-height:normal;margin:0;"><span style="font-family:Times New Roman;"><span lang="EN-US"><span style="font-size:small;">Resiko defisit volume cairan berhubungan dengan pindahnya cairan intravaskuler ke ekstravaskuler</span></span><span style="font-size:11pt;" lang="EN-US"> </span></span></p>
</td>
<td style="border-right:windowtext 1pt solid;border-top:#d4d0c8;border-left:#d4d0c8;width:158.95pt;border-bottom:windowtext 1pt solid;background-color:transparent;padding:0 5.4pt;" width="212" valign="top">
<p class="MsoNormal" style="line-height:normal;margin:0;"><span lang="EN-US"><span style="font-size:small;font-family:Times New Roman;">Tujuan : Tidak terjadi devisit voume cairan / Tidak terjadi syok hipovolemik.</span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="line-height:normal;margin:0;"><span lang="EN-US"><span style="font-size:small;font-family:Times New Roman;">Kriteria : Input dan output seimbang, Vital sign dalam batas normal (TD 100/70 mmHg, N: 80-120x/mnt), Tidak ada tanda presyok, Akral hangat, Capilarry refill &lt; 3 detik, Pulsasi kuat.</span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="line-height:normal;margin:0;"><span style="font-size:11pt;" lang="EN-US"><span style="font-family:Times New Roman;"> </span></span></p>
</td>
<td style="border-right:windowtext 1pt solid;border-top:#d4d0c8;border-left:#d4d0c8;width:177.65pt;border-bottom:windowtext 1pt solid;background-color:transparent;padding:0 5.4pt;" width="237" valign="top">
<p class="MsoNormal" style="text-indent:-8.3pt;line-height:normal;margin:0 0 0 8.3pt;"><span style="font-family:Times New Roman;"><span style="font-size:11pt;" lang="EN-US">1.</span><span lang="EN-US"><span style="font-size:small;">Observas vital sign tiap 3 jam/lebih sering. </span></span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-indent:-8.3pt;line-height:normal;margin:0 0 0 8.3pt;"><span lang="EN-US"><span style="font-size:small;font-family:Times New Roman;"> </span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin:0;"><span lang="EN-US"><span style="font-size:small;font-family:Times New Roman;">2.Observasi capillary Refill.</span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin:0;"><span lang="EN-US"><span style="font-size:small;font-family:Times New Roman;"> </span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-indent:-8.3pt;line-height:normal;margin:0 0 0 8.3pt;"><span lang="EN-US"><span style="font-size:small;font-family:Times New Roman;">3.Observasi intake dan output. Catat jumlah, warna, konsentrasi, BJ urine</span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-indent:-8.3pt;line-height:normal;margin:0 0 0 8.3pt;"><span lang="EN-US"><span style="font-size:small;font-family:Times New Roman;"> </span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-indent:-13.3pt;line-height:normal;margin:0 0 0 13.3pt;"><span style="font-family:Times New Roman;"><span style="font-size:11pt;" lang="EN-US">4.</span><span lang="EN-US"><span style="font-size:small;"> Anjurkan untuk minum 1500-2000 ml /hari (sesuai toleransi)</span></span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-indent:-13.3pt;line-height:normal;margin:0 0 0 13.3pt;"><span lang="EN-US"><span style="font-size:small;font-family:Times New Roman;"> </span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-indent:-13.3pt;line-height:normal;margin:0 0 0 13.3pt;"><span lang="EN-US"><span style="font-size:small;font-family:Times New Roman;">5. Pemberian cairan intravena, plasma atau darah</span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-indent:-13.3pt;line-height:normal;margin:0 0 0 13.3pt;"><span style="font-size:11pt;" lang="EN-US"><span style="font-family:Times New Roman;"> </span></span></p>
</td>
<td style="border-right:windowtext 1pt solid;border-top:#d4d0c8;border-left:#d4d0c8;width:168.3pt;border-bottom:windowtext 1pt solid;background-color:transparent;padding:0 5.4pt;" width="224" valign="top">
<p class="MsoNormal" style="line-height:normal;margin:0;"><span lang="EN-US"><span style="font-size:small;font-family:Times New Roman;">Vital sign membantu mengidentifikasi fluktuasi cairan intravaskuler.</span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="line-height:normal;margin:0;"><span style="font-size:small;"><span style="font-family:Times New Roman;"><span lang="EN-US">Indikasi keadekuatan sirkulasi perifer</span></span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="line-height:normal;margin:0;"><span style="font-size:11pt;" lang="EN-US"><span style="font-family:Times New Roman;"> </span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="line-height:normal;margin:0;"><span style="font-family:Times New Roman;"><span lang="EN-US"><span style="font-size:small;">Penurunan haluaran urine pekat dengan peningkatan BJ diduga dehidrasi</span></span><span style="font-size:11pt;" lang="EN-US">.</span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="line-height:normal;margin:0;"><span style="font-size:11pt;" lang="EN-US"><span style="font-family:Times New Roman;"> </span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="line-height:normal;margin:0;"><span lang="EN-US"><span style="font-size:small;font-family:Times New Roman;">Untuk memenuhi kabutuhan cairan tubuh peroral</span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="line-height:normal;margin:0;"><span style="font-size:11pt;" lang="EN-US"><span style="font-family:Times New Roman;"> </span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="line-height:normal;margin:0;"><span style="font-size:small;"><span style="font-family:Times New Roman;"><span lang="EN-US">Dapat meningkatkan jumlah cairan tubuh, untuk mencegah terjadinya hipovolemic syok</span></span></span></p>
</td>
</tr>
<tr>
<td style="border-right:windowtext 1pt solid;border-top:#d4d0c8;border-left:windowtext 1pt solid;width:28.15pt;border-bottom:windowtext 1pt solid;background-color:transparent;padding:0 5.4pt;" width="38" valign="top">
<p class="MsoNormal" style="line-height:normal;margin:0;"><span style="font-size:11pt;" lang="EN-US"><span style="font-family:Times New Roman;">4.</span></span></p>
</td>
<td style="border-right:windowtext 1pt solid;border-top:#d4d0c8;border-left:#d4d0c8;width:173.6pt;border-bottom:windowtext 1pt solid;background-color:transparent;padding:0 5.4pt;" width="231" valign="top">
<p class="MsoNormal" style="line-height:normal;margin:0;"><span style="font-size:11pt;" lang="EN-US"><span style="font-family:Times New Roman;">Resiko terjadinya perdarahan lebih lanjut sehubungan dengan trombositopenia.</span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="line-height:normal;margin:0;"><span style="font-size:11pt;" lang="EN-US"><span style="font-family:Times New Roman;"> </span></span></p>
</td>
<td style="border-right:windowtext 1pt solid;border-top:#d4d0c8;border-left:#d4d0c8;width:158.95pt;border-bottom:windowtext 1pt solid;background-color:transparent;padding:0 5.4pt;" width="212" valign="top">
<p class="MsoNormal" style="line-height:normal;margin:0;"><span lang="EN-US"><span style="font-size:small;font-family:Times New Roman;">Tujuan : Tidak terjadi perdarahan selama dalam masa perawatan.</span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="line-height:normal;margin:0;"><span lang="EN-US"><span style="font-size:small;font-family:Times New Roman;">Kriteria : TD 100/60 mmHg, N: 80-100x/menit reguler, pulsasi kuat, tidak ada perdarahan spontan (gusi, hidung, hematemesis dan melena), trombosit dalam batas normal (150.000/uL).</span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="line-height:normal;margin:0;"><span style="font-size:11pt;" lang="EN-US"><span style="font-family:Times New Roman;"> </span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="line-height:normal;margin:0;"><span style="font-size:11pt;" lang="EN-US"><span style="font-family:Times New Roman;"> </span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="line-height:normal;margin:0;"><span style="font-size:11pt;" lang="EN-US"><span style="font-family:Times New Roman;"> </span></span></p>
</td>
<td style="border-right:windowtext 1pt solid;border-top:#d4d0c8;border-left:#d4d0c8;width:177.65pt;border-bottom:windowtext 1pt solid;background-color:transparent;padding:0 5.4pt;" width="237" valign="top">
<p class="MsoNormal" style="text-indent:-13.3pt;line-height:normal;margin:0 0 0 13.3pt;"><span style="font-size:11pt;" lang="EN-US"><span style="font-family:Times New Roman;">1. Memonitor tanda-tanda penurunan trombosit yang disertai dengan tanda-tanda klinis.</span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-indent:-13.3pt;line-height:normal;margin:0 0 0 13.3pt;"><span style="font-size:11pt;" lang="EN-US"><span style="font-family:Times New Roman;"> </span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-indent:-13.3pt;line-height:normal;margin:0 0 0 13.3pt;"><span style="font-size:11pt;" lang="EN-US"><span style="font-family:Times New Roman;"> </span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-indent:-13.3pt;line-height:normal;margin:0 0 0 13.3pt;"><span style="font-size:11pt;" lang="EN-US"><span style="font-family:Times New Roman;"> </span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-indent:-13.3pt;line-height:normal;margin:0 0 0 13.3pt;"><span style="font-size:11pt;" lang="EN-US"><span style="font-family:Times New Roman;"> </span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-indent:-13.3pt;line-height:normal;margin:0 0 0 13.3pt;"><span style="font-size:11pt;" lang="EN-US"><span style="font-family:Times New Roman;">2.Memberikan penjelasan tentang pengaruh trombositopenia pada pasien.</span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-indent:-13.3pt;line-height:normal;margin:0 0 0 13.3pt;"><span style="font-size:11pt;" lang="EN-US"><span style="font-family:Times New Roman;"> </span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-indent:-13.3pt;line-height:normal;margin:0 0 0 13.3pt;"><span style="font-size:11pt;" lang="EN-US"><span style="font-family:Times New Roman;"> </span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-indent:-13.3pt;line-height:normal;margin:0 0 0 13.3pt;"><span style="font-size:11pt;" lang="EN-US"><span style="font-family:Times New Roman;">3. Memonitor jumlah trombosit se-tiap hari.</span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-indent:-13.3pt;line-height:normal;margin:0 0 0 13.3pt;"><span style="font-size:11pt;" lang="EN-US"><span style="font-family:Times New Roman;"> </span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-indent:-13.3pt;line-height:normal;margin:0 0 0 13.3pt;"><span style="font-size:11pt;" lang="EN-US"><span style="font-family:Times New Roman;"> </span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-indent:-13.3pt;line-height:normal;margin:0 0 0 13.3pt;"><span style="font-size:11pt;" lang="EN-US"><span style="font-family:Times New Roman;"> </span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-indent:-13.3pt;line-height:normal;margin:0 0 0 13.3pt;"><span style="font-size:11pt;" lang="EN-US"><span style="font-family:Times New Roman;">4.Menganjurkan pasien untuk banyak istirahat.</span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-indent:-13.3pt;line-height:normal;margin:0 0 0 13.3pt;"><span style="font-size:11pt;" lang="EN-US"><span style="font-family:Times New Roman;"> </span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-indent:-13.3pt;line-height:normal;margin:0 0 0 13.3pt;"><span style="font-size:11pt;" lang="EN-US"><span style="font-family:Times New Roman;">5.Memberikanpenjelasan pada pasien /keluarga untuk segera melapor jika ada tanda-tanda perdarahan lebih lanjut seperti: hematemesis, melena, epistaksis.</span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-indent:-13.3pt;line-height:normal;margin:0 0 0 13.3pt;"><span style="font-size:11pt;" lang="EN-US"><span style="font-family:Times New Roman;">6. Menjelaskan obat-obat yang dibe-rikan &amp; manfaatnya serta akibat-nya bagi pasien.</span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-indent:-13.3pt;line-height:normal;margin:0 0 0 13.3pt;"><span style="font-size:11pt;" lang="EN-US"><span style="font-family:Times New Roman;"> </span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="line-height:normal;margin:0;"><span style="font-size:11pt;" lang="EN-US"><span style="font-family:Times New Roman;"> </span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-indent:-13.3pt;line-height:normal;margin:0 0 0 13.3pt;"><span style="font-size:11pt;" lang="EN-US"><span style="font-family:Times New Roman;">7.Mengantisipasi/mencegah terjadi-nya perlukaan atau perdarahan:</span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-indent:-18pt;line-height:normal;margin:0 0 0 27pt;"><span style="font-family:Times New Roman;"><span style="font-size:11pt;" lang="EN-US"><span>-<span style="font:7pt &quot;">          </span></span></span><span style="font-size:11pt;" lang="EN-US">menggunakan sikat gigi lunak.</span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-indent:-18pt;line-height:normal;margin:0 0 0 27pt;"><span style="font-family:Times New Roman;"><span style="font-size:11pt;" lang="EN-US"><span>-<span style="font:7pt &quot;">          </span></span></span><span style="font-size:11pt;" lang="EN-US">memelihara kebersihan mulut.</span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-indent:-18pt;line-height:normal;margin:0 0 0 27pt;"><span style="font-family:Times New Roman;"><span style="font-size:11pt;" lang="EN-US"><span>-<span style="font:7pt &quot;">          </span></span></span><span style="font-size:11pt;" lang="EN-US">menghindari tindakan invasif melalui rektum seperti: pemberian obat suppositoria, enema, rektal termometer.</span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-indent:-18pt;line-height:normal;margin:0 0 0 27pt;"><span style="font-family:Times New Roman;"><span style="font-size:11pt;" lang="EN-US"><span>-<span style="font:7pt &quot;">          </span></span></span><span style="font-size:11pt;" lang="EN-US">menggunakan pencukur lis-trik (jika pasien butuh bercu-kur).</span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-indent:-22.65pt;line-height:normal;margin:0 0 0 22.65pt;"><span style="font-size:11pt;" lang="EN-US"><span style="font-family:Times New Roman;"><span>   </span>-<span>     </span>memberikan tekanan 5-10 me-<span>      </span>nit setiap kali selesai mengambil darah.</span></span></p>
</td>
<td style="border-right:windowtext 1pt solid;border-top:#d4d0c8;border-left:#d4d0c8;width:168.3pt;border-bottom:windowtext 1pt solid;background-color:transparent;padding:0 5.4pt;" width="224" valign="top">
<p class="MsoNormal" style="line-height:normal;margin:0;"><span style="font-size:11pt;" lang="EN-US"><span style="font-family:Times New Roman;">Penurunan jumlah trombosit meru-pakan tanda-tanda adanya keboco-ran pembuluh darah yang pada ta-hap tertentu dapat menimbulkan tanda-tanda klinis berupa perdara-han (nyata) seperti epistaksis, peti-kiae, dll.</span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="line-height:normal;margin:0;"><span style="font-size:11pt;" lang="EN-US"><span style="font-family:Times New Roman;">Agar pasien/keluarga mengetahui hal-hal yang mungkin terjadi pada pasien &amp; dapat membantu mengan-tisipasi terjadinya perdarahan ka-rena trombositopenia.</span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="line-height:normal;margin:0;"><span style="font-size:11pt;" lang="EN-US"><span style="font-family:Times New Roman;">Dengan jumlah trombosit yang di pantau setiap hari, dapat di ketahui tingkat kebocoran pembuluh darah &amp; kemungkinan perdarahan yang dapat dialami pasien.</span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="line-height:normal;margin:0;"><span style="font-size:11pt;" lang="EN-US"><span style="font-family:Times New Roman;">Aktivitas pasien yang tidak terkon-trol dapat menyebabkan terjadinya perdarahan.</span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="line-height:normal;margin:0;"><span style="font-size:11pt;" lang="EN-US"><span style="font-family:Times New Roman;">Keterlibatan keluarga dengan se-gera melaporkan terjadinya perda-rahan (nyata) akan membantu pa-sien mendapatkan penanganan se-dini mungkin.</span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="line-height:normal;margin:0;"><span style="font-size:11pt;" lang="EN-US"><span style="font-family:Times New Roman;">Dengan mengetahui obat-obatan yang diminum &amp; manfaatnya, ma-ka pasien akan termotivasi untuk mau minum obat sesuai dosis atau jumlah yang diberikan.</span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="line-height:normal;margin:0;"><span style="font-size:11pt;" lang="EN-US"><span style="font-family:Times New Roman;"> </span></span></p>
</td>
</tr>
<tr style="height:4.5pt;">
<td style="border-right:windowtext 1pt solid;border-top:#d4d0c8;border-left:windowtext 1pt solid;width:28.15pt;border-bottom:windowtext 1pt solid;height:4.5pt;background-color:transparent;padding:0 5.4pt;" width="38" valign="top">
<p class="MsoNormal" style="line-height:normal;margin:0;"><span style="font-size:11pt;" lang="EN-US"><span style="font-family:Times New Roman;">5.</span></span></p>
</td>
<td style="border-right:windowtext 1pt solid;border-top:#d4d0c8;border-left:#d4d0c8;width:173.6pt;border-bottom:windowtext 1pt solid;height:4.5pt;background-color:transparent;padding:0 5.4pt;" width="231" valign="top">
<p class="MsoNormal" style="line-height:normal;margin:0;"><span style="font-size:11pt;" lang="EN-US"><span style="font-family:Times New Roman;">Gangguan aktifitas sehari-hari sehu-bungan dengan kondisi tubuh yang lemah.</span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="line-height:normal;margin:0;"><span style="font-size:11pt;" lang="EN-US"><span style="font-family:Times New Roman;"> </span></span></p>
</td>
<td style="border-right:windowtext 1pt solid;border-top:#d4d0c8;border-left:#d4d0c8;width:158.95pt;border-bottom:windowtext 1pt solid;height:4.5pt;background-color:transparent;padding:0 5.4pt;" width="212" valign="top">
<p class="MsoNormal" style="text-indent:-3.95pt;line-height:normal;margin:0 0 0 3.95pt;"><span style="font-size:11pt;" lang="EN-US"><span style="font-family:Times New Roman;">Tujuan: selama dilakukan perawatan dirumah sakit kebutuhan aktifitas sehari-har klien terpenuhi</span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-indent:-3.95pt;line-height:normal;margin:0 0 0 3.95pt;"><span style="font-size:11pt;" lang="EN-US"><span style="font-family:Times New Roman;">Criteria </span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-indent:-3.95pt;line-height:normal;margin:0 0 0 3.95pt;"><span style="font-size:11pt;" lang="EN-US"><span style="font-family:Times New Roman;">-Kebutuhan aktifitas sehari-hari terpenuhi.</span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-indent:-3.95pt;line-height:normal;margin:0 0 0 3.95pt;"><span style="font-size:11pt;" lang="EN-US"><span style="font-family:Times New Roman;">-Pasien mampu mandiri sete-lah bebas demam.</span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="line-height:normal;margin:0;"><span style="font-size:11pt;" lang="EN-US"><span style="font-family:Times New Roman;"> </span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="line-height:normal;margin:0;"><span style="font-size:11pt;" lang="EN-US"><span style="font-family:Times New Roman;"> </span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="line-height:normal;margin:0;"><span style="font-size:11pt;" lang="EN-US"><span style="font-family:Times New Roman;"> </span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="line-height:normal;margin:0;"><span style="font-size:11pt;" lang="EN-US"><span style="font-family:Times New Roman;"> </span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="line-height:normal;margin:0;"><span style="font-size:11pt;" lang="EN-US"><span style="font-family:Times New Roman;"> </span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="line-height:normal;margin:0;"><span style="font-size:11pt;" lang="EN-US"><span style="font-family:Times New Roman;"> </span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="line-height:normal;margin:0;"><span style="font-size:11pt;" lang="EN-US"><span style="font-family:Times New Roman;"> </span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="line-height:normal;margin:0;"><span style="font-size:11pt;" lang="EN-US"><span style="font-family:Times New Roman;"> </span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="line-height:normal;margin:0;"><span style="font-size:11pt;" lang="EN-US"><span style="font-family:Times New Roman;"> </span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="line-height:normal;margin:0;"><span style="font-size:11pt;" lang="EN-US"><span style="font-family:Times New Roman;"> </span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="line-height:normal;margin:0;"><span style="font-size:11pt;" lang="EN-US"><span style="font-family:Times New Roman;"> </span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="line-height:normal;margin:0;"><span style="font-size:11pt;" lang="EN-US"><span style="font-family:Times New Roman;"> </span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="line-height:normal;margin:0;"><span style="font-size:11pt;" lang="EN-US"><span style="font-family:Times New Roman;"> </span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="line-height:normal;margin:0;"><span style="font-size:11pt;" lang="EN-US"><span style="font-family:Times New Roman;"> </span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="line-height:normal;margin:0;"><span style="font-size:11pt;" lang="EN-US"><span style="font-family:Times New Roman;"> </span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="line-height:normal;margin:0;"><span style="font-size:11pt;" lang="EN-US"><span style="font-family:Times New Roman;"> </span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="line-height:normal;margin:0;"><span style="font-size:11pt;" lang="EN-US"><span style="font-family:Times New Roman;"> </span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="line-height:normal;margin:0;"><span style="font-size:11pt;" lang="EN-US"><span style="font-family:Times New Roman;"> </span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="line-height:normal;margin:0;"><span style="font-size:11pt;" lang="EN-US"><span style="font-family:Times New Roman;"> </span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="line-height:normal;margin:0;"><span style="font-size:11pt;" lang="EN-US"><span style="font-family:Times New Roman;"> </span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="line-height:normal;margin:0;"><span style="font-size:11pt;" lang="EN-US"><span style="font-family:Times New Roman;"> </span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="line-height:normal;margin:0;"><span style="font-size:11pt;" lang="EN-US"><span style="font-family:Times New Roman;"> </span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="line-height:normal;margin:0;"><span style="font-size:11pt;" lang="EN-US"><span style="font-family:Times New Roman;"> </span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="line-height:normal;margin:0;"><span style="font-size:11pt;" lang="EN-US"><span style="font-family:Times New Roman;"> </span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="line-height:normal;margin:0;"><span style="font-size:11pt;" lang="EN-US"><span style="font-family:Times New Roman;"> </span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="line-height:normal;margin:0;"><span style="font-size:11pt;" lang="EN-US"><span style="font-family:Times New Roman;"> </span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="line-height:normal;margin:0;"><span style="font-size:11pt;" lang="EN-US"><span style="font-family:Times New Roman;"> </span></span></p>
</td>
<td style="border-right:windowtext 1pt solid;border-top:#d4d0c8;border-left:#d4d0c8;width:177.65pt;border-bottom:windowtext 1pt solid;height:4.5pt;background-color:transparent;padding:0 5.4pt;" width="237" valign="top">
<p class="MsoNormal" style="text-indent:-13.3pt;line-height:normal;margin:0 0 0 13.3pt;"><span style="font-size:11pt;" lang="EN-US"><span style="font-family:Times New Roman;">1. Mengkaji keluhan pasien.</span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-indent:-13.3pt;line-height:normal;margin:0 0 0 13.3pt;"><span style="font-size:11pt;" lang="EN-US"><span style="font-family:Times New Roman;"> </span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-indent:-13.3pt;line-height:normal;margin:0 0 0 13.3pt;"><span style="font-size:11pt;" lang="EN-US"><span style="font-family:Times New Roman;">2. Mengkaji hal-hal yang mampu/ tidak mampu dilakukan oleh pa-sien sehubungan dengan kelemah-an fisiknya.</span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-indent:-13.3pt;line-height:normal;margin:0 0 0 13.3pt;"><span style="font-size:11pt;" lang="EN-US"><span style="font-family:Times New Roman;">3. Membantu pasien memenuhi kebutuhan aktifitasnya sehari-hari sesuai dengan tingkat ke-terbatasan pasien seperti mandi, makan, eliminasi.</span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-indent:-13.3pt;line-height:normal;margin:0 0 0 13.3pt;"><span style="font-size:11pt;" lang="EN-US"><span style="font-family:Times New Roman;"> </span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-indent:-13.3pt;line-height:normal;margin:0 0 0 13.3pt;"><span style="font-size:11pt;" lang="EN-US"><span style="font-family:Times New Roman;"> </span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-indent:-13.3pt;line-height:normal;margin:0 0 0 13.3pt;"><span style="font-size:11pt;" lang="EN-US"><span style="font-family:Times New Roman;">4. Membantu pasien untukk mandiri sesuai dengan perkembangan ke-majuan fisiknya.</span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-indent:-13.3pt;line-height:normal;margin:0 0 0 13.3pt;"><span style="font-size:11pt;" lang="EN-US"><span style="font-family:Times New Roman;"> </span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-indent:-13.3pt;line-height:normal;margin:0 0 0 13.3pt;"><span style="font-size:11pt;" lang="EN-US"><span style="font-family:Times New Roman;">5. Memberi penjelasan tentang hal-hal yang dapat membantu &amp; me-ningkatkan kekuatan fisik pasien.</span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-indent:-13.3pt;line-height:normal;margin:0 0 0 13.3pt;"><span style="font-size:11pt;" lang="EN-US"><span style="font-family:Times New Roman;"> </span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-indent:-13.3pt;line-height:normal;margin:0 0 0 13.3pt;"><span style="font-size:11pt;" lang="EN-US"><span style="font-family:Times New Roman;"> </span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-indent:-13.3pt;line-height:normal;margin:0 0 0 13.3pt;"><span style="font-size:11pt;" lang="EN-US"><span style="font-family:Times New Roman;"> </span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-indent:-13.3pt;line-height:normal;margin:0 0 0 13.3pt;"><span style="font-size:11pt;" lang="EN-US"><span style="font-family:Times New Roman;"> </span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-indent:-13.3pt;line-height:normal;margin:0 0 0 13.3pt;"><span style="font-size:11pt;" lang="EN-US"><span style="font-family:Times New Roman;">6. Meletakkan barang-barang di tem-pat yang mudah terjangkau oleh pasien.</span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-indent:-13.3pt;line-height:normal;margin:0 0 0 13.3pt;"><span style="font-size:11pt;" lang="EN-US"><span style="font-family:Times New Roman;">7. Menyiapkan bel di dekat pasien.</span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-indent:-13.3pt;line-height:normal;margin:0 0 0 13.3pt;"><span style="font-size:11pt;" lang="EN-US"><span style="font-family:Times New Roman;"> </span></span></p>
</td>
<td style="border-right:windowtext 1pt solid;border-top:#d4d0c8;border-left:#d4d0c8;width:168.3pt;border-bottom:windowtext 1pt solid;height:4.5pt;background-color:transparent;padding:0 5.4pt;" width="224" valign="top">
<p class="MsoNormal" style="line-height:normal;margin:0;"><span style="font-size:11pt;" lang="EN-US"><span style="font-family:Times New Roman;">Untuk mengidentifikasi masa-lah-masalah pasien.</span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="line-height:normal;margin:0;"><span style="font-size:11pt;" lang="EN-US"><span style="font-family:Times New Roman;">Untuk mengetahui tingkat keter-gantungan pasien dalam memenuhi kebutuhannya.</span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="line-height:normal;margin:0;"><span style="font-size:11pt;" lang="EN-US"><span style="font-family:Times New Roman;"> </span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="line-height:normal;margin:0;"><span style="font-size:11pt;" lang="EN-US"><span style="font-family:Times New Roman;">Pemberian bantuan sangat di perlu-kan oleh pasien pada saat kondisi-nya lemah &amp; perawat mempunyai tanggung jawab dalam pemenuhan kebutuhan sehari-hari pasien tanpa mem-buat pasien mengalami keter-gantungan pada perawat.</span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="line-height:normal;margin:0;"><span style="font-size:11pt;" lang="EN-US"><span style="font-family:Times New Roman;">Dengan melatih kemandirian pasien maka pasien tidak me-ngalami ketergantungan pada perawat.</span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="line-height:normal;margin:0;"><span style="font-size:11pt;" lang="EN-US"><span style="font-family:Times New Roman;">Dengan penjelasan yang diberikan kepada pasien, maka pasien termo-tivasi untuk kooperatif selama pe-rawatan terutama terhadap tindakan yang dapat meningkatkan kekuatan fisiknya seperti pasien mau meng-habiskan porsi makan-nya.</span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="line-height:normal;margin:0;"><span style="font-size:11pt;" lang="EN-US"><span style="font-family:Times New Roman;">Akan membantu pasien untuk me-menuhi kebutuhannya sendiri tanpa orang lain.</span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="line-height:normal;margin:0;"><span style="font-size:11pt;" lang="EN-US"><span style="font-family:Times New Roman;">Agar pasien dapat segera meminta bantuan perawat saat membutuh-kannya.</span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="line-height:normal;margin:0;"><span style="font-size:11pt;" lang="EN-US"><span style="font-family:Times New Roman;"> </span></span></p>
</td>
</tr>
<tr>
<td style="border-right:windowtext 1pt solid;border-top:#d4d0c8;border-left:windowtext 1pt solid;width:28.15pt;border-bottom:windowtext 1pt solid;background-color:transparent;padding:0 5.4pt;" width="38" valign="top">
<p class="MsoNormal" style="line-height:normal;margin:0;"><span style="font-size:11pt;" lang="EN-US"><span style="font-family:Times New Roman;">6.</span></span></p>
</td>
<td style="border-right:windowtext 1pt solid;border-top:#d4d0c8;border-left:#d4d0c8;width:173.6pt;border-bottom:windowtext 1pt solid;background-color:transparent;padding:0 5.4pt;" width="231" valign="top">
<p class="MsoNormal" style="line-height:normal;margin:0;"><span style="font-size:11pt;" lang="EN-US"><span style="font-family:Times New Roman;">Gangguan rasa nyaman: nyeri sehu-bungan dengan mekanisme patolo-gis (proses penyakit).</span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="line-height:normal;margin:0;"><span style="font-size:11pt;" lang="EN-US"><span style="font-family:Times New Roman;"> </span></span></p>
</td>
<td style="border-right:windowtext 1pt solid;border-top:#d4d0c8;border-left:#d4d0c8;width:158.95pt;border-bottom:windowtext 1pt solid;background-color:transparent;padding:0 5.4pt;" width="212" valign="top">
<p class="MsoNormal" style="text-indent:-3.95pt;line-height:normal;margin:0 0 0 3.95pt;"><span style="font-size:11pt;" lang="EN-US"><span style="font-family:Times New Roman;">Selama perawatan 2 hari Rasa nyaman pasien terpenuhi.Nyeri berkurang atau hilang.</span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-indent:-3.95pt;line-height:normal;margin:0 0 0 3.95pt;"><span style="font-size:11pt;" lang="EN-US"><span style="font-family:Times New Roman;">Criteria <span> </span>Klien mengatakan Nyeri berkurang atau hilang. Klien tampak tenang (tidak nampak nyeri)</span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-indent:-3.95pt;line-height:normal;margin:0 0 0 3.95pt;"><span style="font-size:11pt;" lang="EN-US"><span style="font-family:Times New Roman;"> </span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-indent:-3.95pt;line-height:normal;margin:0 0 0 3.95pt;"><span style="font-size:11pt;" lang="EN-US"><span style="font-family:Times New Roman;"> </span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="line-height:normal;margin:0;"><span style="font-size:11pt;" lang="EN-US"><span style="font-family:Times New Roman;"> </span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="line-height:normal;margin:0;"><span style="font-size:11pt;" lang="EN-US"><span style="font-family:Times New Roman;"> </span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="line-height:normal;margin:0;"><span style="font-size:11pt;" lang="EN-US"><span style="font-family:Times New Roman;"> </span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="line-height:normal;margin:0;"><span style="font-size:11pt;" lang="EN-US"><span style="font-family:Times New Roman;"> </span></span></p>
</td>
<td style="border-right:windowtext 1pt solid;border-top:#d4d0c8;border-left:#d4d0c8;width:177.65pt;border-bottom:windowtext 1pt solid;background-color:transparent;padding:0 5.4pt;" width="237" valign="top">
<p class="MsoNormal" style="text-indent:-13.3pt;line-height:normal;margin:0 0 0 13.3pt;"><span style="font-size:11pt;" lang="EN-US"><span style="font-family:Times New Roman;">1. Mengkaji tingkat nyeri yang di ala-mi pasien dengan memberi ren-tang nyeri (0-10), biarkan pasien menentukan tingkat nyeri yang di alaminya, tetapkan tipe nyeri yang dialami pasien, respons pasien terhadap nyeri yang dialami.</span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-indent:-13.3pt;line-height:normal;margin:0 0 0 13.3pt;"><span style="font-size:11pt;" lang="EN-US"><span style="font-family:Times New Roman;">2. Mengkaji faktor-faktor yang mem-pengaruhi reaksi pasien terhadap nyeri (budaya, pendidikan, dll).</span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-indent:-13.3pt;line-height:normal;margin:0 0 0 13.3pt;"><span style="font-size:11pt;" lang="EN-US"><span style="font-family:Times New Roman;"> </span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-indent:-13.3pt;line-height:normal;margin:0 0 0 13.3pt;"><span style="font-size:11pt;" lang="EN-US"><span style="font-family:Times New Roman;"> </span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-indent:-13.3pt;line-height:normal;margin:0 0 0 13.3pt;"><span style="font-size:11pt;" lang="EN-US"><span style="font-family:Times New Roman;"> </span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-indent:-13.3pt;line-height:normal;margin:0 0 0 13.3pt;"><span style="font-size:11pt;" lang="EN-US"><span style="font-family:Times New Roman;"> </span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-indent:-13.3pt;line-height:normal;margin:0 0 0 13.3pt;"><span style="font-size:11pt;" lang="EN-US"><span style="font-family:Times New Roman;"> </span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-indent:-13.3pt;line-height:normal;margin:0 0 0 13.3pt;"><span style="font-size:11pt;" lang="EN-US"><span style="font-family:Times New Roman;"> </span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-indent:-13.3pt;line-height:normal;margin:0 0 0 13.3pt;"><span style="font-size:11pt;" lang="EN-US"><span style="font-family:Times New Roman;"> </span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-indent:-13.3pt;line-height:normal;margin:0 0 0 13.3pt;"><span style="font-size:11pt;" lang="EN-US"><span style="font-family:Times New Roman;"> </span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-indent:-13.3pt;line-height:normal;margin:0 0 0 13.3pt;"><span style="font-size:11pt;" lang="EN-US"><span style="font-family:Times New Roman;"> </span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-indent:-13.3pt;line-height:normal;margin:0 0 0 13.3pt;"><span style="font-size:11pt;" lang="EN-US"><span style="font-family:Times New Roman;"> </span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-indent:-13.3pt;line-height:normal;margin:0 0 0 13.3pt;"><span style="font-size:11pt;" lang="EN-US"><span style="font-family:Times New Roman;"> </span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-indent:-13.3pt;line-height:normal;margin:0 0 0 13.3pt;"><span style="font-size:11pt;" lang="EN-US"><span style="font-family:Times New Roman;"> </span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-indent:-13.3pt;line-height:normal;margin:0 0 0 13.3pt;"><span style="font-size:11pt;" lang="EN-US"><span style="font-family:Times New Roman;"> </span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-indent:-13.3pt;line-height:normal;margin:0 0 0 13.3pt;"><span style="font-size:11pt;" lang="EN-US"><span style="font-family:Times New Roman;"> </span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-indent:-13.3pt;line-height:normal;margin:0 0 0 13.3pt;"><span style="font-size:11pt;" lang="EN-US"><span style="font-family:Times New Roman;">3.<span>  </span>Memberikan posisi yang nyaman, usahakan situasi ruangan yang tenang.</span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-indent:-13.3pt;line-height:normal;margin:0 0 0 13.3pt;"><span style="font-size:11pt;" lang="EN-US"><span style="font-family:Times New Roman;">4. Memberikan suasana gembira bagi pasien, alihkan perhatian pasien dari rasa nyeri (libatkan keluarga).<span>  </span>Menganjurkan pasien untuk mem-baca buku, mendengar musik, nonton TV (mengalihkan perhatian).</span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-indent:-13.3pt;line-height:normal;margin:0 0 0 13.3pt;"><span style="font-size:11pt;" lang="EN-US"><span style="font-family:Times New Roman;">5. Memberikan kesempatan pada pa-sien untuk berkomunikasi dengan teman-temannya/orang terdekat.</span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-indent:-13.3pt;line-height:normal;margin:0 0 0 13.3pt;"><span style="font-size:11pt;" lang="EN-US"><span style="font-family:Times New Roman;"> </span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-indent:-13.3pt;line-height:normal;margin:0 0 0 13.3pt;"><span style="font-size:11pt;" lang="EN-US"><span style="font-family:Times New Roman;"> </span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-indent:-18pt;line-height:normal;margin:0 0 0 22.65pt;"><span style="font-family:Times New Roman;"><span style="font-size:11pt;" lang="EN-US"><span>6.<span style="font:7pt &quot;">      </span></span></span><span style="font-size:11pt;" lang="EN-US">Memberikan obat-obat analgetik (kolaborasi dokter).</span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-indent:-13.3pt;line-height:normal;margin:0 0 0 13.3pt;"><span style="font-size:11pt;" lang="EN-US"><span style="font-family:Times New Roman;"> </span></span></p>
</td>
<td style="border-right:windowtext 1pt solid;border-top:#d4d0c8;border-left:#d4d0c8;width:168.3pt;border-bottom:windowtext 1pt solid;background-color:transparent;padding:0 5.4pt;" width="224" valign="top">
<p class="MsoNormal" style="line-height:normal;margin:0;"><span style="font-size:11pt;" lang="EN-US"><span style="font-family:Times New Roman;">Untuk mengetahui berapa berat nyeri yang dialami pasien.</span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="line-height:normal;margin:0;"><span style="font-size:11pt;" lang="EN-US"><span style="font-family:Times New Roman;"> </span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="line-height:normal;margin:0;"><span style="font-size:11pt;" lang="EN-US"><span style="font-family:Times New Roman;"> </span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="line-height:normal;margin:0;"><span style="font-size:11pt;" lang="EN-US"><span style="font-family:Times New Roman;"> </span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="line-height:normal;margin:0;"><span style="font-size:11pt;" lang="EN-US"><span style="font-family:Times New Roman;"> </span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="line-height:normal;margin:0;"><span style="font-size:11pt;" lang="EN-US"><span style="font-family:Times New Roman;"> </span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="line-height:normal;margin:0;"><span style="font-size:11pt;" lang="EN-US"><span style="font-family:Times New Roman;">Reaksi pasien terhadap nyeri dapat dipengaruhi oleh berba-gai faktor, dengan mengetahui faktor-faktor tersebut maka perawat dapat mela-kukan intervensi yang sesuai de-ngan masalah klien.<span>  </span>Respon in-dividu ter-hadap nyeri sangat ber-beda atau bervariasi, sehingga pe-rawat perlu mengkaji lebih lanjut menghindari kesalahan persepsi terhadap kondisi yang dialami pa-sien.<span>  </span>Misalnya pasien yang berteri-ak karena nyeri belum tentu me-ngalami nyeri yang lebih hebat dari pasien lain yang menutup mata, menggigit bibir atau berpegangan erat.</span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="line-height:normal;margin:0;"><span style="font-size:11pt;" lang="EN-US"><span style="font-family:Times New Roman;">Untuk mengurangi rasa nyeri.</span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="line-height:normal;margin:0;"><span style="font-size:11pt;" lang="EN-US"><span style="font-family:Times New Roman;"> </span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="line-height:normal;margin:0;"><span style="font-size:11pt;" lang="EN-US"><span style="font-family:Times New Roman;"> </span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="line-height:normal;margin:0;"><span style="font-size:11pt;" lang="EN-US"><span style="font-family:Times New Roman;">Dengan melakukan aktifitas lain, pasien dapat sedikit melupakan perhatiannya terhadap nyeri yang dialami.</span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="line-height:normal;margin:0;"><span style="font-size:11pt;" lang="EN-US"><span style="font-family:Times New Roman;"> </span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="line-height:normal;margin:0;"><span style="font-size:11pt;" lang="EN-US"><span style="font-family:Times New Roman;"> </span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="line-height:normal;margin:0;"><span style="font-size:11pt;" lang="EN-US"><span style="font-family:Times New Roman;"> </span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="line-height:normal;margin:0;"><span style="font-size:11pt;" lang="EN-US"><span style="font-family:Times New Roman;">Tetap berhubungan dengan orang-orang terdekat/teman membuat pa-sien gembira/bahagia &amp; dapat me-ngalihkan perhatiannya terhadap nyeri.</span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="line-height:normal;margin:0;"><span style="font-size:11pt;" lang="EN-US"><span style="font-family:Times New Roman;">Obat-obatan analgetik dapat mene-kan/mengurangi nyeri pasien.<span>  </span>Per-lu adanya kolaborasi dengan dokter karena pemberian obat merupakan wewenang dokter.</span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="line-height:normal;margin:0;"><span style="font-size:11pt;" lang="EN-US"><span style="font-family:Times New Roman;"> </span></span></p>
</td>
</tr>
<tr>
<td style="border-right:windowtext 1pt solid;border-top:#d4d0c8;border-left:windowtext 1pt solid;width:28.15pt;border-bottom:windowtext 1pt solid;background-color:transparent;padding:0 5.4pt;" width="38" valign="top">
<p class="MsoNormal" style="line-height:normal;margin:0;"><span style="font-size:11pt;" lang="EN-US"><span style="font-family:Times New Roman;">7.</span></span></p>
</td>
<td style="border-right:windowtext 1pt solid;border-top:#d4d0c8;border-left:#d4d0c8;width:173.6pt;border-bottom:windowtext 1pt solid;background-color:transparent;padding:0 5.4pt;" width="231" valign="top">
<p class="MsoNormal" style="line-height:normal;margin:0;"><span style="font-size:11pt;" lang="EN-US"><span style="font-family:Times New Roman;">Potensial terjadi syok hipovolemik sehubungan dengan perdarahan hebat.</span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="line-height:normal;margin:0;"><span style="font-size:11pt;" lang="EN-US"><span style="font-family:Times New Roman;"> </span></span></p>
</td>
<td style="border-right:windowtext 1pt solid;border-top:#d4d0c8;border-left:#d4d0c8;width:158.95pt;border-bottom:windowtext 1pt solid;background-color:transparent;padding:0 5.4pt;" width="212" valign="top">
<p class="MsoNormal" style="line-height:normal;margin:0;"><span lang="EN-US"><span style="font-size:small;font-family:Times New Roman;">Tujuan: selama perawatan<span>  </span>dirumah sakit tidak terjadi syok hipovolemik </span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="line-height:normal;margin:0;"><span style="font-size:small;"><span style="font-family:Times New Roman;"><span lang="EN-US">Kriteria: Vital sign dalam batas normal (TD 100/70 mmHg, N: 80-120x/mnt), Tidak ada tanda presyok, Akral hangat, Capilarry refill &lt; 3 detik, Pulsasi kuat</span></span></span></p>
</td>
<td style="border-right:windowtext 1pt solid;border-top:#d4d0c8;border-left:#d4d0c8;width:177.65pt;border-bottom:windowtext 1pt solid;background-color:transparent;padding:0 5.4pt;" width="237" valign="top">
<p class="MsoNormal" style="line-height:normal;margin:0;"><span style="font-size:11pt;" lang="EN-US"><span style="font-family:Times New Roman;">1. Monitor keadaan umum pasien.</span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="line-height:normal;margin:0;"><span style="font-size:11pt;" lang="EN-US"><span style="font-family:Times New Roman;"> </span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="line-height:normal;margin:0;"><span style="font-size:11pt;" lang="EN-US"><span style="font-family:Times New Roman;"> </span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="line-height:normal;margin:0;"><span style="font-size:11pt;" lang="EN-US"><span style="font-family:Times New Roman;"> </span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="line-height:normal;margin:0;"><span style="font-size:11pt;" lang="EN-US"><span style="font-family:Times New Roman;"> </span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="line-height:normal;margin:0;"><span style="font-size:11pt;" lang="EN-US"><span style="font-family:Times New Roman;"> </span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="line-height:normal;margin:0;"><span style="font-size:11pt;" lang="EN-US"><span style="font-family:Times New Roman;"> </span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="line-height:normal;margin:0;"><span style="font-size:11pt;" lang="EN-US"><span style="font-family:Times New Roman;"> </span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-indent:-13.3pt;line-height:normal;margin:0 0 0 13.3pt;"><span style="font-size:11pt;" lang="EN-US"><span style="font-family:Times New Roman;">2. Observasi tanda-tanda vital tiap<span>      </span>2-3 jam.</span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-indent:-13.3pt;line-height:normal;margin:0 0 0 13.3pt;"><span style="font-size:11pt;" lang="EN-US"><span style="font-family:Times New Roman;"> </span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-indent:-13.3pt;line-height:normal;margin:0 0 0 13.3pt;"><span style="font-size:11pt;" lang="EN-US"><span style="font-family:Times New Roman;"> </span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-indent:-13.3pt;line-height:normal;margin:0 0 0 13.3pt;"><span style="font-size:11pt;" lang="EN-US"><span style="font-family:Times New Roman;"> </span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-indent:-13.3pt;line-height:normal;margin:0 0 0 13.3pt;"><span style="font-size:11pt;" lang="EN-US"><span style="font-family:Times New Roman;"> </span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-indent:-13.3pt;line-height:normal;margin:0 0 0 13.3pt;"><span style="font-size:11pt;" lang="EN-US"><span style="font-family:Times New Roman;"> </span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-indent:-13.3pt;line-height:normal;margin:0 0 0 13.3pt;"><span style="font-size:11pt;" lang="EN-US"><span style="font-family:Times New Roman;">3. Monitor tanda-tanda perdarahan</span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-indent:-13.3pt;line-height:normal;margin:0 0 0 13.3pt;"><span style="font-size:11pt;" lang="EN-US"><span style="font-family:Times New Roman;"> </span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-indent:-13.3pt;line-height:normal;margin:0 0 0 13.3pt;"><span style="font-size:11pt;" lang="EN-US"><span style="font-family:Times New Roman;"> </span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-indent:-13.3pt;line-height:normal;margin:0 0 0 13.3pt;"><span style="font-size:11pt;" lang="EN-US"><span style="font-family:Times New Roman;"> </span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-indent:-13.3pt;line-height:normal;margin:0 0 0 13.3pt;"><span style="font-size:11pt;" lang="EN-US"><span style="font-family:Times New Roman;"> </span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-indent:-13.3pt;line-height:normal;margin:0 0 0 13.3pt;"><span style="font-size:11pt;" lang="EN-US"><span style="font-family:Times New Roman;">4. Jelaskan pada pasien/keluarga tentang tanda-tanda perdarahan yang mungkin dialami pasien.</span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-indent:-13.3pt;line-height:normal;margin:0 0 0 13.3pt;"><span style="font-size:11pt;" lang="EN-US"><span style="font-family:Times New Roman;"> </span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-indent:-13.3pt;line-height:normal;margin:0 0 0 13.3pt;"><span style="font-size:11pt;" lang="EN-US"><span style="font-family:Times New Roman;"> </span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-indent:-13.3pt;line-height:normal;margin:0 0 0 13.3pt;"><span style="font-size:11pt;" lang="EN-US"><span style="font-family:Times New Roman;"> </span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-indent:-13.3pt;line-height:normal;margin:0 0 0 13.3pt;"><span style="font-size:11pt;" lang="EN-US"><span style="font-family:Times New Roman;">5.Anjurkan pasien/keluarga untuk se-gera melapor jika ada tanda-tanda perdarahan.</span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-indent:-13.3pt;line-height:normal;margin:0 0 0 13.3pt;"><span style="font-size:11pt;" lang="EN-US"><span style="font-family:Times New Roman;"> </span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-indent:-13.3pt;line-height:normal;margin:0 0 0 13.3pt;"><span style="font-size:11pt;" lang="EN-US"><span style="font-family:Times New Roman;"> </span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-indent:-13.3pt;line-height:normal;margin:0 0 0 13.3pt;"><span style="font-size:11pt;" lang="EN-US"><span style="font-family:Times New Roman;">6. Pasang infus, beri terapi cairan in-travena jika terjadi perdarahan (kolaborasi dengan dokter).</span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-indent:-13.3pt;line-height:normal;margin:0 0 0 13.3pt;"><span style="font-size:11pt;" lang="EN-US"><span style="font-family:Times New Roman;"> </span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-indent:-13.3pt;line-height:normal;margin:0 0 0 13.3pt;"><span style="font-size:11pt;" lang="EN-US"><span style="font-family:Times New Roman;"> </span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-indent:-13.3pt;line-height:normal;margin:0 0 0 13.3pt;"><span style="font-size:11pt;" lang="EN-US"><span style="font-family:Times New Roman;"> </span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-indent:-13.3pt;line-height:normal;margin:0 0 0 13.3pt;"><span style="font-size:11pt;" lang="EN-US"><span style="font-family:Times New Roman;">7. Segera puasakan jika terjadi perda-rahan saluran pencernaan.</span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-indent:-13.3pt;line-height:normal;margin:0 0 0 13.3pt;"><span style="font-size:11pt;" lang="EN-US"><span style="font-family:Times New Roman;"> </span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-indent:-13.3pt;line-height:normal;margin:0 0 0 13.3pt;"><span style="font-size:11pt;" lang="EN-US"><span style="font-family:Times New Roman;"> </span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-indent:-13.3pt;line-height:normal;margin:0 0 0 13.3pt;"><span style="font-size:11pt;" lang="EN-US"><span style="font-family:Times New Roman;">8. Cek Hb, Ht, trombosit (sito).</span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-indent:-13.3pt;line-height:normal;margin:0 0 0 13.3pt;"><span style="font-size:11pt;" lang="EN-US"><span style="font-family:Times New Roman;"> </span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-indent:-13.3pt;line-height:normal;margin:0 0 0 13.3pt;"><span style="font-size:11pt;" lang="EN-US"><span style="font-family:Times New Roman;"> </span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-indent:-13.3pt;line-height:normal;margin:0 0 0 13.3pt;"><span style="font-size:11pt;" lang="EN-US"><span style="font-family:Times New Roman;"> </span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-indent:-13.3pt;line-height:normal;margin:0 0 0 13.3pt;"><span style="font-size:11pt;" lang="EN-US"><span style="font-family:Times New Roman;"> </span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-indent:-13.3pt;line-height:normal;margin:0 0 0 13.3pt;"><span style="font-size:11pt;" lang="EN-US"><span style="font-family:Times New Roman;">9. Perhatikan keluhan pasien seperti mata berkunang-kunang, pusing, lemah, ekstremitas dingin, sesak nafas.</span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-indent:-13.3pt;line-height:normal;margin:0 0 0 13.3pt;"><span style="font-size:11pt;" lang="EN-US"><span style="font-family:Times New Roman;">10. Berikan tranfusi sesuai dengan program dokter.</span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-indent:-18pt;line-height:normal;margin:0 0 0 18pt;"><span style="font-family:Times New Roman;"><span style="font-size:11pt;" lang="EN-US"><span>4.<span style="font:7pt &quot;">      </span></span></span><span style="font-size:11pt;" lang="EN-US">Monitor masukan &amp; keluaran, catat &amp; ukur perdarahan yang terjadi, produksi urin.</span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="line-height:normal;margin:0;"><span style="font-size:11pt;" lang="EN-US"><span style="font-family:Times New Roman;"> </span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="line-height:normal;margin:0;"><span style="font-size:11pt;" lang="EN-US"><span style="font-family:Times New Roman;"> </span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="line-height:normal;margin:0;"><span style="font-size:11pt;" lang="EN-US"><span style="font-family:Times New Roman;"> </span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="line-height:normal;margin:0;"><span style="font-size:11pt;" lang="EN-US"><span style="font-family:Times New Roman;"> </span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="line-height:normal;margin:0;"><span style="font-size:11pt;" lang="EN-US"><span style="font-family:Times New Roman;"> </span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="line-height:normal;margin:0;"><span style="font-size:11pt;" lang="EN-US"><span style="font-family:Times New Roman;"> </span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="line-height:normal;margin:0;"><span style="font-size:11pt;" lang="EN-US"><span style="font-family:Times New Roman;"> </span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-indent:-18pt;line-height:normal;margin:0 0 0 18pt;"><span style="font-family:Times New Roman;"><span style="font-size:11pt;" lang="EN-US"><span>5.<span style="font:7pt &quot;">      </span></span></span><span style="font-size:11pt;" lang="EN-US">Berikan obat-obatan untuk me-ngatasi perdarahan sesuai dengan program dokter.</span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-indent:-18pt;line-height:normal;margin:0 0 0 18pt;"><span style="font-family:Times New Roman;"><span style="font-size:11pt;" lang="EN-US"><span>6.<span style="font:7pt &quot;">      </span></span></span><span style="font-size:11pt;" lang="EN-US"><span> </span>Bila terjadi tanda-tanda syok hipovolemik, baringkan pasien terlentang atau posisi datar.</span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-indent:-18pt;line-height:normal;margin:0 0 0 18pt;"><span style="font-family:Times New Roman;"><span style="font-size:11pt;" lang="EN-US"><span>7.<span style="font:7pt &quot;">      </span></span></span><span style="font-size:11pt;" lang="EN-US"><span> </span>Berikan terapi oksigen sesuai dengan kebutuhan.</span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="line-height:normal;margin:0;"><span style="font-size:11pt;" lang="EN-US"><span style="font-family:Times New Roman;"> </span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="line-height:normal;margin:0;"><span style="font-size:11pt;" lang="EN-US"><span style="font-family:Times New Roman;"> </span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="line-height:normal;margin:0;"><span style="font-size:11pt;" lang="EN-US"><span style="font-family:Times New Roman;"> </span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-indent:-13.3pt;line-height:normal;margin:0 0 0 13.3pt;"><span style="font-size:11pt;" lang="EN-US"><span style="font-family:Times New Roman;">15. Segera lapor dokter jika tam-pak tanda-tanda syok hipovolemik &amp; observasi ketat pasien serta perce-pat tetesan infus sambil menunggu program dokter selanjutnya.</span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="line-height:normal;text-align:center;margin:0;" align="center"><span style="font-size:11pt;" lang="EN-US"><span style="font-family:Times New Roman;"> </span></span></p>
</td>
<td style="border-right:windowtext 1pt solid;border-top:#d4d0c8;border-left:#d4d0c8;width:168.3pt;border-bottom:windowtext 1pt solid;background-color:transparent;padding:0 5.4pt;" width="224" valign="top">
<p class="MsoNormal" style="line-height:normal;margin:0;"><span style="font-size:11pt;" lang="EN-US"><span style="font-family:Times New Roman;">Untuk memantau kondisi pasien selama masa perawatan teruta-ma saat terjadi perdarahan.<span>  </span></span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="line-height:normal;margin:0;"><span style="font-size:11pt;" lang="EN-US"><span style="font-family:Times New Roman;">Dengan memonitor keadaan umum pasien, perawat dapat segera me-ngetahui jika terjadi tanda-tanda pre syok/syok sehingga dapat se-gera di tangani.</span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="line-height:normal;margin:0;"><span style="font-size:11pt;" lang="EN-US"><span style="font-family:Times New Roman;">Tanda vital dalam batas normal menandakan keadaan umum pasien baik, perawat perlu terus mengob-servasi tanda-tanda vital selama pasien mengalami perdarahan un-tuk memastikan tidak terjadi pre syok/syok.</span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="line-height:normal;margin:0;"><span style="font-size:11pt;" lang="EN-US"><span style="font-family:Times New Roman;">Perdarahan yang cepat diketahui dapat segera diatasi, sehingga pasi-en tidak sampai ke tahap syok hi-povolemik akibat perdarahan he-bat.</span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="line-height:normal;margin:0;"><span style="font-size:11pt;" lang="EN-US"><span style="font-family:Times New Roman;">Dengan memberi penjelasan &amp; me-libatkan keluarga diharapkan tan-da-tanda perdarahan dapat diketa-hui lebih cepat &amp; pasien/ keluarga menjadi kooperatif se-lama pasien di rawat.</span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="line-height:normal;margin:0;"><span style="font-size:11pt;" lang="EN-US"><span style="font-family:Times New Roman;">Keterlibatan keluarga untuk segera melaporkan jika terjadi perdarahan terhadap pasien sangat membantu tim perawatan untuk segera mela-kukan tindakan yang tepat.</span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="line-height:normal;margin:0;"><span style="font-size:11pt;" lang="EN-US"><span style="font-family:Times New Roman;">Pemberian cairan intravena sangat diperlukan untuk mengatasi kehi-langan cairan tubuh yang hebat yai-tu untuk mengatasi syok hipovo-lemik.<span>  </span>Pemberian infus dilakukan dengan kolaborasi dokter.</span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="line-height:normal;margin:0;"><span style="font-size:11pt;" lang="EN-US"><span style="font-family:Times New Roman;">Puasa membantu mengistirahatkan saluran pencernaan untuk semen-tara selama perdarahan berasal dari saluran cerna.</span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="line-height:normal;margin:0;"><span style="font-size:11pt;" lang="EN-US"><span style="font-family:Times New Roman;">Untuk mengetahui tingkat kebo-coran pembuluh darah yang di alami pasien &amp; untuk acuan me-lakukan tindakan lebih lanjut terhadap perdarahan tersebut.</span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="line-height:normal;margin:0;"><span style="font-size:11pt;" lang="EN-US"><span style="font-family:Times New Roman;">Untuk mengetahui seberapa jauh pengaruh perdarahan tersebut pada pasien sehingga tim kesehatan le-bih waspada.</span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="line-height:normal;margin:0;"><span style="font-size:11pt;" lang="EN-US"><span style="font-family:Times New Roman;">Untuk menggantikan volume darah serta komponen darah yang hilang.</span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="line-height:normal;margin:0;"><span style="font-size:11pt;" lang="EN-US"><span style="font-family:Times New Roman;">Pengukuran &amp; pencatatan sangat penting untuk mengetahui jumlah perdarahan yang dialami pasien.<span>  </span>Untuk mengetahui keseimbangan cairan tubuh.<span>  </span>Produksi urin yang lebih pekat &amp; lebih sedikit dari normal (sangat sedikit) menunjukkan pasien kekurangan cairan &amp; mengalami syok.<span>  </span>Hati-hati terha-dap perdarahan di dalam. </span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="line-height:normal;margin:0;"><span style="font-size:11pt;" lang="EN-US"><span style="font-family:Times New Roman;">Untuk membantu menghentikan perdarahan.</span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="line-height:normal;margin:0;"><span style="font-size:11pt;" lang="EN-US"><span style="font-family:Times New Roman;"> </span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="line-height:normal;margin:0;"><span style="font-size:11pt;" lang="EN-US"><span style="font-family:Times New Roman;">Untuk menghindari kondisi yang lebih buruk.</span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="line-height:normal;margin:0;"><span style="font-size:11pt;" lang="EN-US"><span style="font-family:Times New Roman;"> </span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="line-height:normal;margin:0;"><span style="font-size:11pt;" lang="EN-US"><span style="font-family:Times New Roman;">Pemberian O<sub>2<span>  </span></sub>akan membantu ok-sigenasi jaringan, karena dengan terjadinya perdarahan hebat maka suplai oksigen ke jaringan terganggu.</span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="line-height:normal;margin:0;"><span style="font-size:11pt;" lang="EN-US"><span style="font-family:Times New Roman;">Untuk mendapatkan penanganan lebih lanjut sesegera mungkin.</span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="line-height:normal;margin:0;"><span style="font-size:11pt;" lang="EN-US"><span style="font-family:Times New Roman;"> </span></span></p>
</td>
</tr>
</tbody>
</table>
<p class="MsoNormal" style="margin:0;"><strong><span lang="EN-US"><span style="font-size:small;font-family:Times New Roman;"> </span></span></strong></p>
<p class="MsoNormal" style="margin:0;"><strong><span style="color:black;" lang="EN-US"><span style="font-size:small;"><span style="font-family:Times New Roman;">Evaluasi</span></span></span></strong></p>
<p class="MsoNormal" style="text-indent:35.45pt;margin:0 0 0 35.45pt;"><span style="color:black;" lang="EN-US"><span style="font-size:small;"><span style="font-family:Times New Roman;">Tahap evaluasi dalam proses keperawatan menyangkut pengumpulan data subyektif dan obyektif yang akan menunjukkan apakah tujuan pelayanan keperawatan sudah dicapai atau belum. Bila perlu langkah evaluasi ini merupakan langkah awal dari identifikasi dan analisa masalah selanjutnya ( Santosa.NI, 1989;162).</span></span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin:0;"><strong><span lang="EN-US"><span style="font-size:small;font-family:Times New Roman;"> </span></span></strong></p>
<p class="MsoNormal" style="margin:0;"><span lang="EN-US"><span style="font-size:small;font-family:Times New Roman;"> </span></span></p>
<br />Posted in 1  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/ayosz.wordpress.com/73/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/ayosz.wordpress.com/73/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/ayosz.wordpress.com/73/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/ayosz.wordpress.com/73/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/ayosz.wordpress.com/73/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/ayosz.wordpress.com/73/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/ayosz.wordpress.com/73/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/ayosz.wordpress.com/73/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/ayosz.wordpress.com/73/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/ayosz.wordpress.com/73/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/ayosz.wordpress.com/73/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/ayosz.wordpress.com/73/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/ayosz.wordpress.com/73/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/ayosz.wordpress.com/73/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=ayosz.wordpress.com&amp;blog=2130882&amp;post=73&amp;subd=ayosz&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://ayosz.wordpress.com/2009/01/07/asuhan-keperawatan-dhf/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/7ce10523818323631e993b47d6b78331?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">ayosz</media:title>
		</media:content>
	</item>
	</channel>
</rss>
